Langsung ke konten utama

PROPOSAL ~ SKRIPSI

Hari minggu dan hari libur dari pekerjaan..
Hari yang baik untuk saya memberikan banyak waktu pada blog ini, apalagi sepertinya mata saya tidak sedang bermalasan. Itu adalah yang terpenting, karna kalau dia sudah bermalasan maka tamatlah saya diatas tempat tidur atau sofa.
Teringat hal itu, semalam saya seperti ikan busuk tanpa pengolahan diatas tempat tidur. Pulang bekerja saya langsung naik keatas menuju kamar, sampai dikamar saya melihat bantal menggoda-goda saya berkali-kali. Sebenarnya tanpa menggoda pun saya akan terlentang diatasnya karna diperjalanan pun saya sudah mengantuk, disyukuri banget bisa sampai dirumah dengan selamat. Masalahnya adalah, saya tidak mengganti pakaian atau menghapus make up. Dengan tas masih dalam genggaman, saya tertidur telungkup ditempat tidur dengan harapan memberikan penyejukan sesaat untuk mata. Kelepasan nyenyak, dari jam 5 sore sampai jam 11.22 malam tanpa perubahan posisi dan tanpa ada yang mengganggu. Astaga, itu adalah tidur terpasrah saya selama berada dikota Batam. Saya keluar kamar dan berusaha untuk tidak berpapasan dengan siapapun tapi tetap saja saya menemukan manusia yang masih terjaga. Dia hanya tertawa dan mengatakan bahwa saya sudah seperti ikan rebus, bahkan lampu mati berjam-jam pun saya tidak bergerak.
Oh ya?
Kalaupun mati lampu tentu tidak akan mengganggu karna saya tidur memang tidak suka dengan pencahayaan, karna pendingin ruangan mati? saya memang tidak menghidupkannya karna saya lebih menyukai udara malam sepoi-sepoi masuk kekamar saya, rasanya seakan tidur dipinggir pantai. Paling yang harus saya khawatirkan ada pemangsa dari luar kamar yang mencoba menyerang saya dari jendela, sama tuh seperti tidur dipantai yang siap-siap menghadap serangan ikan hiu, hahaha....
Tapi itu setidaknya membantu karna mata saya tidak terkantuk sampai pukul 6 pagi. So, semalam saya mendapatkan kesempatan untuk membuat artikel pertama saya sepanjang tahun 2016 ini. Lelet sekali, tapi memang tidak bisa saya pungkiri bahwa tahun ini saya tidak mengalami gangguan tidur lagi. Saya tidur lebih awal dan ketika terbangun ditengah malam hanya bertahan 10 menit saja kemudian tertidur kembali. Sangat berbeda dengan dulu ketika saya sering mengeluh karna mata saya tidak bisa terpejam saat malam hari dan kalaupun terpejam saya akan terbangun tengah malam dan tidak bisa tertidur kembali.

Cukuplah tentang itu...
Anggap saja kalimat pengantar untuk membuat kita lebih berkenalan dekat.
Hari ini saya ingin berbagi cerita tentang Yudisium dan Wisuda saya ditahun 2015.
Cerita tahun lalu dan saya bergairah ditahun ini untuk menulisnya, itu pun karna saya sadar ada ketidakadilan jika saya tidak mempostingnya.
Dulu ketika lulusan bidan saya menceritakannya dan tidak mungkin lulusan kesehatan masyarakat ini tidak saya ceritakan juga. Yang pertama memang selalu berkesan, tapi yang kedua seharusnya dihargai juga karna itu membuktikan bahwa kita sudah bertambah tua dan bertambah pengalaman.


Saya mulai terlebih dahulu dari ujian proposal.
Saya mendapatkan 2 orang pembimbing dan keduanya adalah wanita, Ibu Seri Munthe, SKM,M.Kes dan Ibu Frida Tarigan, SKM, M.Kes
Sangat disyukuri karena kedua pembimbing ini adalah dosen dalam, setidaknya saya bisa menjumpai mereka dikampus tanpa harus jauh kesana kemari. Ya walaupun tidak bisa dipungkiri kedua beliau ini tidak bisa sembarangan ditemui karna segelintir kesibukan mereka. Awalnya saya ingin mencoba kembali untuk penelitian analitik bahkan berniat untuk mencoba yang multi. Setelah revisi judul begini dan begitu, akhirnya pembimbing saya memutuskan untuk membuat judul saya menjadi deskriptif. Dengan memotivasi dan meyakinkan saya bahwa deskriptif bisa memberikan hasil akhir yang baik jika saya bisa membahasnya secara detail, maka saya memutuskan untuk menangkat judul penelitian tersebut.


