Langsung ke konten utama

Happy Weekend ~ Bukit Lawang Sumatera Utara


Berbagi keindahan wisata alam yang ada di Indonesia merupakan hal yang menarik untuk terus dipamerkan dan diperkenalkan pada orang banyak.
Terutama jika wisata alam tersebut merupakan keindahan alam namun belum dikenal dan belum dijangkau oleh masyarakat lokal sendiri.
Sayang sekali kalau masyarakat lokal sendiri kalah informasi dibandingkan dengan masyarakat internasional yang sudah datang berkunjung melihat keindahan alam yang ada di negara kita sendiri.

Sabtu, 1 maret 2014 ...
Tepat sekali di awal bulan, diakhir pekan dan di hari terakhir ujian semester berlalu.
Keputusan untuk langsung berangkat ke bukit lawang selesai ujian terkahir dipagi hari merupakan keputusan yang paling tepat dan disetujui oleh beberapa teman-teman sekelas.
Tidak banyak, hanya belasan wanita tangguh saja karna yang pria sepertinya sudah memiliki jadwal untuk mengunjungi pacarnya dimalam minggu, hahaha ^_^

Ini untuk pertama kalinya aku pergi kebukit lawang dan aku suka jalan-jalan, apalagi menikmati wisata alam.
Sepertinya sudah semakin ketagihan untuk menikmati perjalanan-perjalanan alam,
Ntah kapan bermulai ...
Tapi sungguh dinikmati dan tidak membosankan dibandingkan dengan keluar masuk mall dan cafe -___-
Nah, Untuk sampai ke Objek wisata Bukit Lawang, kita bisa mengikuti rute ini. 
Dari Medan, lanjutkan perjalanan ke Binjai melalui terminal Pinang Baris.
Kita bisa melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi atau dengan bus. 
Waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tempat ini adalah sekitar 2,5 jam. 
Perjalanan tidak memakan waktu lama sebab jalan di sekitar Bukit Lawang sudah sangat baik.

 Bukit Lawang Atau dikenal sebagai Tempat Wisata Alam Bukit Lawang Terletak di kabupaten langkat provinsi Sumatera utara terletak sekitar 68 kilometer dari sebelah barat laut kota binjai dan sekitar 80 km dari sekitar barat laut kota medan. 
Bukit Lawang sendiri masih bagian dari gunung leuser, dimana gunung ini merupakan daerah konversasi mawas.
Bahorok bukit lawang, Sungai Bahorok Salah satu objek yang paling terkenal dari Bukit Lawang ini adalah sejuknya Sungai Bahorok, dimana terdapat air terjun di dalam hutan merupakan air terjun yang langsung dan masih asli dari alam. 
Selain itu menikmati sejuknya Sungai bahorok ini, para pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam yang menghijau dan membentang dalam bentuk perbukitan.

Bukit Lawang, Kawasan Konservasi Orangutan di Sumut- Bukit Lawang adalah sebuah objek wisata yang berlokasi di Sumatera Utara. Tempat ini memiliki maskot yaitu OrangUtan Sumatera. 
Ada sekitar 5000 ekor orangutan hidup di dalam kawasan Bukit Lawang. Tempat ini telah menjadi kawasan konservasi orangutan sejak tahun 1973. Tujuan dibentuknya tempat ini adalah untuk mencegah kepunahan orangutan akibat perburuan dan perusakan hutan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sebagai kawasan konservasi orang utan, Bukit Lawang adalah bagian penting dari Indonesia. Tidak banyak tempat yang khusus memberikan perhatian pada kelestarian orangutan. Objek wisata Bukit Lawang merupakan tempat yang ideal bagi orangutan karena memiliki suhu berkisar 21,1ºC – 27,5 ºC dan kelembaban 80 – 100 %. Curah hujan di dalam kawasan hutan adalah sekitar 2000 – 3200 mm per tahun. Hujan turun merata sepanjang tahun dan tidak ada musim kering disini. Di dalamnya, tumbuh berbagai spesies tumbuhan seperti meranti, damar laut, dan bunga bangkai. Sedangkan untuk fauna, disini terdapat orangutan, siamang, beruang madu, kupu-kupu, dll.

 Di dekat Bukit Lawang terdapat objek wisata lain yang juga populer, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser. Gunung Leuser sebagian besar terdiri atas hutan hujan tropis, dan di dalamnya kita bisa menemukan beberapa danau, sungai, air terjun, dan sumber mata air panas. Keanekaragaman hayatinya juga luar biasa. Beberapa hewan yang hidup di hutan Leuser antara lain Badak Sumatera, Gajah Sumatera, rusa sambar, dan kambing hutan. 

 
Objek wisata Bukit Lawang tidak hanya sering didatangi oleh turis lokal, namun juga turis mancanegara. Salah satunya adalah mike dari australia yang begitu menikmati wisata alam bukit lawang bahkan dia menghabiskan waktunya sepekan penuh untuk berada ditempat itu. Banyak sekali turis dari mancanegara yang dapat kita jumpai disana, salah satunya ada juga dari France.
Tempat ini biasanya ramai saat musim liburan tiba. Selain orangutan, atraksi utama di kawasan ini adalah pemandangan alamnya yang indah. Pengunjung yang datang rata-rata dari daerah Medan, Deli Serdang, Langkat, dan Binjai. 
Di dalam kawasan hutan ini, terdapat sungai Bahorok yang memiliki air dingin. 

