Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2015

Obsesif Kompulsif

Pendahuluan

Menurut Kaplan dan Sadock dalam Khaidir muhaj (2009) obsesif adalah pikiran, perasaan, ide, atau sensasi yang manggangu (intrusif), obsesif adalah isi pikiran yang kukuh (“Persistent”) timbul, biarpun tidak diketahuinya, dan diketahuinya bahwa hal itu tidak wajar atau tidak mungkin.
Kompulsi adalah pikiran atau prilaku yang disadari, dilakukan, dan rekuren, seperti menghitung, memeriksa, mencari, atau menghindari (menurut Kaplan dan Sadock dalam Khaidir muhaj: 2009). Senada dengan itu dalam Psikology mania (2011) Obsesif adalah gagasan, khayalan atau  dorongan yang berulang, tidak diinginkan dan mengganggu, yang tampaknya konyol, aneh atau menakutkan. 
Kompulsi adalah desakan atau paksaan untuk melakukan sesuatu yang akan meringankan rasa tidak nyaman akibat obsesi. Obsesif meningkatkan kecemasan seseorang, sedangkan melakukan kolpulsi menurunkan kecemasan seseorang. Tetapi jika seseorang memaksa untuk melakukan suatu kompulsi, kecemasan adalah meningkat. Seseorang dengan gan…

Panik

Pendahuluan

Menurut WHO (2001) kesehatan jiwa merupakan suatu kondisi sejahtera dimana individu menyadari kemampuan yang dimilikinya, dapat mengatasi stres dalam kehidupannya, dapat bekerja secara produktif dan mempunyai kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. Pengertian kesehatan jiwa diatas menekankan pada kondisi sehat dari aspek emosional, psikologis dan sosial yang ditunjukkan dengan hubungan interpersonal, perilaku dan koping efektif, konsep diri positif, emosi stabil, produktif dan mempunyai kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. Kesehatan jiwa dikatakan suatu kondisi karena merupakan suatu rentang dari sehat yang optimal sampai keadaan sakit/gangguan jiwa berat (Eyet, 2011).
Salah satu masalah psikososial yang sering terjadi yaitu kecemasan. Diantara beberapa gangguan cemas yang dikenal, gangguan panik merupakan gangguan yang lebih sering dijumpai akhir-akhir ini. Dari penelitian diketahui bahwa di negara-negara barat gangguan panik dialami oleh lebih kurang 1.7% dari popul…