Kamis, 11 September 2014

MALEFICENT

Sebenarnya kondisi saat ini sedikit tidak cocok dan sepertinya sulit untuk memulai kata yang tepat untuk memulai kalimat yang begitu panjang.
Tapi ingin tetap menulis dan ingin menulis.
Hahaha, saya bahkan membutuhkan bergelas-gelas kopi dan waktu berjam yang payah dibangku ini hanya untuk menenangkan bagian yang terus bergerak secara tidak normal dari biasanya.
Tempat ini juga begitu ramai dengan manusia, ingin mencari tempat sepi tapi saya membutuhkan hal-hal yang berbaur gratis, hehehe.

Baiklah...
Bagaimana jika dimulai dengan senyuman yang manis dan posisi duduk yang tegak serta wajah yang menegang seperti manusia angkuh.
Tidak melihat kesana kemari lagi dan mencoba fokus untuk bagian ini.
Mudah-mudahan manfaatnya sangat baik dan memberikan efek yang baik pula.

Apa yang akan dibahas?
Astaga !!!
Saya bahkan tidak mempersiapkan bahan untuk dibahas di blog ini.
Bagaimana jika dimulai dengan sebuah cerita?
Tapi cerita apa? rasanya saya sudah sedikit kabur untuk mengingat dan mengenang berbagai cerita, karna dalam benak saya hanya menyimpan satu kata.
Padahal ada banyak sekali kata yang jika disusun akan menjadi cerita yang begitu panjang.
Tapi hanya karna satu kata maka semua kata-kata itu tiba-tiba hilang dan seakan saya tidak mengingat ada kata lain lagi dari sekian banyak kata itu.
Kejam sekali, berjuta kata menjadi hancur hanya karna satu kata.

Tahukan mengenai bagian-bagian tertentu yang sangat sulit disentuh begitu saja, namun ketika tersentuh maka hanya ada 2 kemungkinan,
Sangat Bahagia atau Sangat Sakit.
Saya juga tidak mengerti mengenai kata-kata itu.

Begini...
Dia bekerja sangat begitu cepat dan ketika itu terjadi, akan ada masa dimana kamu bahkan lupa dimana tempat kamu berpijak dan kamu akan lupa apa yang sebenarnya sudah terjadi,
Yaaa, lebih tepatnya menjadi tidak sadarkan diri !!!

Tapi saya sedang sadarkan diri sekarang, tapi serasa sedikit sulit untuk mengontrol diri.
Tapi semua akan baik-baik saja, hanya membutuhkan sedikit waktu saja.

Bagaimana jika kita membahas sebuah dongeng yang menyenangkan?

Saya suka dengan cerita yang sedikit berbeda dari yang sudah umum ditau banyak orang.

MALEFICENT .........
Tau cerita yang diperankan oleh Angelina Jolie ini?
Saya juga belum lama ini menonton film tersebut dan sepertinya cerita itu menyapa pikiran saya saat ini. Saya akan coba mengolah pikiran ini untuk mengingat kembali bagaimana sinopsis cerita itu.


"MALEFICENT"
Kisah ini dimulai dengan cerita seorang peri muda yang kuat bernama Maleficent hidup di Moors, alam gaib yang berbatasan dengan kerajaan manusia. Sebagai orang gadis muda, ia jatuh cinta dengan seorang anak manusia, seorang anak petani, bernama Stefan yang tergila-gila pada Maleficent dan berambisi besar menjadi raja. Mereka bertemu saat Stefan masuk ke dunia Moors untuk mencuri. Akhirnya, mereka menjadi sahabat, Stefan mencium Maleficent dan menyebutnya sebagai Ciuman Cinta Sejati. Ia dan Stefan tumbuh besar bersama sampai suatu hari Stefan tak lagi datang untuk menemuinya. Stefan yang telah dewasa ingin menggapai impiannya tinggal di istana. Sementara, Maleficent menjadi peri dewasa yang terkuat, sayapnya tumbuh lebar dibandingkan dengan peri lainnya sehingga ia disegani di dunia Moors.

 

Maleficent berhasil mengalahkan pasukan Raja Henry dalam pertempuran dimana kerajaan manusia menyerang Moors. Raja sakit dan menawarkan mahkotanya kepada siapapun yang bisa membunuh Maleficent. Stefan pun datang di malam hari dan membawa obat tapi tidak sanggup membunuhnya. Akhirnya, Stefan membakar sayap Maleficent dengan menggunakan besi dan membawanya kepada raja sebagai bukti pembunuhan tersebut.

