Langsung ke konten utama

Need Vacation? Come Follow My Journey (Part I *Medan-Sidikalang*)


I am back again.
I came back with a new story.

Menceritakan tentang perjalanan saya kali ini, perjalanan yang panjang dengan cara yang berbeda.
Cara yang pertama kali saya lakukan seumur hidup saya dan cukup menegangkan sebenarnya, tidak hanya saya tapi membuat tegang prince dan keluarga saya -_-
Mau tau ceritanya seperti apa?
Jangan berhenti membaca artikel saya ini ya, nanti saya akan berikan kamu referensi tentang tempat-tempat yang saya kunjungi sekaligus menceritakan pengalaman perjalanan saya.
Seperti biasa akan dilengkapi dengan dokumentasi dan informasi yang mungkin kamu butuhkan bagi kamu yang ingin mencoba perjalanan seperti saya.
Ada banyak cara, barangkali kamu tertarik dengan cara saya #kiss

Sebenarnya ini termasuk ide gila atau ide dadakan, tidak jelas juga sih.
Ada memang sebelumnya beberapa teman saya membuat rencana untuk mengajak jalan, tapi saya berpikir bahwa itu akan menjadi rencana yang berubah menjadi kenangan~
Ide ke wisata iman,
Ide itu memang berasal dari saya karna pada awalnya saya kesana dengan janji bersama dengan saudara saya dan juga teman saya erna.

Tapi pada hari rabu itu, ternyata kami membahas ulang lagi perjalanan itu dikarenakan kamis sampai hari minggu akan menjadi liburan yang panjang ditengah-tengah kesibukan kami menyusun skripsi.
Niatnya ingin naik mobil saja ke sidikalang, tapi setelah saya tanya diantara mereka ber-5 apakah ada yang punya sim, ternyata tidak ada satu pun termasuk saya.
Walaupun pandai membawa mobil, tetap saja meragukan jika tidak memiliki SIM A.
Akhirnya, keputusan terakhir adalah naik motor.
Hahaha, gilanya saya SETUJU -_-


Sebenarnya itu akan menjadi resiko yang lumayan rumit karna untuk pertama kalinya itu akan menjadi perjalanan pertama saya naik motor berlibur. Dan sulitnya adalah membayangkan cara permisi ke keluarga dan ke prince tentang ide konyol ini. Mungkin tidak akan permisi karna tidak ada rencana menginap dan langsung pulang hari.

Tidak ada informasi atau komunikasi apapun yang disampaikan ke prince ataupun ke keluarga karna sempat ada bayangan bahwa itu tidak akan terjadi mengingat malam rabu itu ada pertandingan bola dan sudah pasti jantan 3 ini tidak akan tidur kemudian gagal pergi karna mereka ketiduran.
Tidak taunya janji berangkat pukul 04.00 memang ngaret, tapi pukul 05.30 akhirnya kami berangkat juga. Ternyata jadi.... ~~~ Hihihi, sekarang nguras otak untuk mempersiapkan diri kalau ditelfon mau kasi jawaban apa -_-

Persiapan diri sudah oke!!! pakaian hangat dari prince, kaos kaki, helm yang terpenting, camera (*wajib), cas mobile, masker, kacamata, identitas diri (*Persiapan dini) dan pakaian ganti (ini hal yang terabaikan karna rencananya pulang hari).
Oke, dan hal yang jangan pernah ketinggalan adalah berdoa agar Tuhan melindungi perjalanan kita dari awal perjalanan hingga akhir perjalanan,percayalah itu sangat membantu dan sangat besar manfaatnya.

Tidak tau apakah perjalanan kami ini cukup cepat atau memang sesuai dengan waktunya, tapi kami berangkat dari medan sekitar pukul 6lewat dan kemudian kami sampai di Kabupaten Dairi pada pukul 9lewat. Jujur saja, saya hampir hipotermia dikarenakan suhu yang sangat dingin.
Bayangkan saja berangkat pagi dari medan kemudia sekitar pukul 7 kami sudah memasuki daerah sibolangit, brastagi, kabanjahe yang semakin lama suhunya semakin dingin. 
Puncak dari hipotermia nyaris itu ketika kami memasuki daerah perbukitan menuju kabupaten dairi.
Jalannya benar-benar menyeramkan sebenarnya, bawah jurang yang begitu curam dan diatasnya adalah perbukitan.
Jujurnya saja,saya bersyukur karna kami tidak jadi membawa mobil karna membayangkan ada bagian jalan yang tidak ada pembatas antara jalan dengan jurang. Memang bisa mobil lalu lalang, hanya saja teman-teman saya takutnya tidak hafal bagaimana kondisi jalan disana.
Semakin banyak pepohonan sepanjang jalan itu dan udara benar-benar semakin dingin bahkan sampai menembus pakaian hangat saya. Tapi dibalik itu, pemandangannya sungguh-sungguh indah, ada banyak doa dan kekaguman yang terucap untuk semua karya indah Tuhan yang sudah saya lihat.

