Langsung ke konten utama

Need Vacation? Come Follow My Journey (Part II *Sidikalang-Medan*)

<-- Previous ...



Melanjutkan cerita tadi...
Ditengah perjalanan kami melintasi Simalem Resort.
Niatnya ingin masuk kedalam, tapi niatnya tiba-tiba dibatalkan karna harga memasuki daerah itu kami harus membayar per orang 80.000 dikarenakan harga libur menjadi lebih mahal.
Mengenai tentang simalem resort sudah sampai ketelinga saya tentang keindahannya terutama pemandangan danau toba dan pemandangan lainnya.
Jadi, untuk sementara rencana yang satu ini ditunda karna persiapan kami benar-benar minim termasuk membawa uang.
Ini penting, karna kami benar-benar meminimkan barang bawaan untuk menghindari tindakan kejahatan termasuk kehilangan barang atau apapun itu.

So ..... Perjalanan dilanjutkan !!!

Dan inilah yang dinamakan pemborosan waktu serta perencanaan yang tidak baik.
Hujan deras, dan mau tidak mau kami harus berteduh.
Waktu kami habis hanya untuk berteduh dan berteduh ditengah perjalanan.
Sampai akhirnya kami sampai di Kabanjahe.
Kemudian pertanyaannya kemana? Mana Sipiso-pisonya?
Mulailah bertanya dan akhirnya jawabannya kami sudah jauh meninggalkan daerah itu.
Waktu itu sudah pukul 4 sore dan perjalanan kesana memakan waktu sampai 1
1/2 jam.
Tapi luar biasa semangat para anggota sampai itu juga masih tetap dipaksakan.
Akhirnya kami mutar balik menuju Kecamatan Merek.

Dan pada akhirnya tibalah kami dikecamatan merek.
Dari simpang masuk sampai ke tempat wisatanya tidak jauh, hanya membutuhkan waktu7-10 menit saja dan biaya yang dibutuhkan juga tidak besar kok~
Kalau saya tidak salah hanya Rp4000;- /Orang.


Kamu akan terkagum-kagum dengan pesona Air Terjun Sipiso-piso.
Ketika kamu sudah berada di Desa Tongging, tempat dimana air terjun ini berada maka kamu sudah akan mendengar suara percikan dari air terjun ini. Jika kamu punya tenaga yang kuat dan ingin melihat air terjun ini dari dekat, berhentilah sejenak di gardu tempat saya seperti yang ada di foto dan letaknya berada di puncak bukit. Kamu akan melihat hamparan keindahan tanah karo, perbukitan yang dipenuhi dengan pohon-pohon pinus dan yang lebih fantasticnya adalah menikmati keindahan pulau Samosir, pulau yang berada di tengah Danau Toba.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG


Setelah puas menikmati pemandangan yang luar biasa dari gardu ini. Kamu bisa melanjutkan perjalanan menelusuri pegunungan bukit untuk bisa melihat keindahan Air Terjun Sipiso-piso dari dekat. Tidak perlu khawatir untuk menelusuri punggung bukit tersebut karena sudah disediakan jalur yang berupa anak tangga dan memang disediakan khusus untuk para wisatawan.
Nah, yang perlu dipersiapkan adalah kekuatan kakinya ya teman. Karna perjuangan untuk turun tidak sebanding dengan perjuangan untuk naik, sungguh sangat melelahkan untuk naik. Perjalanan menurun untuk sampai keair terjun membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk menyelusuri anak tangga. Jangan lupa untuk mengabadikan moment indah ini ya dengan berfoto-foto dengan latar belakang danau toba, perbukitan dan sipiso-pisonya.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

*Terlihat Perbukitan dan Aliran Danau Toba Dari Belakang*
Saya sudah punya dokumentasinya, Kamu punya dokumentasi mana ???
*Teman saya Ridho dan Wenny yang ada diatas*
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG


Air terjun sipiso-piso merupakan salah satu tempat wisata dipulau sumatera yang berada di Kabupaten Karo dan tidak begitu jauh dari permukiman penduduk desa Tongging. Air terjun ini berada di perbukitan dengan ketinggian sekitar 800 mdpl dan dikelilingi oleh hutan pinus. Pengelolaan wisata alam air terjun ini dipegang oleh Pemda Kabupaten Karo. Dengan memilih ketinggian sekitar 120 meter, Air Terjun Sipiso-piso merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia. Dengan adanya air terjun ini, Kabupaten karo menjadi salah satu tempat wisata yang paling diminati oleh para wisatawan domestik dan mancanegara.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG


