Langsung ke konten utama

Love Poems

Seorang pecinta yang baik,  seorang pujangga yang baik, seorang romantisme yang baik.
Gelar seperti itu hanya boleh diberikan pada seseorang yang memiliki tingkat perasaan yang tinggi,
Memiliki tingkat simpati dan empati yang sensitif,
Dan mampu mendapatkan keindahan tersendiri dari segala hal yang didapat dan dimilikinya.

Hhhmm ...
Pada waktu itu seorang pujangga sedang menghadiri sebuah pesta pernikahan.
Pada pernikahan tersebut, sang pujangga menyanyikan sebuah lagu pernikahan untuk mengisi hiburan pada acara tersebut.
Sesaat, nuansa pernikahan itu memberikan sentuhan tersendiri pada pujangga itu.
Menikmati indahnya suasana pesta pernikahan dan menikmati keindahan dari romantisme pasangan yang baru saja menikah.
Semua hal yang terjadi didepan matanya adalah hal yang mengagumkan dan memberikan kesan tersendiri yang berbeda untuknya.

Sesaat pikiran teralih pada seorang gadis yang saat itu mengisi hatinya.
Membayangkan sebuah pernikahan, akankah dia bisa melakukan hal yang sama dengan gadis itu?

Bergerak perlahan dan pujangga itu menjauh dari kebahagiaan pesta pernikahan itu.
Pujangga itu mencari tempat tenang untuk dirinya pribadi.
Dengan perlahan pujangga itu menarik nafas dalam kemudian menghembuskannya perlahan.
Memikirkan dan membayangkan sebuah konsep keindahan dengan imajinasinya sendiri dan dengan gerak jari  yang perlahan mengetikkan satu hingga dua kata lebih pada mobilenya.
Dengan menyatukan hati dan pikiran, pujangga itu sudah berhasil membuat susunan-susunan kalimat yang indah.

Dan hal yang dia lakukan setelah itu adalah,
Mengirimkan susunan- susunan kalimat itu pada kekasihnya :)

Itu cinta ...
Ketika setiap cobaan dan halangan untuk bersamamu membuat aku semakin dekat denganmu.
Itu cinta ...
Ketika aku bisa melakukan apapun yang aku bisa untukmu dan membuatmu bahagia.
Itu cinta ...
Ketika aku mati dalam penyesalan dan sedih karna membuatmu kecewa dan marah.
Itu cinta ...
Ketika kau jauh dariku dan aku selalu berdoa untuk keselamatan dan kesehatanmu.
Itu cinta ...
Ketika aku merindukanmu aku akan tetap bahagia dan menunggumu dengan sabar.
Itu cinta ...
Ketika hanya dengan mengingatmu saja aku bisa menangis dan tertawa tiba-tiba.
Itu cinta ...
Ketika segala kekurangan yang ada pada dirimu menjadi kesempurnaan bagiku.
Itu cinta ...
Ketika aku sudah tidak dapat melihat seseorang yang lebih layak dari dirimu.
Itu cinta ...
Ketika waktu denganmu hanya 1 detik dan aku tetap bahagia.
Itu cinta ...
Ketika aku sabar dalam harap dan tulus dalam menyayangi.
Itu cinta ...
Ketika kebahagiaanmu menjadi kebahagiaanku juga.

Itu cinta ...
Ketika aku tulus dan ikhlas selalu melihatmu walaupun kau tidak melihatku,
Selalu mendengarkanmu walaupun kau tidak mendengarkan aku,
Selalu merindukanmu walaupun kau tidak merindukan aku,
Selalu mengingatmu walaupun kau tidak mengingat aku,
Selalu mengertimu walaupun kau tidak mengerti aku.

Dan itu cinta ...
Jika kita tidak dapat bersama selamanya tapi aku tidak pernah bisa lupakan setiap bagian kenangan tentang dirimu.

:)
Pujangga itu berhasil menurunkan hujan digurun pasir.
Dan sekarang pujangga itu menguasai gurun pasir itu.
Ternyata tidak sulit untuknya melakukan hal yang sulit menurut orang lain.
Wajar saja, karna pujangga itu mengerjakan segalanya dengan penuh keyakinan dan perasaan.
Akankah ada pujangga- pujangga lain yang mampu melakukan hal yang sama ???


Postingan populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…