Langsung ke konten utama

EVERY NEW DAY IS ANOTHER CHANCE TO CHANGE YOUR LIFE

I found a quote from Mrs. Google ...

"Life is a Dream for the Wise,
A Game for the Fool,
A Comedy for the Rich,
A Tragedy for the Poor."

Just it ?? Yes, Just it.

Tapi quote ini memiliki makna yang berbeda untuk saya.
Sebenarnya saya hanya ingin menulis dan ingin mensharekan sesuatu.
Hari kehari selalu berganti dan setiap harinya ada saja yang ingin saya tulis tapi selalu saja ada alasan untuk tidak melakukannya.
Setiap harinya adalah kejutan dan setiap harinya adalah suatu pembelajaran.
Terutama semenjak bekerja, ada banyak manusia yang harus saya temui setiap harinya dengan watak yang berbeda-beda.
Mereka sungguh menjadi inspirasi, tapi mereka hanya berakhir dalam pikiran saya kemudian dihari yang sama saya harus mencampakkan mereka begitu saja tanpa menuliskan sesuatu hal yang bermakna.
Terpaksa...
Sekedar khawatir jika tidak ada ruang kosong untuk menampung kisah keesokannya.

Pernah beberapa waktu dari sekian banyak waktu, bahkan sesungguhnya nyaris beberapa kali...
Saya menghidupkan laptop saya dan menyediakan entri baru.
Jika saya tidak salah ketika hari libur dan seharian saya hanya berada dirumah.
Kamu tau?
Saya sungguh memandangi entri kosong itu dalam waktu yang sangat lama dan tidak bisa saya pastikan berapa lama, mungkin lama sekali.
Tidak ada apapun yang muncul dipikiran saya selain berkata pada diri sendiri,
Apa yang ingin aku lakukan dengan laptop ini?
Saya tertawa kecil kemudian menutup kembali laptop saya kemudian mengambil buku merah.
Dengan hal yang sama, saya membuka lembaran kosong dan meletakkan pena diatas lembaran tersebut.
Rasanya benar-benar kacau... Dalam keadaan tenang seperti itu bahkan tidak ada yang muncul dipikiran saya atau lebih tepatnya saya tidak tau harus memulai dari mana.

Jika flashback kebelakang, saya masih bisa mengingat bagaimana mudahnya untuk saya membuat sebuah artikel baik itu yang pure atau yang setengah pure, artinya ada kutipan dari artikel lain yang saya ambil.
Tapi sekarang terasa seperti hampa dan tidak ada warna yang menarik dalam pikiran saya.
Saya terlalu banyak kehilangan waktu karna masih berlari dilingkaran yang sama.
Wow, berat sekali jika ceritanya diperpanjang.
Intinya mungkin karena saya sudah tidak membiasakan diri dan pikiran saya untuk membuat sebuah artikel, sedikit terbukti dari kekakuan jari saya ketika mengetik artikel ini.


EVERY NEW DAY IS ANOTHER CHANCE TO CHANGE YOUR LIFE...
Saya tidak ingin terlalu banyak bercerita hal yang tidak penting melainkan tetap kembali dan fokus pada titik utama artikel ini, maklumi saja dengan karakter saya yang selalu memulainya dengan pengantar.
Saya ingin membahas tentang quote yang saya kutip tadi,
Seperti biasa memberikan penjelasan dengan pendapat dari versi saya...