Maleficent patah hati atas pengkhianatan dan kehilangan sayap. Ia mulai membangun kerajaan kegelapan di alam peri. Ia menyelamatkan Diaval yang bersumpah untuk melayaninya seumur hidup. Diaval menjadi teman dan kepercayaannya. Diaval bisa mengubah bentuk dari burung gagak menjadi manusia untuk menjalankan tugas-tugas kejahatan yang diberikan oleh Maleficent.

Pada suatu hari, Diaval memberitahukan bahwa Stefan yang sekarang menjadi raja akan membaptis putrinya yang baru lahir, Aurora. Sebagai balasan atas pengkhianatan Stefan, Maleficent datang tanpa diundang dan mengutuk bayi tersebut dengan kutukan tidur. Aurora akan tidur selamanya pada hari ulang tahunnya yang ke 16 setelah jarinya tertusuk alat pemintal. Stefan memohon belas kasihan. Maleficent mengabulkan dengan memberikan kutukan penangkal dalam ciuman cinta sejati yang dimaksudkan untuk mengejek “ciuman cinta sejati” tak mungkin ada.

Stefan membakar alat pemintal dan menyembunyikannya di ruangan terkunci. Ia mengirimkan Aurora hidup di tengah hutan bersama tiga peri sampai di hari ulang tahunnya yang ke 16. Raja Stefan dihantui rasa bersalah, semakin paranoid, jahat dan dendam terhadap dirinya.

Meskipun Maleficent membenci Aurora, namun ia merawatnya dari jauh ketika para peri lalai atau gagal dalam melakukan tugasnya. Saat usia 15 tahun, Aurora bertemu Maleficent dan percaya bahwa Maleficent adalah ibu peri yang menjaganya selama ini. Aurora menghabiskan banyak waktu di alam gaib hingga Maleficent sadar bahwa ia mulai menyukai sang putri. Ia mencoba menghapus kutukan tidur, tapi sia-sia.


Ketika Aurora bertemu Pangeran philip, mereka saling tertarik satu sama lain. Phillip sedang dalam perjalanan ke istana Raja Stefan, tapi berjanji akan segera kembali melihatnya. Pada hari sebelum ulang tahun yang ke-16, Aurora mengungkapkan keinginannya untuk tinggal bersama Maleficent di kerajaannya. Namun, para peri keceplosan memberitahu Aurora tentang kutukan jahat dari Maleficent. Merasa sedih, Aurora pergi ke kerajaan ayahnya.

Stefan mengunci Aurora di dalam kamar yang aman sampai dengan matahari terbenam pada hari ulang tahun Aurora. Namun, Aurora lolos dari kamarnya yang terkunci dan mengembara ke dalam penjara yang menampung semua alat pemintal yang telah dibakar. Sebuah alat pemintal  muncul secara ajaib dan Aurora menusukkan jari pada jarumnya. Maleficent yang merasa gagal melindungi Aurora, menyelinap ke dalam benteng istana. Ia berharap Phillip yang bisa mematahkan kutukan tersebut. Ciuman Phillip gagal dan Maleficent meminta maaf kepada putri. Maleficent mencium keningnya dan Aurora terbangun karena “cinta sejati” Maleficent untuk Aurora seperti cinta seorang ibu kepada anak perempuannya. Aurora menegaskan kembali keinginannya untuk tinggal bersama Maleficent di alam gaib.

Ketika mencoba melarikan diri, Maleficent ditangkap oleh jaring besi. Maleficent tidak dapat mengalahkan penjaga dan Stefan yang menggunakan baju dan senjata besi. Dengan sihir terakhirnya, Maleficent mengubah Diaval menjadi naga. Ia hampir saja dibunuh, tapi Aurora membebaskan sayap Maleficent yang dulu dicuri oleh ayahnya. Dengan sayapnya, Maleficent berhasil mengalahkan Stefan yang kemudian mati.

Aurora menjadi ratu yang berhasil menyatukan dua kerajaan, yakni kerajaan manusia dan peri dimana Phillip juga ikut bergabung bersama Aurora. Di akhir cerita, Aurora berkata bahwa kerajaan dapat bersatu bukan oleh pahlawan atau orang jahat, tapi oleh seseorang yang menjadi pahlawan dan orang jahat.

