Langsung ke konten utama

SYAMANTHA

Syamanthaku Terkasih ...

Baru saja binatang terbang bersengat membawakan lantunan baitku pada Syhelomitha.
Samakah dirimu dengan Syhelomitha yang menantikan balasan untuk ribuan kata yang engkau kirimkan?
Wahai maha Syamantha ... Luangkan secercah kesibukanmu untuk beberapa kata ini.
Harus dan harus, karna itu adalah tugas agungmu. Dengarkanlah aku Syamantha ...

Pertama sekali aku ingin mengucapkan terimakasih padamu Syamantha ...
Setiap detik dimulai ketika aku menghembuskan nafas didunia ini, engkau hanya melihat.
Dan untuk pertama kali aku mengucapkan 1 atau 2 kata dari mulut ini, engkau menjadi Syamanthaku yang sesungguhnya.

Syamantha Terkasih ...
Mungkinkah ini jawaban dari kemampuanmu ketika aku mengirimkan kata-kata itu melalui lipatan kedua tangan menjelang detik-detik mimpi indah itu?
Syamantha ...
Sampaikanlah ucapan terimakasihku kepada yang maha Agung dan maha Mulia untuk seorang Luciansyah yang sudah terberkati atas namanya.
Aku hampir saja kehilangan kesempatan itu Syamantha .. syukurlah Syidonie Maha pengikat hati menegurku secepatnya sebelum Luciansyah melanjutkan petualangannya melampaui samudra lain.

Luciansyah sudah menyapa Syarita dengan begitu Agung dan Terhormat.
Dia sudah singgah kesamudra tempat Syarita berpijak dan menawarkanku untuk ikut berlayar bersamanya.
Sesuai dengan saran Sycholastica, akhirnya Syarita memutuskan untuk ikut berlayar.
Sycholastica menjanjikanku sebuah samudra baru dan itu sudah disampaikan lewat surat yang telah dikirimkan Syhelomitha padaku beberapa bulan yang lalu.
Disana Syhelomitha mengatakan bahwa Luciansyah harus memperluas kehidupan baru dalam samudra yang sudah disediakan Maha Agung dan Maha Mulia.

Syamantha ...
Bayangkan betapa bahagianya ketika Syarita bisa menjadi seorang Syarita baru dan yang pertama untuk seorang Luciansyah. Bukankah itu akan menjadi kebahagiaan yang tidak terlupakan?
Syamantha ...
Jangan khawatir, Dalam surat Syhelomitha, Maha Agung dan Maha Mulia berjanji akan memberikan kebahagian mutlak untuk Luciansyah dan Syaritanya jika Luciansyah dan Syaritanya mampu berlayar sampai pada samudra yang dijanjikan itu.

Syamantha ...
Tahukah engkau apa yang terjadi selama pelayaran terus berlanjut tanpa ada muara?
Luciansyah membuat perjalanan itu menjadi perjalanan yang begitu indah, dan siapapun yang ikut bersama Dia tidak akan pernah mau beranjak pergi darinya.
Perjalanan itu begitu menyenangkan. Bayangkan saja jika seorang calon Syarita sudah merasa menjadi bagian mutlak dari Luciansyah.

Ohhh Syamantha ...
Luciansyah berdiri pada ujung kapal dan Syarita berada pada ujung kapal lainnya.
Sungguh mengagumkan dia setiap detik dan setiap waktu.
Penyejuk ketika matahari menyengat dengan panasnya, penerang terindah selain bintang ketika malam begitu gelapnya, dan pemberi kehangatan ketika angin laut begitu menyiksa kulit.
Engkau tau, dia bahkan lebih menggoda daripada seorang Casanova. Hah... Aku tidak mengenal Casanova, tapi aku tau tentang kisah Casanova pada 3 abad yang lalu. Dia tidak lebih dari seorang pecinta terburuk yang pernah kutau. Entah bagaimana perempuan mengagumi pria yang begitu terbuka menampakkan ketamakannya pada tubuh seorang wanita.
Jikalau Luciansyah mau, bisa saja dia lebih memukau daripada seorang Casanova. Atau mungkinkah dia bisa menjadi casanova berikutnya? Semoga saja tidak ....
Syamantha, pernahkah engkau berpikir bahwa Casanova juga seorang rupawan berkharismatik dan memiliki postur tubuh tinggi dan atletis seperti Luciansyah?
Mungkin saja, karna Luciansyah memiliki tubuh sekokoh batang Jenderal Sherman yang merupakan jenis Giant Sequoia.  Oh God, bahkan impian Syarita untuk memeluk pohon itu sudah terabaikan setelah Luciansyah muncul. Dia bahkan lebih mempesona daripada batang Jendral Sherman.
Ketika malam datang, dia mengeluarkan aroma Frangipani. Yaa, untuk menarik Syarita lebih dekat dengannya. Bukankah tidak jauh berbeda dengan bunga Frangipani yang mengeluarkan aroma dimalam hari untuk menarik serangga agar melakukan penyerbukan?