*Life Is A Dream For The Wise*
Saya membuka Google dan mencari definisi tentang Bijaksana, seperti biasa selalu saja banyak arti tentang suatu kata dalam Google. Tapi tetap kembali pada intinya bahwa Karakter bijaksana itu tidak semua orang bisa memilikinya, bahkan usia pun tidak mempengaruhi apakah seseorang akan semakin bijaksana jika bertambah tua. Bijaksana sangat dipengaruhi oleh banyaknya pengalaman dan ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan dalam arti bukan banyak pendidikan formalnya tapi bagaimana dia mengambil setiap makna dalam kehidupannya menjadi sebuah pembelajaran. Prinsipnya setiap waktu adalah pengalaman dan setiap langkah adalah pembelajaran, kira-kira seperti itu saya menggambarkannya. Menjadi seorang motivator ternama yang mampu mengeluarkan kalimat-kalimat bijaksana bukan berarti orang tersebut sudah pasti bijaksana, menjadi pemimpin dunia bukan berarti orang tersebut sudah pasti bijaksana dan menjadi pemimpin agama bukan berarti orang tersebut sudah pasti bijaksana. Orang bijaksana memiliki pandangan yang sangat luas dan  tidak pernah terfokus pada satu pandangan saja. Orang bijaksana selalu mengusahakan mengambil keputusan dengan resiko terendah dan mampu memikirkan setiap resiko dalam waktu yang tepat. Orang bijaksana dipenuhi dengan aura positif, pembawaan yang begitu tenang, bahasanya sangat mudah dipahami, vokal suara yang jelas dan tegas, gerak tubuh yang tidak berlebihan, memikirkan setiap langkah kecil dan langkah besar, mudah beradaptasi, itulah yang membuat orang bijaksana terlihat sangat berkarisma. Bagi para orang bijaksana, hidup adalah sebuah mimpi dan sebuah impian. Baik atau buruknya mimpi itu, tidak lebih dari sebuah perjalanan hidup dan mereka akan selalu tenang dalam menghadapinya. Ketika mimpi baik dan mimpi buruk datang, itu adalah seperti sebuah kehidupan dengan kesulitan dan kemudahannya masing-masing. Ketika terbangun maka semua mimpi itu akan berakhir, ketika hari baru datang maka kehidupan yang kemarin akan menjadi sebuah memori. So, just live with it and enjoy your life because life is a dream. Just wake up and everything just will be a memories.

*A Game For The Fool*
Tidak ada yang harus diseriuskan dalam dunia ini bukan?
Itu bisa menjadi pernyataan atau pernyataan dan sangat biasa didengar dari mulut oranglain.
Rasanya keseriusan dalam menjalani hidup bergantung kepada manusianya, bergantung kepada kualitas pola pikirnya. Menganggap sepele tentang suatu hal hanya memberikan kelengahan yang terlalu panjang untuk kita. Bermain dan bermain tanpa menganggap serius mengenai sesuatu hal hanya prinsip oleh orang bodoh. Pada akhirnya hidup hanya sesaat bukan? Ya tentu saja karna setiap manusia pada akhirnya akan mati. Tapi pernahkah kamu berusaha membuat hidup itu seperti sebuah tantangan? Pernahkah kamu menganggap serius sebuah kehidupan? Kelak kamu akan tiada, tapi ketika kamu tiada adakah hal hidup yang bisa kamu tinggalkan untuk menghidupkan generasi selanjutnya? Adakah hal bermanfaat yang bisa kamu wariskan pada generasi kehidupan berikutnya?
Itulah permainan yang sesungguhnya. Permainan ketika kamu dihadapkan pada sesuatu hal yang sulit, kamu mencoba mengatasinya. Kamu berusaha walaupun hasilnya tidak sesuai dengan yang kamu harapkan, setidaknya itu meloloskan dirimu dari kata "pecundang".
Jadi sudah bisa mendapatkkan gambarannya?
Ya... Orang bodoh terlalu rumit memikirkan hal-hal yang serius apalagi jika dianggap tidak menguntungkan baginya. Orang bodoh hanya menganggap hidup ini seperti permainan, menang atau kalah. Tidak salah, itu adalah kesenangan yang berbeda dari setiap orang, jika bisa bertahan kenapa tidak? kembali pada prinsip karakteristik individu. Menjadi bodoh tidak selalu berarti buruk dan tidak selalu baik.