Beberapa minggu setelah judul saya di acc, saya mengajukan permohonan untuk ujian proposal dan syukurlah permohonan itu dikabulkan karna proposal saya sudah layak untuk dipresentasikan. Pada waktu itu saya ujian proposal bersama dengan Barcelona teman baik saya yang kebetulan mendapatkan pembimbing yang sama dengan saya. Karna kami memiliki pembimbing yang sama, maka pembimbing kami membuat permohonan agar kami berdua bisa ujian dihari yang sama. Dengan bantuan dari teman-teman lainnya *Dhea dan *Fitri ... kami akhirnya siap maju ujian proposal. Dengan diuji oleh Ibu Rektor Taruli Rohana Sinaga, SP, MKM dan Bapak Drs. Hotman Manurung, M.Si maka mulailah saya presentasi begini dan begitu, pertanyaan ini dan itu, perbaikan ini dan itu, Kritik dan Saran ... Akhirnya judul tersebut bisa saya lanjutkan untuk penelitian. Hah... Saya sungguh bernafas lega karena tidak mengganti judul. Hal itu bukan tidak mungkin terjadi karena ada beberapa teman saya yang terpaksa mengganti judul karena dianggap tidak layak untuk dilakukan penelitian.

It was a gift when I was with him. Gift remains a gift and it should still be appreciated. However I was very happy at that time to receive it. Thank you very much for the beautiful flowers and the cake. That was my favorite part, and you always know how to make me feel happy. Everything good and bad that is done everyone will always i remember. When I hurt, then I'm not the kind of man that could eliminate all his benefits granted. Thank you for adding more memory in my life. Thank you once appreciated and cared for me at that time. Thank you for making me become valuable for a moment.


Mungkin tidak bisa banyak yang bisa saya bahas mengenai penyusunan skripsi saya karna sebelumnya saya sudah pernah membuat KTI ketika kebidanan. Perbedaannya tidak terlalu banyak karna pada KTI pun saya sudah menggunakan uji chi-square. Jika kesulitan tetap saja ada dengan kriterianya masing-masing, hanya saja itu tidak terlalu sulit karna saya bisa menyelesaikannya cukup baik dan selesai cukup cepat. Tentu saja hal itu tidak lepas dari bantuan kedua pembimbing dan kedua penguji. Tetap saja pada prinsip bahwa kuliah itu tidak harus pintar tapi harus pintar-pintar. Intinya semua berjalan dengan mulus, murni dan terpenting lagi karna usaha saya sendiri.


Setelah sebelumnya lulus proposal, pada akhirnya saya diizinkan untuk sidang meja hijau pada tanggal 8 Agustus 2015 oleh penguji I&II kemudian oleh pembimbing I&II ..
Saya masih ingat jadwal persidangan itu jam 8 pagi dan saya sudah berada dikampus pukul 6.30 wib. Saya mahasiswi pembukaan disana bahkan para petugas kebersihan, security masih mendapatkan pengarahan pagi dari bos mereka. Segala sesuatu urusan makanan, minuman, buah-buahan, dan ini itunya sudah disiapkan oleh teman-teman saya dan itu sungguh sangat membantu. Saya presentasi dengan perasaan yang sedikit deg-degan pagi itu karna khawatir akan diundur. Bagaimana tidak? Direktur saya hari itu akan berangkat ke Jakarta untuk membuat soal Uji Kompetensi. Saya takut beliau akan mengutamakan keberangkatannya sebelum menguji saya. Oh God, saya hanya ingin benar-benar free untuk tahap ini. Mungkin saya deg-degan karna beliau diantar kekampus dan saya melihat beliau membawa kopernya juga. Tapi sepertinya keberuntungan berpihak kepada saya, beliau siap untuk menguji saya. Jujur saja saya sangat pede berpresentasi saat itu, sangat bersemangat (mungkin efek kopi hitam saya), sangat tenang dan saya merasa itu adalah presentasi yang biasa saya lakukan pada saat perkuliahan. Sesungguhnya saya hanya tidur 1 jam saja sebelum persidangan itu.

