Langsung ke konten utama

Gejala dan Tanda-Tanda Awal Kehamilan


Hamil ...
Pasangan bahagia mana yang tidak menginginkan hadirnya buah hati untuk melengkapi kebahagiaan mereka?
Rasanya semua pasangan suami istri sangat menginginkan adanya seorang anak yang menyempurnakan kebahagiaan mereka.
Lewat kehamilan, ya sudah pastinya memang lewat kehamilan maka akan lahir seorang anak ^_^

Nah ... kali ini aku akan share bagi istri-istri cantik yang baru membangun rumah tangga dengan pasangannya.
Postingan ini untuk memperkenalkan kepada ibu-ibu bagaimana mengetahui gejala dan tanda untuk menduga bahwa seorang wanita sedang hamil.
Ini penting untuk diketahui sebagai persiapan dini agar seorang wanita tau ketika dia sedang hamil, sehingga fapat memperkecil resiko-resiko kemungkinan buruk pada kehamilan karna kurang jeli nya seorang wanita untuk menyadari bahwa dia sedang hamil.
 Selain itu, artikel ini juga berguna bagi para mahasiswi kesehatan terutama bagi anak-anak bidan untuk menjadikan artikel ini sebagai tambahan referensi dalam proses pembelajaran.
Yuk, cek informasinya @_@

Kebiasaan pada wanita yang menduga dirinya hamil karna diawali dengan terlambatnya periode menstruasi. Tapi bukan semua wanita terlambat menstruasi langsung hamil loh, ntar anak-anak remaja yang baru mendapatkan menstruasinya malah mikir dia hamil karna tidak datang bulan.
Karna untuk kasus menstruasi pada awal keremajaan memang sering didapat menstruasi yang macet atau tidak teratur.
Nah, yang saya maksudkan disini adalah mengenai terlambatnya periode menstruasi untuk wanita yang sudah melakukan hubungan seksualitas atau rutin melakukannya.

Benar adanya jika terlambatnya periode menstruasi menandakan seorang wanita sedang mengalami kehamilan. Tapi itu bukanlah tanda pasti bahwa seorang wanita itu bisa dikatakan hamil.
Karna ada banyak faktor yang dapat menyebabkan seorang wanita mengalami keterlambatan periode menstruasinya.
Kali ini saya akan menjelaskan gejala dan tanda awal kehamilan lainnya yang bisa menjadi dugaan bahwa sedang terjadi pembuahan pada rahim seorang wanita :

Perubahan Payudara

 Seorang wanita yang mengalami kehamilan akan merasakan perubahan pada payudaranya.Nyeri atau payudara yang akan terasa membesar, keras, dan sensitif dengan sentuhan. Tanda ini muncul dalam waktu 1-2 minggu setelah konsepsi (pembuahan). Dalam waktu 2 minggu setelah konsepsi, payudara seorang wanita hamil akan mengalami perubahan untuk persiapan produksi ASI yang dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron, hal inilah biasanya yang dirasakan seorang wanita di awal kehamilan. Nyeri atau kesemutan di payudara adalah salah satu gejala kehamilan yang paling umum. Di awal kehamilan, payudara akan mengisi dan berubah bentuk karena mempersiapkan diri untuk menghasilkan ASI. Payudara pun bisa menjadi sangat lembut dan sensitif selama beberapa bulan. Namun perlu dicatat, menurut ahli laktasi, Teresa Pitman, tidak semua wanita mengalami perubahan ini, terutama jika mereka telah menggunakan pil KB. Selain payudara yang membengkak, salah satu tanda lainnya adalah dengan area aerola warnanya menjadi lebih gelap.

Mual Pada Pagi Hari

 Mual pagi hari (morning sickness) umum terjadi pada triwulan pertama kehamilan. Meskipun disebut morning sickness, namun Tanda-tanda kehamilan berupa mual dan muntah dapat terjadi kapan saja selama kehamilan. Penyebab mual dan muntah ini adalah perubahan hormonal yang dapat memicu bagian dari otak yang mengontrol mual dan muntah. Gejala ini dialami oleh 75% wanita hamil. Rasa mual itu terjadi karena peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Peningkatan hormon HCG ini menyebabkan efek pedih pada lapisan perut sehingga menimbulkan rasa mual. Biasanya rasa mual ini akan pergi seiring Anda memasuki trimester kedua kehamilan. Selain mual, Anda juga merasa lebih sensitif pada bau tertentu. Sejumlah peneliti menduga, gejala ini terjadi agar wanita hamil tidak mudah makan sembarangan sehingga melindungi bayi dari racun yang berbahaya.