Cerita yang bagus bukan?
Sangat berbeda dengan versi yang umum dikenal sedari dulu.
Kalau cerita dulu, yang membangunkan adalah sang pangeran dan si penyihir adalah orang jahat yang musnah karna kejahatannya sendiri.
Cerita ini cukup menarik karna yang mengutuk dan menyelamatkan sang putri adalah orang yang sama, yaitu sang penyihir.
Bukankah itu seperti rasa benci yang kemudian berubah menjadi rasa cinta?
Sang penyihir yang membenci ayah dari sang putri kemudian membalaskan dendamnya dengan mengorbankan sang putri.
Dan pada akhirnya tanpa disadari sang penyihir, rasa benci itu sudah berubah menjadi rasa sayang pada sang putri dan bahkan ciuman sejati itu didapatkan dari sang putri.

Sebenarnya bukan rasa benci, lebih tepatnya adalah emosi yang pada saat itu muncul dalam diri sang penyihir sehingga membuat dia menyesal dikemudian karna perbuatannya.
Emosi...
Memang benar rasa emosi yang tidak terkontrol dapat menghancurkan apa saja dengan begitu mudahnya dan begitu menyakitkannya.
Dan semua hanya butuh rasa cinta untuk memperbaiki segalanya.
Cinta dan benci, benar-benar dua hal yang sangat tipis pembatasnya.
Ketika benci menghancurkan segalanya, dengan mudah rasa cinta mengobati segalanya.

Adakah yang bisa menjelaskan bagaimana kedua hal itu bisa terjadi?

Seperti cerita akhir dari dongeng tersebut, diakhir kata dikatakan bahwa "bahwa kerajaan dapat bersatu bukan oleh pahlawan atau orang jahat, tapi oleh seseorang yang menjadi pahlawan dan orang jahat."
Bagaimana jika Kerajaan itu diumpamakan sebagai "Pernikahan" kemudian Pahlawan digantikan menjadi "Dia" dan Orang Jahat digantikan menjadi "Saya"...? 
Tolong buatkan kalimat itu untuk saya dan apakah itu akan menjadi kalimat yang bermakna luar biasa dan tepat? 
Dan berikan pendapatmu tentang arti dari kalimat yang sudah kamu buatkan itu?
Terimakasih :) 
 

Senin, 01 September 2014

SYAMANTHA

Syamanthaku Terkasih ...

Baru saja binatang terbang bersengat membawakan lantunan baitku pada Syhelomitha.
Samakah dirimu dengan Syhelomitha yang menantikan balasan untuk ribuan kata yang engkau kirimkan?
Wahai maha Syamantha ... Luangkan secercah kesibukanmu untuk beberapa kata ini.
Harus dan harus, karna itu adalah tugas agungmu. Dengarkanlah aku Syamantha ...

Pertama sekali aku ingin mengucapkan terimakasih padamu Syamantha ...
Setiap detik dimulai ketika aku menghembuskan nafas didunia ini, engkau hanya melihat.
Dan untuk pertama kali aku mengucapkan 1 atau 2 kata dari mulut ini, engkau menjadi Syamanthaku yang sesungguhnya.

Syamantha Terkasih ...
Mungkinkah ini jawaban dari kemampuanmu ketika aku mengirimkan kata-kata itu melalui lipatan kedua tangan menjelang detik-detik mimpi indah itu?
Syamantha ...
Sampaikanlah ucapan terimakasihku kepada yang maha Agung dan maha Mulia untuk seorang Luciansyah yang sudah terberkati atas namanya.
Aku hampir saja kehilangan kesempatan itu Syamantha .. syukurlah Syidonie Maha pengikat hati menegurku secepatnya sebelum Luciansyah melanjutkan petualangannya melampaui samudra lain.

Luciansyah sudah menyapa Syarita dengan begitu Agung dan Terhormat.
Dia sudah singgah kesamudra tempat Syarita berpijak dan menawarkanku untuk ikut berlayar bersamanya.
Sesuai dengan saran Sycholastica, akhirnya Syarita memutuskan untuk ikut berlayar.
Sycholastica menjanjikanku sebuah samudra baru dan itu sudah disampaikan lewat surat yang telah dikirimkan Syhelomitha padaku beberapa bulan yang lalu.
Disana Syhelomitha mengatakan bahwa Luciansyah harus memperluas kehidupan baru dalam samudra yang sudah disediakan Maha Agung dan Maha Mulia.