Nama air terjun yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karo ini memiliki makna yang khas. Sebagaimana disebut dalam berita harian Suara Indonesia Baru, bahwa Sipiso-piso berasal dari piso yang artinya pisau. Derasnya air-air yang berjatuhan dari bukit berketinggian diatas seratus meter ini diperumpamakan layaknya berbilah-bilah pisau yang tajam. Selain itu, jurang yang curam jika dilihat dari puncak bukit membuat orang setempat menyebutnya Piso dari Tanah Karo.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

*Terlihat Perbukitan dan Air Terjun Sipiso-piso Dari Belakang*
Saya sudah punya dokumentasinya, Kamu punya dokumentasi mana ???
With teman saya Wenny Mustia, Ernawati, Bang Juandi,dan adek-adekan kami Uchin dan Ridho.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG


Air terjun Sipiso-piso berada di Desa Tongging, Kec. Merek, Kab. Karo, Sumatera Utara. Kecamatan merek terletak kurang lebih 24 KM dari kota Kabanjahe.
Jika anda menggunakan transportasi umum dari medan anda dapat menggunakan bus dengan jurusan kita Kabanjahe dengan waktu kurang lebih 2 jam. Kemudian, setelah sampai di Kabanjahe perjalanan dilanjutkan dengan bus menuju Danau Toba. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit dengan jarak tempuh sekitar 24Km. Jika ingin lebih efisien kamu bisa menggunakan kendaraan beroda dua bersama teman-teman atau beroda empat juga bukan masalah karna bisa memasuki daerah ini. 
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG


Fasilitas di Air Terjun Sipiso-piso cukup memadai kok. Ada tersedia lahan parkit dan warung makan. Untuk penginapan anda bisa menemukannya di Desa Tongging dan Desa Kabanjahe. Untuk membeli oleh-oleh bagi kerabat atau teman, kamu bisa membelinya di toko souvenir yang ada ditempat wisata ini. Jika anda masih punya banyak waktu, anda bisa menyempatkan berkunjung ke Air Terjun Dua Warna yang tidak jauh dari Air Terjun Sipiso-piso ini. Sayang sekali kami tidak mempunyai kesempatan itu dikarenakan alam yang semakin menggelap saat kami sudah selesai menikmati pemandangan di tempat ini.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

Nah, inilah sekarang yang menjadi tantangan beratnya.
Waktu turun luar biasa enaknya. Walaupun begitu kami tidak sampai turun ke arah air terjun hanya sampai setengah perjalanan saja.
Astaga, luar biasa capeknya bahkan oksigen pun sudah seakan tidak ada lagi di tenggorokan ini.
Pantas saja waktu kami turun ada saja yang duduk berhenti di tangga dan mengeluh, ada yang minta supaya dijemput ambulance, ada yang minta di gendong dan segala macamnya~
Kirain karna apa, ternyata begini rasanya.
Bagaimana kalau sampai tadi kami turun sampai kebawah banget, bisa 2 jam hanya untuk naik keatas karna kebanyakan duduk.
Untuk teman-teman yang berencana kesana, selamat mencoba ya olahraga betisnya.

Niatnya langsung tembak pulang ke Medan, tapi tiba-tiba niat itu mendadak hilang setelah kami sampai di Kabanjahe.
Kami tiba di Kabanjahe sekitar pukul 8malam lewat setelah beranjak meninggalkan merek sekitar pukul 6lewat. Semua diperkirakan matang-matang dengan pertimbangan menghindari pembegalan, pemerkosaan, jalan licin dan curam, kecelakaan dijalan.
Rencananya ingin mengambil tempat penginapan, tapi bang Juan menawarkan kami untuk menginap dirumah saudaranya yang kebetulan tinggal di Berastagi. So, Why not? itu akan jauh lebih baik.

Nah, inilah yang menjadi alasan kenapa diawal sudah saya bilang jika ingin berjalan jauh jangan lupa membawa pakaian ganti.
Ginikan jadinya ketika tidak ada persiapan untuk menginap.
Mau tidak mau harus serba membeli untuk kebutuhan yang diperlukan dan terkhususnya pakaian.

Dirumah bibi kami sungguh disambut dengan baik.
Bibi dan keluarga mengerti dengan keadaan kami yang sudah kedinginan dan kelelahan.
Kami langusng diberikan pakaian ganti, selimut tebal, bantal, makanan dan minuman yang masih hangat. Dan luar biasanya, selesai makan kami langsung tertidur, Luar Binasa~ Hahaha, Mau bagaimana dibuat, rasanya badan ini mau remuk karna masuk angin, kedinginan ditambah seharian hanya duduk terus.

