Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari April, 2015

Before Sunset & Sunrise

Ketika itu aku sedang pergi menikmati pesisir pantai bersama dengan dia yang terletak ditengah kota. Duduk disampingnya dan merasakan tangan kirinya menggenggam jemari tangan kananku. Aku tidak melihatnya dan terus memandang kearah ombak yang menyapu pasir dipinggiran pantai. Angin begitu kuat dan berhembus dengan sejuknya, Begitu derai sehingga menghibaskan rambutku sampai mengganggu penglihatan mataku. Dan aku memejamkan mata untuk merasakan hembusan angin itu meresap kedalam setiap pori-pori kulitku...
Dia masih ada dalam mimpiku... Dia masih selalu muncul sebagai penglihatan pertama saat aku memejamkan mata. Terasa begitu hangat, seakan dia selalu memelukku, Setiap waktu....
Suaranya, hembusan nafasnya seakan menjadi hiasan yang tiada berkesudahan untuk menyejukkan setiap waktu yang harus dijalani jauh dari pandangan matanya.

Aku membiarkannya berlalu .....

Pemberhentian di stasiun berikutnya seharusnya menjadi awal untuk cerita berkelanjutan yang akan menjadi kisah yang lebih bermakna.
Sepert…