Berapa lama didalam? Tidak lama. God... semua berlalu sangat baik dan penuh dengan pujian. Yup, itu target saya. Saya menjelaskan semuanya dengan sangat jelas terkhusus untuk hasil penelitian saya. Saya sangat ingat bagaimana saya presentasi saat itu dan saya ingat setiap detail gerakan tubuh yang begitu ringan seakan saya adalah seorang pengajar. Untuk sekejap saya merasa lebih pintar dibandingkan para penguji dan pembimbing saya, hahaha... Padahal saya bukan apa-apa dibandingkan dengan kepintaran mereka yang luar biasa. Mereka melihat saya tapi tidak melototi saya, mereka lebih memutuskan untuk makan sambil menikmati presentasi saya. Disela-sela presentasi, saya sering mendapatkan mereka saling berbisik, saling menganguk, melihati saya, kemudian tersenyum satu sama lain. Waduh, saya seakan berada dalam sebuah drama sinetron saja *hahaha*. Pada akhirnya saya mendapatkan beberapa pertanyaan dan pujian-pujian yang sungguh membuat saya tersenyum puas. Salah satu pujian yang lama saya ingat adalah ketika mereka mengatakan bahwa presentasi saya adalah yang terbaik dari yang mereka lihat sebelumnya dan saya sungguh menguasai materi itu. Apapun itu, saya hanya bisa menerima semua pujian itu dengan berbangga hati dan bersyukur bisa melewatinya dengan hasil yang memuaskan. Saya puas mengingat beratnya permasalahan yang saya hadapi dalam masa perkuliahan 2 tahun ini. Ya... masalah yang membuat saya sering meninggalkan kelas-kelas perkuliahan. Forget it ...

Suprise banget mereka bisa datang. Thankyou Resnita, Thankyou Desi teman saya dari jaman Tk atau SD ya... antara itulah, sampai sekarang. Padahal dari semalam mereka sibuk banget tuh packing barang karena bakalan coass kesiantar dan akan berangkat hari ini. Senang banget karena disempetin datang walaupun hanya bisa sebentar saja.


Dia lagi?
Ya... Dia lagi teman baik saya si Barcelona.
Waktu proposal ujiannya bareng, maka kami memutuskan untuk bareng juga sidang meja hijaunya.
Lona ujian segera setelah saya ujian, kami hanya berbeda penguji saja sementara pembimbing kami sama. Kami sama-sama mengejar target untuk bisa maju sesuai dengan kesepakatan dengan pembimbing. Banyak hal kesulitan yang kami dapatkan terutama kesulitan dalam mengendalikan emosional. Namanya berteman ada saja hal yang membuat selisih paham terutama perbedaan pendapat apalagi rasa sensitif dengan masalah masing-masing, tapi itu adalah bumbu dari pertemanan dan pada akhirnya waktu membuat keadaan semakin membaik. Begitulah pertemanan.


Mereka adalah pelengkapnya ...
*Dhea *Lona *Fitri ... Mereka adalah teman baik dari sekian banyak teman saya lainnya. Saya banyak menghabiskan waktu dengan mereka selama penyusunan proposal. Saya banyak menghabiskan waktu dalam suka dan duka bersama mereka. Mereka adalah teman-teman saya yang gila dengan segala keanehan masing-masing. Saya sangat menyukai kepribadian mereka yang apa adanya dan sikap serta bicara mereka yang biasa saja. Kami bersatu dan terpecah dan kembali bersatu, begitulah pertemanan. Mereka memiliki memori tersendiri dihati saya dan akan selalu saya kenang segala kebodohan yang sudah kami lakukan bersama.


Dan dia adalah Ernawati teman saya dari masa bidan bahkan sampai saya menjadi seorang kesmas.
Rasanya dia tidak akan asing untuk kamu yang suka membac artikel saya karna dia sudah menjadi bagian dalam perjalanan hidup saya, habisnya dia kelamaan sama saya.
Dia sudah banyak banget bantu saya mempersiapkan kebutuhan yang saya perlukan untuk persiapan sidang ini. Dari menyiapkan makanan ringan sampai makanan berat, menemani belanja untuk membuat bingkisan, mengurus semua yang saya perlukan sehingga saya hanya perlu konsentrasi memikirkan ujian pada saat itu.









Finally, thankyou so much untuk teman-teman yang sudah mau datang pagi-pagi walaupun ada beberapa yang berhalangan datang, setidaknya ucapan selamat mereka sudah sampai dan segala doa mereka sudah terucapkan. *Gunawan *Rifai *Lena&TheGenk *Hafiz *Juandi *K'Mboth thankyou untuk coklatnya dan untuk keluarga saya yang selalu mendukung mendoakan dan semua teman-temanku lainnya yang ikut mendukung dan mendoakan saya. Thankyou so much~

***

Akhirnya selesai juga saya mengukir kisah ini, kirain bakalan stop ditengah jalan lagi.
Syukurlah pikiran dan keadaan sangat tenang hari ini.
Demikianlah cerita singkat saya ini dan mungkin kamu juga memiliki cerita menarik tersendiri tentang masa-masa perkuliahan kamu. Ada cerita unik? Menyedihkan? atau hal lainnya?
Saya akan sangat senang jika bisa berbagi dengan kamu dan akan lebih senang jika cerita menarik itu bisa diijinkan ada dalam daftar postingan saya.
So, thankyou before untuk semua para pengunjung terutama para pembaca saya. Sampai ketemu kembali dipostingan selanjutnya, Bye....



Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…