Tibalah keesokan paginya...
Kami menyodorkan diri ke bibi untuk ikut serta dengan keluarga ke kebun bibi untuk melihat tanaman bibi. Selesai makan kami pun bersiap-siap dan berangkat menuju kebun bibi, dan satu rahasia *saya tidak mandi bahkan belum sempat menyentuh air untuk cuci muka*

Dari atas udah kelihatan bagusnya pemandangan perkebunan itu.
Jalannya hanya menurun dan menurun, tapi sudah dipastikan untuk mendakinya saat pulang akan menguras tenaga dan menghancurkan betis lagi, berani dijamin-_-
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

Ini masih dalam perjalanan menuju kebun bibi.
Ada banyak kebun disana dengan pemilik yang berbeda-beda pula.
Lihat teman-teman saya ada dibelakang dan juga bibi beserta suami dan kedua anaknya.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

 Indah bukan?
Ini masih didaerah perkebunan dekat keluarga bang Juandi.
Tanaman yang ada dibelakang saya ada sayur selada, segar-segar banget seladanya dan ukurannya juga besar-besar.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

 Saya menemukan tanaman Kopi... yappp, Kopi adalah minuman yang paling saya sukai.
Ini adalah Kopi Aceh loh~
Rasanya pasti nikmat dan aromanya harum.
Tapi ini bukan hanya ditanami kopi saja loh, masih banyak jenis dan tanaman lainnya yang ada ditempat ini. Seperti cabe merah, rawit, hijau kemudia ada sayur-mayur dan banyak lainnya~
Senangnya bisa pergi bareng dengan bibi dan seluruh anggota keluarga.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

Luar biasa banget semua tanaman yang ada disini, bahkan hampir semua lahan dimanfaatkan.
Lihat bagian perbukitan yang botak, lahan itu juga sudah mulai ditaburin bibit sayuran.
Semua lahan benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin.
Enak sekali memandangnya seakan benar-benar ada didesa. Apalagi melihat tua muda bahkan anak-anak kecil juga berbondong-bondong untuk menggarap kebun mereka sendiri.
Bukan hal yang mudah untuk mengerjakan ini semua teman, tidak semudah memanennya.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

Saya ada bilang Bukan hal yang mudah untuk mengerjakan ini semua teman, tidak semudah memanennya. Hahhahaaa~
Masalahnya untuk memanen saja saya gagal berkali-kali walaupun sudah diajarkan.
Ini sedang panen daun Seledri. Jadi teknik memanen daun ini jangan mematahkan karna akan berakibat busuk, kemudian jangan dicabut sampai akarnya karna ternyata tanaman ini sanggup bertahan dan berbuah sampai satu tahun loh, saya saja baru tau.
Melihat bibi dan anak gadisnya memanen daun ini sangat cepat banget seakan tidak ada tenaga yang digunakan untuk mencabut, sedangkan saya mencoba dua kali tetap bersalahan.
Lebih baik saya mengundurkan diri sebelum saya merusak mata pencaharian oranglain.
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

Tidak membutuhkan waktu yang lama sampai kemudian kami berpamitan ke bibi untuk duluan naik karna harus siap-siap pulang. Dan kejadian yang sama terulang kedua kali, kami menguras tenaga untuk naik -_- hampir sama dengan kejadian waktu menaiki anak tangga di Air Terjun Sipiso-piso. Bedanya disana ada anak tangga sedangkan ini harus melalui jalan licin dan berbatu-batu.
Semangattttttttttttt ~~~

Kami bersiap-siap kemudian kami bergerak pulang setelah kami sempatkan masak dirumah bibi dan makan terlebih dahulu, makan masakan ala Chef Bintang...
Senangnya waktu mereka bilang masakannya enak banget melebihi masakan dirumah makan tempat kami makan semalam #JuanGombal
Masak mie instan siih, ya saya jagonya, hahahahaha~
Jangan ragu memperistrikan saya my Prince, pandai masak kok #hugs #kiss

Kami tidak langsung pulang, masih sempat kami menyinggahkan diri untuk berkunjung ke Pagoda yang ada diberastagi. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya bahwa ini menjadi pengganti kunjungan yang kami batalkan ke vihara yang ada di wisata iman.

