Langsung ke konten utama

YUDISIUM FKM - USMI 2015

Menceritakan tentang Proposal dan Skripsi seperti postingan saya sebelumnya tidak akan lengkap tanpa cerita Yudisium dan Wisuda. Tidak mungkin kan hanya skripsi saja dan tidak ada yudisium, ntar dikira tidak lulus. Keburu mata saya masih kuat maka saya tidak akan menyiakan kesempatan ini untuk melanjutkan sampai tuntas urusan perkuliahan.

Gambaran kecil mengenai keadaan saya pada saat itu adalah dalam masa Struggle.
You know how it feels to walk on your foot and a half deep mud?
I felt like it at the time. I find it hard to walk and not because of the loss, I felt a heavy walk because I had to step in the mud after a long walk on the ground roomy. I do not understand why I dare to take the decision to run in the mud when it feels very burdensome.
Yes, I still have that sadness but behind it all I feel satisfied and proud of myself. I'm proud of being able to decide to get out of your comfort zone and take risks for the real happiness. I'm a strong woman and that's my mama educate these years. Take a look at this step, I'm strong to arrive at this stage. Why not, for the next step ...
I will prove that my decision was right.
I'll stop with all the plays and I would walk to look for honesty who will accompany me forever.



Singkat cerita saya di Yudisium pada tanggal 28 September 2015 dengan IPK 3,61
Bukan target awal saya sebelum kuliah tapi itu sudah baik mengingat beberapa kesalahan dan kekurangan saya selama perkuliahan 2 tahun ini. Pada saat itu tidak hanya jurusan FKM saja tapi jika tidak salah dengan beberapa fakultas lainnya seperti farmasi, analis, dan saya lupa lagi lainnya, hehehe... maklum saja karena sudah berlalu dan saya tidak mengingat karna banyaknya manusia disana. Saya disumpah untuk kedua kalinya dan acara itu berlangsung dengan sangat hikmat. Diatas adalah foto Mahasiswa/mahasiswi jurusan FKM Universitas Sari Mutiara Indonesia dengan beberapa perwakilan dosen setiap prodi.



Finally, saya mendapatkan gelar kedua saya.
Fransisca Bintang Theresia Nainggolan, Amd.Keb, SKM
Jadi panjang banget namanya. Semoga saja gelar ini bermanfaat untuk saya dan gelar ini bisa memberikan kesuksesan untuk saya dengan seluruh teman-teman saya, Amin.
Semoga ada kesempatan untuk menambahkan lebih banyak gelar lagi sampai tidak ada ruang lagi untuk menuliskan nama saya di batu kubur nanti.
Terimakasih untuk Universitas Sari Mutiara Indonesia atas kesempatan menimba ilmu yang sudah diberikan kepada saya selama 2 tahun.


Perkenalkan, mereka adalah teman-teman saya juga yang menambah memori dalam perjalan hidup saya. Mereka semua sama seperti saya yang sudah menimba ilmu di dunia Kebidanan sebelumnya dan kampus ini mempertemukan kami. *Martha *Rotua *K'Sri *Novani dan *Rafika ...
Saya sangat sering bersama mereka diakhir skripsi. Kami sudah berteman lama dari awal masuk kuliah hanya saja tidak terlalu intens bersama. Mereka orang-orang yang bocor banget kalau diajak seru-seruan, ditambah lagi kalau bicara asal nyeplos aja. Saya sudah terbiasa dengan itu... Tapi mereka adalah tipekal setia kawan. Ya, harga mati dimereka adalah tidak bisa melihat temannya susah. Mereka semaksimal mungkin akan selalu membantu sesamanya yang kesusahan dan mereka selalu memberikan dukungan satu sama lain. Tapi tetap saja mereka manusia biasa, kalau yang diberi dukungan berkali-kali gak mempan maka mereka juga akan diam.


Satu tambahan lagi, saya mau memperkenalkan gadis cantik yang berjilbab ditengah *Fitry
Beliau lebih tua dari saya tapi wajahnya lebih muda dari saya.
Berteman itu tidak perlu memilih dari segi apapun apalagi dari agama. Percayalah, selama ada rasa saling mengasihi dan saling menghargai, maka kamu tidak akan pernah memandang agama sebagai pembatas sebuah pertemanan. Kami menghargai kewajiban-kewajiban dia dalam agamanya dan begitu juga dia yang menghargai kewajiban-kewajiban agama kami. Alangkah bahagianya jika semua orang didunia ini bisa saling mengasihi dalam perbedaan.


Tidak usah heran dengan saya...
Saya adalah tipikel manusia yang Fleksibel atau bisa dibilang mudah menyesuaikan.
Saya suka dengan pertemanan, pergaulan dan obrolan. Bagi saya itu adalah perjalanan hidup dan saya suka mengenal dan dikenal banyak orang. Hanya saja,bagian terdalam diri saya adalah sulit untuk bertahan. Saya bisa menjadi cawan yang menampung air dan menyimpannya baik-baik, tapi saya tidak bisa menjadi cawan yang hanya menampung satu jenis air saja. Mengerti maksud saya? Kasarnya adalah saya tidak bisa memiliki sahabat karna saya tidak bisa terikat dengan orang yang sama dalam waktu sangat panjang. Sangat sulit untuk saya bersama dengan orang yang sama dalam segala hal, seakan saya tidak mendapat kesempatan untuk bisa menjadi bagian dari kehidupan orang lain diluar sana. Hal itu terjadi karna saya ingin menjadi tumpuan banyak orang dan saya tidak ingin ada orang yang menghalangi oranglain untuk menjadi dekat dengan saya. Selain itu, saya sesungguhnya tidak menemukan seseorang yang layak dikatakan Sahabat.


Terimakasih Tuhan untuk segala kesempatan dan kehidupan yang kau berikan,
Terimakasih keluarga saya yang selalu mendoakan dan mendukung saya dalam segala hal, kelaurga yang tidak pernah meninggalkan saya dalam keadaan apapun, keluarga yang selalu memaafkan dan selalu menopang saya lagi lagi dan lagi ketika saya terpuruk.
Terimakasih untuk segala cobaan hidup yang sudah diberikan sehingga saya menjadi semakin kuat dan semakin pandai dalam memahami apa yang diinginkan kehidupan dari saya.
Terimakasih untuk semua pertemanan yang saya dapatkan selama di Medan, selama di Universitas Sari Mutiara Indonesia.
Terimakasih untuk ilmu, pengalaman dan pendewasaan diri dari seluruh dosen yang sudah mau berbagi dengan saya.

***

Akhir kata saya mengucapkan banyak terimakasih untuk kunjungannya dan saya sangat mengharapkan kritik saran yang membangun dari para pembaca. Bagi kamu yang ingin saling berbagi dengan saya dapat menghubungi saya di email bawah ini:

Fransischa.fransischa@yahoo.com

So, sampai ketemu lagi dipostingan berikutnya, Bye .....


Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…