Kondisi Tubuh Mengalami Penurunan

Mudah lelah, lemas, pusing, dan pingsan adalah gejala tanda-tanda awal kehamilan yang disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah dalam kehamilan atau kadar gula darah yang rendah.Sakit kepala juga biasa terjadi yang pada umumnya muncul pada minggu ke-6 kehamilan yang disebabkan oleh peningkatan hormon akan membuat adanya perubahan mood pada diri Anda. Di awal kehamilan, Anda akan merasa mudah lelah. Rasanya Anda ingin bermalas-malasan saja di tempat tidur. Hal ini terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan adanya makhluk baru. Mulailah mengontrol menu makanan dan aktivitas yang biasa anda lakukan agar tidak membahayakan kondisi calon buah hati anda. Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik; rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

Sembelit dan Sulit Buang Air Besar

Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.Konstipasi (sulit BAB) terjadi karena peningkatan hormon progesteron yang menyebabkan kontraksi usus menjadi lebih pelan dan makanan lebih lambat melalui saluran pencernaan.

Adanya Bercak Perdarahan

 Bercak perdarahan terjadi ketika telur yang sudah dibuahi berimplantasi (melekat) ke dinding rahim sekitar 10-14 hari setelah fertilisasi (pembuahan). Tipe pendarahan yang menyertai awal kehamilan umumnya sedikit, bercak bulat, berwarna lebih cerah dari darah haid, dan tidak berlangsung lama.
Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.

Perubahan Bentuk Tubuh

Bukan hanya perut yang membesar ketika seorang wanita mengalami kehamilan. Namun beberapa daerah lain seperti bokong, paha dan dada serta lengan biasanya akan ikut mengalami pembengkakan. 

Sering Buang Air Kecil dan Konstipasi

 Saat hamil, janin yang tumbuh di rahim akan menekan kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil pun akan bertambah. Kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering.

Terlambat Menstruasi

Salah satu tanda kehamilan yang paling jelas adalah terlambat datang bulan. Namun tidak semua keterlambatan tersebut diartikan sebagai kehamilan. Anda bisa saja telat haid karena stres, diet atau gangguan hormonal. Selain itu, beberapa wanita juga bisa mengalami pendarahan atau spotting (timbul bercak darah). Segera konsultasikan ke dokter mengenai masalah tersebut.

Perubahan Mood

Wanita hamil memiliki mood yang mudah berubah. Bisa saja di satu waktu Anda merasa sangat bahagia, namun beberapa waktu kemudian Anda jadi marah pada suami hanya krena masalah sepele. Tidak perlu mengkhawatirkan perubahaan mood ini karena normal. Mood berubah karena terjadinya perubahan hormon secara drastis di tubuh Anda. Kalau Anda belakangan merasakan hal tersebut, itu terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan kehadiran hormon baru.

Kram Pada Perut

  Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini, akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul.

Sering Meludah atau Hipersalivasi

  Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi ini biasanya menghilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua.

Naiknya Temperatur Basal Tubuh

 Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu basal tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.

Ngidam atau Menolak Makanan Tertentu

Tanpa alasan yang jelas, mendadak Anda sangat menginginkan makanan tertentu, yang sebelumnya mungkin bukan makanan favorit Anda. Atau sebaliknya, Anda tiba-tiba tak tahan dengan makanan yang selama ini jadi kegemaran Anda. Mengenai masalah ngidam ini, tidak ada teori pasti yang mengatakan bahwa rasa ngidam muncul karna kehamilan. Cenderung mengidam ini lebih tepat dilihat dari sisi psikologis seorang wanita yang memang sangat suka dimanja apalagi mendapatkan perhatian karna kehamilannya. Jika masalah menginginkan makanan untuk dimakan, ketika tidak hamil pun banyak manusia-manusia lainnya yang memiliki hasrat yang mendadak untuk menginginkan makanan tertentu. Hal ini tergantung kepercayaan seseorang.

Gejala Menstruasi

  Anda merasakan gejala menstruasi yang sama seperti yang Anda rasakan setiap bulan. Perut kembung, sakit pinggang, nyeri pada payudara, bahkan nafsu makan yang meningkat. Tapi, kok belum haid juga, ya?

Positif Tes Kehamilan

  Hasil uji test pack menunjukkan tanda positif! Apakah itu artinya Anda benar-benar hamil? Belum tentu! Anda baru akan mendapat jawaban yang akurat setelah pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan USG.

Pemeriksaan USG

 Pemeriksaan USG merupakan pemeriksaan yang paling akurat dan terpercaya untuk memastikan apakah anda memang hamil atau tidak. Jika ternyata setelah melakukan hasil pemeriksaan USG dan anda benar-benar pasti hamil, itu artinya anda sudah mendapatkan hadiah yang terindah yang diberikan Tuhan pada seorang wanita. Untuk selanjutnya, silahkan dijaga kehamilannya dengan sangat baik ya Bunda :)


Demikianlah Gejala dan Tanda-Tanda awal kehamilan yang dapat saya share kan pada para pembaca sekalian, terutama bagi istri-istri muda untuk menambahkan ilmu pengetahuan kita tentang wanita.
Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih untuk kunjungannya.
Sampai ketemu lagi pada artikel selanjutnya ^_^


Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…