Syamantha ...
Bayangkan betapa bahagianya ketika Syarita bisa menjadi seorang Syarita baru dan yang pertama untuk seorang Luciansyah. Bukankah itu akan menjadi kebahagiaan yang tidak terlupakan?
Syamantha ...
Jangan khawatir, Dalam surat Syhelomitha, Maha Agung dan Maha Mulia berjanji akan memberikan kebahagian mutlak untuk Luciansyah dan Syaritanya jika Luciansyah dan Syaritanya mampu berlayar sampai pada samudra yang dijanjikan itu.

Syamantha ...
Tahukah engkau apa yang terjadi selama pelayaran terus berlanjut tanpa ada muara?
Luciansyah membuat perjalanan itu menjadi perjalanan yang begitu indah, dan siapapun yang ikut bersama Dia tidak akan pernah mau beranjak pergi darinya.
Perjalanan itu begitu menyenangkan. Bayangkan saja jika seorang calon Syarita sudah merasa menjadi bagian mutlak dari Luciansyah.

Ohhh Syamantha ...
Luciansyah berdiri pada ujung kapal dan Syarita berada pada ujung kapal lainnya.
Sungguh mengagumkan dia setiap detik dan setiap waktu.
Penyejuk ketika matahari menyengat dengan panasnya, penerang terindah selain bintang ketika malam begitu gelapnya, dan pemberi kehangatan ketika angin laut begitu menyiksa kulit.
Engkau tau, dia bahkan lebih menggoda daripada seorang Casanova. Hah... Aku tidak mengenal Casanova, tapi aku tau tentang kisah Casanova pada 3 abad yang lalu. Dia tidak lebih dari seorang pecinta terburuk yang pernah kutau. Entah bagaimana perempuan mengagumi pria yang begitu terbuka menampakkan ketamakannya pada tubuh seorang wanita.
Jikalau Luciansyah mau, bisa saja dia lebih memukau daripada seorang Casanova. Atau mungkinkah dia bisa menjadi casanova berikutnya? Semoga saja tidak ....
Syamantha, pernahkah engkau berpikir bahwa Casanova juga seorang rupawan berkharismatik dan memiliki postur tubuh tinggi dan atletis seperti Luciansyah?
Mungkin saja, karna Luciansyah memiliki tubuh sekokoh batang Jenderal Sherman yang merupakan jenis Giant Sequoia.  Oh God, bahkan impian Syarita untuk memeluk pohon itu sudah terabaikan setelah Luciansyah muncul. Dia bahkan lebih mempesona daripada batang Jendral Sherman.
Ketika malam datang, dia mengeluarkan aroma Frangipani. Yaa, untuk menarik Syarita lebih dekat dengannya. Bukankah tidak jauh berbeda dengan bunga Frangipani yang mengeluarkan aroma dimalam hari untuk menarik serangga agar melakukan penyerbukan?

Syamantha ...
Alunan melodinya begitu indah dan memukai hati, lembut selembut aliran air. Melodi itu menghantarkanku pada mimpi-mimpi terindah Syarita.
Dia penjinak ombak terbaik dan penakluk badai terdahsyat.
Sungguh kecintaan bertambah dan gelora panas merambat dahsyat pada sekujur tubuh ketika merasakan getaran lembut suaranya.
Ingin rasanya Syarita merasakan Luciansyah mendekat dan lebih dekat. Ingin merambat hangat pada setiap lekukan tubuhnya dan menggoreskan lembut lapisan kulit untuk menghangatkannya.
Gelora ini semakin terus memuncak dan terus memuncak tiada henti. Jantung ini selalu berdetak kencang setiap hasrat gelora cinta itu mendidih tiada mengenal ampun.
Syamantha, bolehkah laut yang disebrangi semakin diperpendek atau samudra itu lebih didekatkan?
Keinginan kuat Syarita untuk memilikinya sudah tidak bisa terbendung lagi. Sudah memuncak pada pikiran ini, sudah menyatu pada nafas dan darah ini.
Sudilah kiranya membantu untuk meringankan segala rintangan ini.

Syamantha ...
Hanya saja ada kesalahan terbesar yang terjadi dalam perjalanan ini.
Terkadang terasa begitu menakutkan dan perasaan menakutkan itu terus menghantui.
Bagaimana jika kapal kandas ditengah laut sebelum sampai pada samudra yang terjanjikan itu?
Bagaimana jika terjadi perpecahan dahsyat yang memisahkan Luciansyah dengan Syarita?