*A Comedy For The Rich*
Sebuah komedi bagi para pencakar dunia, bagi para penggarut tambang, bagi para pencipta pencakar langit, bagi para penguasa bank, bagi para pemikir picik dan penguras hak milik oranglain. Hidup ini harus bisa bersandiwara dengan baik, membuat sebuah skenario indah untuk berakhir dengan lelucon yang indah. Hidup ini tidak sulit bagi para orang kaya, selayaknya jika mereka mendapatkan hadiah besar atas usaha besar mereka. Baik atau buruk cara yang sudah mereka upayakan, pada intinya mereka sudah berusaha dengan keras untuk mendapatkan kekayaan itu. Selanjutnya bukanlah hal yang sulit untuk menjalani hidup, memenuhi apa yang mereka inginkan, mudah bukan? Umumnya ketamakan muncul ketika kenikmatan itu terasa, yang ada hanya hasrat untuk menambah dan terus menambah kenikmatan itu sampai terkadang lupa untuk memikirkan perasaan oranglain, tidak sadar telah menindas oranglain demi ketamakan yang tidak ada habisnya. Pada akhirnya menjadi sebuah kebiasaan melihat kesakitan oranglain dan lambat laun akan menjadi sebuah komedi kehidupan. Siapa yang berjuang keras maka dia yang akan menang, ini urusan dunia dan manusia yang memperhitungkannya. Ketika masa berjaya di dunia berakhir, si kaya yang baik akan tetap mendapatkan kekayaan yang lebih sedangkan si kaya yang jahat akan menjadi bahan lelucon bagi para pemain komedinya didunia, Adilkan?

*A Tragedy For The Poor*
Tagedi merupakan genre drama yang umumnya menceritakan kisah menyedihkan, tokohnya yang memiliki kualitas yang baik namun mengalami  nasib yang buruk sehingga menyebabkan dirinya, kerabat atau sahabat mengalami masalah. Tragedi adalah sebuah drama bagi para si miskin. Si miskin yang baik, si miskin yang hanya berjuang keras untuk memperbaiki nasib hidup tapi tidak pernah berhasil, si miskin yang hanya berusaha mendapatkan sebagian kecil dari keuntungan besar si kaya untuk bertahan hidup, si miskin yang mengais barang bekas si kaya dan menjadikannya barang yang berharga. Hidup adalah panggung sandiriwara dan si miskin mendapatkan peran yang harus berakhir dengan kesakitan baik bagi dirnya atau orang-orang terdekatnya. Tidak ada pilihan, jika pun ada pilihan maka si miskin hanya akan kembali pada posisi semula jika dia tidak pandai memainkan dramanya. Mungkin pada akhirnya mereka hanya akan menerima takdir bahwa mereka hidup di dunia memang untuk memerankan peran tersebut dan melengkapi rasa-rasa di dunia. Si miskin harus mengambil peran menyedihkan ketika si kaya sudah mengambil peran menyenangkan, jika tidak seperti itu maka tidak ada keseruan dalam sebuah cerita.


Saya adalah salah satu manusia yang percaya bahwa setiap hari baru adalah kesempatan lain untuk mengubah hidupmu.
Berat bagi seseorang untuk meninggalkan hal-hal yang menyakitkan untuk dirinya di masa-masa yang sudah lewat, dia mengatakan tidak mudah... berat... tidak bisa... rasanya sudah tidak sanggup lagi...
Tenanglah sekejap dan renungkanlah.
Merasa sudah tidak sanggup lagi dan memutuskan untuk bunuh diri, sudah pasti kalah.
Merasa sudah tidak sanggup lagi dan tidak mau memutuskan untuk bunuh diri, jikapun kamu selalu mengeluh, sadarlah bahwa didalam dirimu masih ada pengharapan yang tidak mau kamu akui.
Ketika sungguh sadar dipagi hari, sadarilah hembusan nafas pertama yang kamu hirup dipagi hari, itulah pengharapanmu untuk meyakinkan dirimu bahwa kesempatan selalu ada.
Berbicara memang mudah, tapi mencoba saling mengingatkan dan menguatkan...kenapa tidak?
Percayalah bahwa yang saat ini terjadi padamu, bahwa kondisi kamu pada saat ini, bahwa kesedihan dan kesakitanmu pada saat ini bukanlah sebuah takdir yang disuratkan untukmu..
Tuhan memberikan kamu kesempatan untuk mengubahnya dengan terus mencoba dan mencoba, pada akhirnya takdir yang pasti akan kamu dapatkan dari Tuhan adalah Kematian.
Jangan berpasrah diri, tidak salah jika kita bersama-sama berjuang untuk mencapai kebahagiaan semaksimal mungkin sesuai dengan usaha kita.
Be Positive sweetheart and dont forget to choose happiness :)



Fransischa Bintang Theresia Nainggolan




Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…