Beberapa penginapan yang bisa anda temukan disini antara lain Bukit Lawang Cottege dan Rindu Alam Hotel. Kebanyakan penginapan memakai prinsip eco-lodging. Artinya tempat menginap dibuat agar menyatu dengan alam, misalnya tempat tidur yang dibuat menggantung. Letaknya pun di beranda sehingga saat beristirahat anda bisa langsung melihat asrinya kawasan Bukit Lawang. Fasilitas di dalam penginapan cukup memadai namun tidak berlebihan. Harga penginapan sangat bervariasi, mulai dari Rp. 100.000,- hingga Rp. 500.000,-. Fasilitas lain yang tersedia antara lain camping ground, rumah makan, visitor center, viewing center, terminal. papan informasi, jalan setapak, dll. Masa kunjungan wisatawan ke tempat ini biasanya 2 hingga 3 hari, namun akan meningkat jika musim liburan tiba.



Jika anda ingin menyusuri indahnya Bukit Lawang, anda bisa berkeliling dengan rakit yang disediakan oleh masyarakat setempat. Jika ingin sensasi yang lebih menantang, anda bisa melakukan arung Jeram untuk menaklukkan arus Sungai Bohorok.

 Waktu itu sambil berjalan masuk kedalam, aku sibuk memperhatikan segala sesuatu yang kulewati disebelah kiri ataupun kananku.
Nggak sengaja nih nampak ukiran batu seperti gambar yang diatas.
Letaknya disebelah kanan kalau kita menuju masuk kedalam dari pintu utama.
Nanya-nanya sama kakak kelas yang tinggalnya tidak jauh dari situ, katanya itu mengenang kejadian hari Minggu 2 Nopember 2003 waktu banjir bandang yang menelan korban sedikitnya 129 orang dan menghancurkan lebih dari 400 bangunan.
Dhasyat -_________-
Kalau penyebab terjadinya banjir bandangnya kurang tau juga, di tanya mbah google aja langsung, siapa tau ahli topografi dan bagian kementrian kehutanan mampu menjawabnya :)

*sweet memories when the weekend*

Dari depan menuju kedalam memang membutuhkan tenaga yang besar pada bagian kaki.
Berjalan kedalam dengan jarak yang lumayan jauh untuk bisa menikmati keindahaan wisata alam dibukit lawang.
Sulit jika menggunakan kendaraan bermotor karna kondisi jalan didaerah bukit lawang yaaa perbukitan seperti namanya.
Memang melelahkan perjalanan didalamnya, tapi percayalah semuanya terasa nikmat jika kamu menikmati setiap sajian santapan alam yang kamu lewati ...
Capeknya benar-benar nggak berasa.
So, jangan macam2 menggunakan alas kaki.
Harus benar-benar yang nyaman dipakai untuk berjalan jauh ya ^_^

Hahaaa,
Harus disempatkan untuk mendapatkan moment-moment berharga dengan sahabat.
Semakin lebih romantis karna cagar alam yang begitu indah.
Udara begitu sejuknya dan aliran air sungai yang dingin benar-benar menambahk kenikmatan alam disana.

 Ready untuk mandi ^_^
Narsis dulu dengan teman sekampus yaaaaaa @_@

Baru siap mandi ^_^
Ngeringkan badan dulu ya saudara-saudara.
Dan kalau boleh jujur, aku tidak membawa persiapan pakaian ganti sama sekali.
Selesai mandi, memanfaatkan udara dan api unggun yang ada disana.
Jangan tanya masalah masuk angin, sampai dimedan memang masuk angin, pilek, dan bersin2.


 Sepanjang perjalanan masuk dari pintu utama, ada banyak sajian yang dapat kamu manfaatkan.
Contohnya tempat perbelanjaan khas dari bukit lawang seperti pakaian, accessories, souvenir, lukisan, dan banyak karya seni lainnya yang memberikan khas tersendiri bahwa itu adalah barang-barang yang dibeli dari bukit lawang.
Harganya juga bersahabat dengan kantong kok saudara-saudara ^_^
Selain itu ada juga tempat penjualan makanan dan cafe-cafe yang menjual variasi makanan dan minuman.
Tidak usah takut jugam, harga makanan dan minuman pun relatif terjangkau.
menariknya bangunan-bangunan disana cenderung menggunkan bahan dasar kayu dan benar-benar terkesan indah jika dipadukan dengan alam.


Itulah segelintir informasi singkat dan seadanya yang bisa bintang bagikan kepada para pembaca.
Sebenarnya ada banyak keindahan lainnya yang mungkin belum terjangkau bintang karna waktu yang kami miliki disana sangat terbatas juga.
Tidak lama, hanya beberapa jam dan pukul 6 sore kami sudah kembali ke kota medan.
Selamat berkunjung kesana dan selamat menikmati keindahan alamnya ya ^_^
Terimakasih untuk kunjungannya dan sampai jumpa kembali pada artikel selanjutnya.






Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…