Syamantha ...
Alunan melodinya begitu indah dan memukai hati, lembut selembut aliran air. Melodi itu menghantarkanku pada mimpi-mimpi terindah Syarita.
Dia penjinak ombak terbaik dan penakluk badai terdahsyat.
Sungguh kecintaan bertambah dan gelora panas merambat dahsyat pada sekujur tubuh ketika merasakan getaran lembut suaranya.
Ingin rasanya Syarita merasakan Luciansyah mendekat dan lebih dekat. Ingin merambat hangat pada setiap lekukan tubuhnya dan menggoreskan lembut lapisan kulit untuk menghangatkannya.
Gelora ini semakin terus memuncak dan terus memuncak tiada henti. Jantung ini selalu berdetak kencang setiap hasrat gelora cinta itu mendidih tiada mengenal ampun.
Syamantha, bolehkah laut yang disebrangi semakin diperpendek atau samudra itu lebih didekatkan?
Keinginan kuat Syarita untuk memilikinya sudah tidak bisa terbendung lagi. Sudah memuncak pada pikiran ini, sudah menyatu pada nafas dan darah ini.
Sudilah kiranya membantu untuk meringankan segala rintangan ini.

Syamantha ...
Hanya saja ada kesalahan terbesar yang terjadi dalam perjalanan ini.
Terkadang terasa begitu menakutkan dan perasaan menakutkan itu terus menghantui.
Bagaimana jika kapal kandas ditengah laut sebelum sampai pada samudra yang terjanjikan itu?
Bagaimana jika terjadi perpecahan dahsyat yang memisahkan Luciansyah dengan Syarita?

Itu terasa menakutkan Syamantha...
Bahkan terkadang muncul tingkah-tingkah yang menyakiti hati Luciansyah. Mungkinkah Luciansyah menjadi semakin bosan dan jenuh dengan semua hal yang tidak dia sukai.
Berkali-kali Syamantha, berkali-kali ...
Sudah keterlaluan ketika Luciansyah berkali-kali bertahan untuk memperkuat perjalanan ini dan Syarita dengan mudah meminta untuk berhenti saja dan memisahkan diri dengan kapal yang akan dibawa sendiri.

Syamantha ...
Pernah dan sudah berkali-kali Syarita mendayuh kapal berjalan menjauh dari kapal Luciansyah, tapi tidak bisa.
Ombak yang muncul semakin besar dan arus air semakin kuat, bahkan begitu dahsyatnya hingga membuat Syarita hampir tertelan oleh amukan ombak dan terpaan angin laut.
Tapi yang terjadi adalah Luciansyah kembali menyelamatkan dan terus menyelamatkan tiada pernah berhenti.

Syamantha ...
Aku semakin takut dengan diriku sendiri. Seperti seakan dan seolah-olah diriku ingin membunuhku secara perlahan, terutama kedua bayiku sendiri. Seperti isi surat yang aku sampaikan pada Syhelomitha sebelumnya.
Syamantha ...
Mohon sampaikan permohonan ini pada Maha Agung dan Maha Mulia,
Bisakah Luciansyah sedikit lagi bertahan untuk seorang Syarita?
Berikan waktu untuk memperbaiki segalanya. Waktu untuk kesekian dan kesekian kalinya.
Sangat menakutkan jika Luciansyah dan Syarita tidak sampai pada samudra itu. Sangat menakutkan jika Syarita ditelan habis oleh lautan dan tidak bisa lagi mendampingi Luciansyah.

Syamantha ...
Musim gugur masih terus berlanjut, dan Syarita masih menantikan tibanya musim semi itu.
Syarita ingin merasakan aroma Jasmine dan Wisteria yang menyatu memenuhi seluruh samudra pelabuhan terakhir. Berharap bisa melihat Jasmine, Wisteria dan bunga lainnya yang akan terus bermekaran diatas samudra terindah itu.
Syamantha ...
Kuatkanlah Luciansyah untuk seorang Syarita yang nyaris tidak berguna.
Izinkanlah Syarita memiliki makna dalam hidupnya, izinkan Syarita mendapatkan secercah kejernihan dari kekeruhan kehidupannya yang selalu menyerang dan mengikuti langkahnya.
Syarita hanya membutuhkan seorang Luciansyah dan jikalau para malaikat Maha Agung dan Maha Mulia masih menjadi sahabat sejati, berikanlah kekuatan itu pada Luciansyah.
Tiba saat perhentian itu berakhir, Syarita akan mempertanggungjawabkan semua pemberian Maha Agung dan Maha Mulia melalui Luciansyah yang terberkati.
Semua yang terjadi begitu tulus dan begitu indah Syamantha .....
Begitu indah ... dan Sangat indah.
Izinkanlah Luciansyah menjadi milik seorang Syarita.

Syamantha ...
Usai sudah cerita ini dari seluruh perjalanan yang sudah tertakdirkan untuk dijalankan.
Senang sekali menyampaikan semua hal yang terjadi tentang Syarita padamu Syamantha.
Jika sudah sampai ditujuan, pastikan aku untuk mengirimkan kembali cerita hidup Syarita kepadamu.
Akan selalu ada kehidupan terindah itu dan Syarita masih mempercayai itu.
Luciansyah selalu mengingatkan itu dan mengingatkan itu kepada Syarita.
Percayalah, menyerahkan Syarita pada tangan Luciansyah akan menjadi keputusan terbaik tanpa akhir yang memiliki penyesalan.
Karna sesungguhnya hanya Luciansyah yang mampu menaklukkan seorang Syarita yang malang.
Syamantha ... Aku akan baik-baik saja, percayalah semua akan baik-baik saja jika aku bisa mendapatkan kisah Luciansyah dan Syarita dalam keadaan baik-baik saja.


Salam Manisku untukmu Syamantha Dariku Theresyah :)
   

Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…