 *This Was Our First Stop*
Oh iya saya belum memperkenalkan teman-teman saya.
Cewek yang pakai jaket coklat adalah Wenny, Jaket abu-abu adalah Erna, Jaket hitam adalah uchin, Sweater abu-abu adalah Ridho dan Kaos abu-abu adalah Juan.
Kami semua adalah teman seangkatan dikampus.
Others documentation chek Instagram @FRANSISCABINTANG yuk ~

~ Keterangan ~
Sesuai dengan kata “Lae Pendaroh” yang berarti air berdarah, warna airnya memang terkadang berwarna merah seperti darah. Pada waktu kami disana, kondisi air memang menyerupai warna merah dan mungkin ada hubungannya juga dengan cuaca yang pada saat ini sering hujan. Terletak di kabupaten Dairi, sebuah kota kecil yang terkenal dengan kopinya. Air terjun ini persis di pinggir jalan provinsi yang menghubungkan sidikalang dengan berastagi. Sehingga sangat mudah untuk dikunjungi. Derasnya debit air pendaroh adalah alasan mengapa setiap pengunjung harus berhati-hati karena air terjun ini terdiri dari 7 tingkat. Air terjun ini menjadi salah satu objek wisata unggulan kabupaten Dairi yang terkelola dengan baik, air ini langsung jatuh dan menyatu ke sungai, banyak masyarakat yang melintas menjadikan kawasan ini sebagai tempat beristirahat di dalam perjalanan, termasuk kami yang waktu itu menyempatkan diri untuk bersantai di tempat ini. Sangat asri karena suasana air terjun dikelilingi oleh hutan yang masih lebat dan asri, selain itu mata akan dimanjakan dengan pemandangan kota Sumbul dan pegunungan Bukit Barisan yang terlihat di lokasi.

*This Was Our Second Stop*
 Others documentation chek Instagram @FRANSISCABINTANG yuk ~

~ Keterangan ~
Taman Wisata Iman berada di Bukit Sitinjo dengan luas 130.000 m2, terletak di Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Terletak sekitar 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Dairi, Sidikalang atau sekitar 154 km dari Medan.
Bupati Dairi yang pada saat itu dijabat oleh Dr. Master Parulian Tumanggor pada awal tahun 2001 telah merancang sebuah lokasi yang didalamnya terdapat fasilitas ibadah dan wisata rohani untuk kelima agama yang terdapat di Indonesia. Gagasan itu diwujudkan melalui dialog bersama dengan seluruh tokoh-tokoh agama dan masyarakat yang ada di Kabupaten Dairi untuk membahas realisasi dari rencana tersebut. Hasil dari dialog tersebut diperoleh berupa penetapan Lokasi Pembangunan Taman Wisata Iman Dairi yaitu di daerah Perbukitan Sitinjo yang terletak di Kecamatan Sitinjo. Adapun pertimbangan sehingga Taman Wisata Iman ditempatkan di lokasi tersebut karena mengingat lokasi tersebut ditutupi oleh hutan pinus dan dinilai sangat bagus dan cocok untuk tempat berwisata rohani. Pada hari Selasa, 20 Agustus 2005 Menteri Agama Republik Indonesia yang saat itu dijabat oleh Bapak Prof. Dr. H. Said Agil Al-Munawar melakukan peletakan batu pertama Taman Wisata Iman (TWI) dan disaksikan oleh pemrakarsa Bapak Dr. Master Parulian Tumanggor.
Sesuai Perda, tiket masuk TWI sebesar Rp5.000 (dewasa) dan Rp3.000 (anak-anak), roda dua Rp2.000, roda empat Rp5.0000, roda enam Rp7.000. Asrama Rp200.000/hari, Aula Rp400.000/hari
Di Taman Wisata Iman ini kita dapat melihat : 
  1. Vihara Saddhavadana dengan patung Buddha Rupang
  2. Patung Abraham, patung Nabi Musa, Gereja Oikumene, Gua Bunda Maria, dan Perahu Nabi Nuh
  3. Perjalanan Kehidupan Yesus Kristus yang terdiri dari Kandang Domba di Betlehem, Yesus memberi makan 5000 orang, Yesus berdoa di Taman Getsmani, 14 tahap perjalanan salib (Via Dolorosa), Bukit Golgata dan Kebangkitan Yesus
  4. Kuil Hindu
  5. Lapangan Manasik Haji dan Mesjid
Tempat yang pertama kali kami kunjungi adalah Taman Iman Muslim.
Kebetulan taman ini terletak dipaling ujung dan kami memulainya dari Taman Muslim ini.
Dari awal sudah dipersiapkan selendang karna saya sudah tau akan berkunjung ke tempat umat muslim, persiapan diawal sebagai penghormatan untuk agama ini.
Kebetulan saya adalah seorang Katholik dan Ridho seorang Kristen Protestan.
Bukan masalah, saya senang bisa berkunjung ketempat ini karna dengan ini saya menunjukkan etika baik dan respon baik saya pada kepercayaan oranglain.
Apalagi sedari kecil ajaran agama saya selalu menekankan untuk selalu saling menyayangi dan harus saling menyayangi pada sesama umat manusia.
Caranya dengan menghormati perbedaan agama dan kepercayaan yang dianut oleh oranglain.
Ini adalah salah satu cara untuk menghilangkan perselisihan yang semakin kerap terjadi karna agama. Memburukkan atau menjelekkan agama lain tidak menjadi penilaian yang baik pada diri kita dimata Tuhan Sang Pencipta. Berbuatlah yang baik maka akan kamu tuai pula hal yang baik.
Tuhan Allah hanya ada 1 namun ada banyak cara untuk memuliakan dan menunjukkan rasa hormat kepada Sang Pencipta. Maka, belajarlah kita untuk saling menghargai kepercayaan yang dianut satu sama lain. Bukan hal yang sulit bukan?
Others documentation chek Instagram @FRANSISCABINTANG yuk ~

 Tempat kedua kali yang kami kunjungi adalah Taman Wisata Hindu.
Harus diakui tetap bahwa taman dan pemandangan di tempat ini bagus juga seperti tempat lainnya, sayang sekali karna bangunannya kelihatan tidak terawat.
Patung- patung dan juga penataan bangunan sudah kusam, terlihat dengan sepinya taman ini dari kedatangan para pengunjung.
Saya memanfaatkan beberapa dari kondisi sekitar taman yang masih indah dan layak untuk dipublikasikan. Sungguh minim, tapi masih ada bagian atau sisi yang menarik. Semoga suatu saat, perawatan akan segera terjadi pada bangunan- bangunan dan juga seni pahat ditempat ini.
Others documentation chek Instagram @FRANSISCABINTANG yuk ~

 Tempat ketiga kali yang kami kunjungi adalah Taman Wisata Khatolik.
Berbeda dengan taman lainnya, taman ini jauh lebih bagus, lebih luas, lebih banyak bangunan dan seni pahat, lebih asri, lebih indah dibandingkan dengan taman wisata lainnya.
Mungkin hal ini dipengaruhi faktor jumlah penduduk yang lebih dominan adalah umat Katholik.
The best part di taman ini adalah kesempatan saya untuk berdoa di hadapan Bunda Maria.
Semoga segala doa dan harapan yang sudah saya panjatkan akan menjadi kenyataan dan terkabulkan.
Dan bagian yang paling saya sukai adalah candid dari teman saya ketika saya berlutut dihadapan Bunda Maria, perhatikan fotonya dibagian paling bawah sebelah kiri ...
Tidak disangka kebetulan ada burung merpati yang melingkari saya dan terasa begitu hangat melihatnya seakan merpati itu tanda bahwa berkat sudah diturunkan untuk saya.
Bunda Maria adalah salah satu motivator dalam hidup saya, berdoa Tiga Salam Maria dan Doa Risario termasuk hal yang lumayan rutin saya lakukan.
Saya percaya bahwa doa saya akan Bunda Maria sampaikan kepada Tuhan Jesus dan kepada Allah Bapa.
Others documentation chek Instagram @FRANSISCABINTANG yuk ~

 Ini adalah bagian-bagian lain yang ada di Taman Wisata Katolik.
Aliran air itu adalah aliran air dari air terjun Lae Pendaroh yang merupakan air terjun yang sudah saja jelaskan diatas. Sebenarnya masih banyak seni pahat yang ada, hanya saja saya tidak sempat mengambil dokumentasinya karena saya sudah keburu cepat naik keatas dan teman saya tertinggal dibelakang. Ingin sekali sebenarnya naik keatas sampai ke tiga salib mengikuti proses jalan salib, hanya saja kami sungguh dikejar waktu dan saya juga memikirkan tenaga teman-teman saya yang tidak kuat naik keatas. Terimakasih ya untuk teman-teman saya yang muslim sudah mau menemani saya ketempat ini dan terimakasih sudah menghargai kepercayaan saya *kiss *hugs 
Others documentation chek Instagram @FRANSISCABINTANG yuk ~

 Disetiap pahatan patung untuk perhentian jalan salib, selalu disediakan ruangan untuk berdoa.
Ada banyak ruangan berdoa yang disedikan dan sebenarnya harapan saya sedari awal ingin berdoa di ruangan berdoa yang letaknya dibelakang tiga salib dipuncak golgota.
Dulu saya terakhir berdoa ditempat itu adalah ketika saya duduk dibangku kelas 1 SMA.
Padahal mama ada pesankan untuk tidak lupa bedoa diruangan itu, ruangan doa yang lebih besar dibandingkan lainnya dan tempatnya juga bagus dibandingkan tempat lainnya.
Others documentation chek Instagram @FRANSISCABINTANG yuk ~

Cuaca semakin mendung dan kami harus segera beranjak pulang karena kami ada rencana untuk singgah ke air terjun si piso-piso. Ingin singgah ke taman wisata Buddha tapi niatnya diurungkan karena rencanya kami akan berkunjung ke kuil yang ada di Berastagi.
Ini sudah terasa lebih dari cukup, kami senang bisa berkunjung ketempat ini dan berharap kami diberkati sepanjang perjalanan.
*Amin*

Belum selesai loh readers ... 
Read juga artikel selanjutnya ya, lanjutan dari perjalanan kami lainnya~




Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…