Kecamatan Berastagi di Sumut memiliki taman alam yang membuat anda merasa berada di Thailand. Di taman alam Lumbini, terdapat pagida cantik berwarna emas persis seperti yang ada di Negeri Gajah Putih. Pagoda emas tertinggi di Indonesia yang berjarak sekitar 55 kilometer dari Kota Medan ini nampak semakin padat dikunjungi saat liburan. Menariknya lagi, replika Pagoda Shwedagon ini tertinggi kedua diantara replica sejenis di luar negeri yang berada di Birma. Dan tercatat memegang dua rekor MURI yaitu Pagoda Tertinggi di Indonesia (rekor pertama) dan kebaktian dihadiri bhiku terbanyak (rekor kedua). So, jangan lupa berkunjung ketempat ini ya karna pengunjung disini tidak hanya yang beragama Buddha tapi banyak agama lain yang tertarik dengan keindahan arsitektur pagoda ini serta keindahan taman alam yang mengelilinginya di tengah dinginnya hawa Brastagi. Pengunjung tidak dipungut biaya sepeserpun untuk masuk ke objek wisata ini. Dilarang membawa makanan masuk dan juga benda-benda berbahaya karna di pintu masuk akan diperiksa loh. Tulis nama, alamat dan jumlah rombongan kamu di buku tamu ya.
Objek wisata ini benar-benar harus bisa ditiru oleh objek wisata lainnya yang memungut biaya wisata. Walaupun objek wisata ini tidak dipungut biaya apapun, kamu tidak akan kecewa dengan fasilitas yang ada didalamnya. Taman yang indah, terawat dan bersih kemudian perawatan pahatan-pahatan dan bangunan, kemudian tempat parkiran, kemudian toilet umum dan segala sesuatunya didalam benar-benar terawat dan dalam keadaan bersih loh~
For Others Documentations, Cek Instagram @FRANSISCABINTANG

Dan setelah keluar dari pagoda kami pun menelusuri perjalanan pulang, tapi kami singgah lagi ke Penatapan Berastagi untuk menikmati Jagung bakar khas dan menikmati minuman hangat untuk mengurangi suhu dingin yang mulai menusuk kulit. Tidak usah khawatir dengan harga karena harganya sangat terjangkau dan tempat ini selalu buka 24 jam sehingga sering dijadikan tempat persinggahan bagi yang ingin naik ke gunung sibayak untuk melihat sunrise. Alasan lain kenapa kami berhenti kebetulan kabut pada waktu itu sungguh tebal sampai menutupi pemandangan alam yang bisa terlihat dari lantai 2 penatapan tersebut. Penatapan ini terletak di jalan Jamin Ginting Km.54 Berastagi.

Ada banyak sekali monyet di penatapan ini dikarenakan mereka tinggak di hutan yang ada disekitar penatapan ini. Ini salah satu kejadian lucu yang tiba-tiba mengubah mood saya waktu itu. Seperti biasa kenakalan monyet-monyet ini adalah mencuri makanan orang lain dan sekarang dia mengambil gelas berisi cappucino panas milik pengunjung lainnya. Kebetulan dia berhenti dan meminum cappucinonya dimeja saya. Ada sih videonya, cek instagram ya...
Hal ini menjadi hal yang lucu dan menyenangkan untuk yang suka, tapi ada juga yang tidak suka dan takut dengan binatang ini. Lagian kehadirannya bersifat mengganggu sih sehingga harus sering diusir-usir oleh pemilik tempat makan ini. Yang sabar ya nyet~

Dan berakhirlah sudah perjalanan saya...
Kemudia kami pulang dan memang harus segera pulang sebelum tingkat kepanikan prince dan keluarga saya semakin bertambah parah. Ditambah lagi mama yang tidak ada berhentinya ketakutan melulu, tidak bisa dihindari sih namanya juga orangtua.
So, ketempat permandian air panas dibatalkan begitu juga ke The Hill Resort yang ada disibolangit.
Jangan sampai ada kegiatan menginap mendadak untuk kedua kalinya.
Setidaknya saya sudah pernah menikmati permandian air panas tiga kali dan untuk The Hill Resort dengan Simalem Resort mungkin akan saya jalani someday dengan my prince, Amin.

Inilah cerita saya...
Semoga bisa memberikan referensi tambahan untuk kamu yang belum pernah mengunjungi tempat yang sudah saya kunjungi. Dan untuk yang sudah pernah, ini cerita saya, mana cerita kamu??

Terimakasih untuk visitnya ya teman-teman, sampai ketemu lagi di artikel saya selanjutnya.
Salam manis dari saya #kiss #hugs


Postingan populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB V Kesimpulan Dan Saran - Karya Tulis Ilmiah

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1Kesimpulan Dari hasil penelitian hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang Keperawanan di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru, dapat disimpulkan : 5.1.1Dari 86 responden sebagian besar remaja pria mempunyai pengetahuan rendah, yaitu sebanyak 44 orang (51,2%).