Itu terasa menakutkan Syamantha...
Bahkan terkadang muncul tingkah-tingkah yang menyakiti hati Luciansyah. Mungkinkah Luciansyah menjadi semakin bosan dan jenuh dengan semua hal yang tidak dia sukai.
Berkali-kali Syamantha, berkali-kali ...
Sudah keterlaluan ketika Luciansyah berkali-kali bertahan untuk memperkuat perjalanan ini dan Syarita dengan mudah meminta untuk berhenti saja dan memisahkan diri dengan kapal yang akan dibawa sendiri.

Syamantha ...
Pernah dan sudah berkali-kali Syarita mendayuh kapal berjalan menjauh dari kapal Luciansyah, tapi tidak bisa.
Ombak yang muncul semakin besar dan arus air semakin kuat, bahkan begitu dahsyatnya hingga membuat Syarita hampir tertelan oleh amukan ombak dan terpaan angin laut.
Tapi yang terjadi adalah Luciansyah kembali menyelamatkan dan terus menyelamatkan tiada pernah berhenti.

Syamantha ...
Aku semakin takut dengan diriku sendiri. Seperti seakan dan seolah-olah diriku ingin membunuhku secara perlahan, terutama kedua bayiku sendiri. Seperti isi surat yang aku sampaikan pada Syhelomitha sebelumnya.
Syamantha ...
Mohon sampaikan permohonan ini pada Maha Agung dan Maha Mulia,
Bisakah Luciansyah sedikit lagi bertahan untuk seorang Syarita?
Berikan waktu untuk memperbaiki segalanya. Waktu untuk kesekian dan kesekian kalinya.
Sangat menakutkan jika Luciansyah dan Syarita tidak sampai pada samudra itu. Sangat menakutkan jika Syarita ditelan habis oleh lautan dan tidak bisa lagi mendampingi Luciansyah.

Syamantha ...
Musim gugur masih terus berlanjut, dan Syarita masih menantikan tibanya musim semi itu.
Syarita ingin merasakan aroma Jasmine dan Wisteria yang menyatu memenuhi seluruh samudra pelabuhan terakhir. Berharap bisa melihat Jasmine, Wisteria dan bunga lainnya yang akan terus bermekaran diatas samudra terindah itu.
Syamantha ...
Kuatkanlah Luciansyah untuk seorang Syarita yang nyaris tidak berguna.
Izinkanlah Syarita memiliki makna dalam hidupnya, izinkan Syarita mendapatkan secercah kejernihan dari kekeruhan kehidupannya yang selalu menyerang dan mengikuti langkahnya.
Syarita hanya membutuhkan seorang Luciansyah dan jikalau para malaikat Maha Agung dan Maha Mulia masih menjadi sahabat sejati, berikanlah kekuatan itu pada Luciansyah.
Tiba saat perhentian itu berakhir, Syarita akan mempertanggungjawabkan semua pemberian Maha Agung dan Maha Mulia melalui Luciansyah yang terberkati.
Semua yang terjadi begitu tulus dan begitu indah Syamantha .....
Begitu indah ... dan Sangat indah.
Izinkanlah Luciansyah menjadi milik seorang Syarita.

Syamantha ...
Usai sudah cerita ini dari seluruh perjalanan yang sudah tertakdirkan untuk dijalankan.
Senang sekali menyampaikan semua hal yang terjadi tentang Syarita padamu Syamantha.
Jika sudah sampai ditujuan, pastikan aku untuk mengirimkan kembali cerita hidup Syarita kepadamu.
Akan selalu ada kehidupan terindah itu dan Syarita masih mempercayai itu.
Luciansyah selalu mengingatkan itu dan mengingatkan itu kepada Syarita.
Percayalah, menyerahkan Syarita pada tangan Luciansyah akan menjadi keputusan terbaik tanpa akhir yang memiliki penyesalan.
Karna sesungguhnya hanya Luciansyah yang mampu menaklukkan seorang Syarita yang malang.
Syamantha ... Aku akan baik-baik saja, percayalah semua akan baik-baik saja jika aku bisa mendapatkan kisah Luciansyah dan Syarita dalam keadaan baik-baik saja.


Salam Manisku untukmu Syamantha Dariku Theresyah :)
   

Laman

 

DUNIA MERAH Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting