Langsung ke konten utama

Ciri-Ciri Kehamilan Trimester Pertama

Selama kehamilan, ada banyak saja perubahan-perubahan yang dapat terjadi dari keadaan normal sebelum hamil.
Kadang-kadang perubahan itu terasa tidak nyaman dan menimbulkan rasa kekhawatiran sendiri pada ibu hamil yang sedang merasakan perubahannya.
Rasa tidak nyaman ini bisa menjadi tanda yang berbahaya untuk kelangsungan pertumbuhan janin pada kehamilan terutama kehamilan muda.
Dalam artikel ini saya akan menjelaskan mengenai ciri-ciri yang dialami ibu yang sedang hamil muda pada kehamilan trimester pertamanya.

Hal ini dimaksudkan agar ibu mengerti bahwa perubahan yang terjadi pada ibu adalah perubahan yang dalam batas normal dan umum dialami ibu hamil muda lainnya.
Nah, kalau ternyata perubahan yang ibu alami berbeda dengan ciri-ciri pada kehamilan trimester pertama, maka ibu dapat dengan segera memeriksakan kehamilan ibu untuk menghindari resiko yang mungkin terjadi.

Beberapa hal yang merupakan ciri- ciri dari kehamilan trimester pertama dan cara menangani keluhan pada trimester pertama ini adalah :

1. Ngidam dan tak suka makanan

Ternyata, hampir 80%wanitahamil mengaku mengidam, sedangkan sekitar 85% wanitahamil mengaku tidak bisa menelan makanan tertentu. 
Jadi, Anda harus menuruti keinginan atau menjauhi makanan yang tidak disukai? 
Jika Anda mengidam makanan yang sehat dan tidak melahap berkantung-kantung keripik kentang atau berliter-liter es krim,ya silakan saja. 
Hanya saja, batasi camilan hingga 75-100 kalori sajian dalam sehari. 
Untuk makanan yang sedang tidak disukai, gantilah dengan makanan lain yang aman bagi perut:
  • Bila Anda tidak bisa minum susu, ganti dengan keju rendah lemak, kejucottage,atau yogurt. Bisa juga, Anda menyelipkan susu dalam saus, sup, havermut, atau pancake.
  • Jika Anda tidak dapat menelan sayuran, kunyahlah buah-buahan yang kaya beta-karoten,seperti mangga, apricot, atau semangka.
  • Kalau Anda tidak bisa makan daging, cobalah kacang-kacangan. Atau, sembunyikan daging sapi atau ayam dalam saus atau sup.
2. Morningsickness

Hampir 85% calon mama mengalami mual dan muntah. 
Dan, ini bisa berlangsung sepanjang hari! Walaupun penyebabnya tidak terlalu jelas, hormonchorionicgonadotropin diyakini sebagai biang keladinya. 
Semakin banyak hormon itu pada tubuh, semakin mual-muallah Anda. 
Kabar baiknya: Menurut beberapa pakar,semakin mual Anda, semakin kecil risiko Anda mengalami keguguran atau kelahiran prematur. Jadi, bagaimana caranya menghadapi morning sickness?
1.     Makan sedikit-sedikit. Makan dalam porsi kecil (tapi sering) bisa meredakan rasa mual dan membuat perut kenyang (mual akan menghebat begitu perut kosong). Daripada memaksakan diri mengonsumsi makanan yang lunak, para pakar lebih menyarankan agar Anda makan apapun yang diinginkan (asal makanan itu menyehatkan!). Bila perut Anda cuma bisa ‘menerima’ roti bakar keju selama beberapa hari, biarkan saja.
2.     Mengonsumsi jahe. Jahe terbukti benar-benar berkhasiat meredakan rasa mual. Jadi, parutlah jahe yang segar dan masukkan dalam teh atau jus. Dengan begitu, Anda bisa mendapat manfaat yang optimal.
3.     Cobavitamin B6. Suplemen vitamin ini bisa membuat perut Anda lebih cepat kosong. Tanyakan pada dokter Anda dosis yang paling pas untuk Anda

3. Sensasi penciuman meningkat

Banyak wanita mengatakan,indra penciumannya semakin kuat selama kehamilan. Salah satu teori menyatakan: Kondisi ini akan membantu Anda menjauhkan diri dari makanan yang mengandung banyak bakteri atau racun alami, yang bisa membahayakan janin selama periode penting dalam pertumbuhannya. Sensasi penciuman yang kuat ini akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia kehamilan.
 
4. Sering buang air kecil

Sekalipun tubuh Anda belum menunjukkan tanda-tanda kehamilan, rahim terus berkembang. Kondisi ini menyebabkan tekanan pada kandung kemih (yang sebenarnya tidak pernah benar-benar kosong). Plus, ginjal Anda terus-menerus bekerja membuang kotoran dari tubuh. Akibatnya, Anda sering sekali buang air kecil. Meski begitu, jangan mengurangi porsi minum Anda, dan jangan menahan buang air kecil (kebiasaan ini bisa menyebabkan infeksi saluran kemih). Untuk mengurangi frekuensi buang air kecil di malam hari, berhenti minum beberapa jam sebelum tidur, jangan minum kafein (kafein bisa merangsang kandung kemih), dan buang air kecil sekali lagi sebelum mematikan lampu.
 
5. Berjerawat

Hormon yang bekerja terus-terusan bisa membuat kulit memproduksi lebih banyak  minyak. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, jerawat akan menghilang. Anda bisa mengendalikan jerawat yang ‘bandel’ dengan cara berikut:
  • Jangan menggosok atau terlalu sering membersihkan kulit. Gunakan pembersih yang lembut agar kulit tidak terlalu kering nantinya.
  • Beralih pada pelembap yang bebas minyak. Tak ada alasan untuk menambah minyak pada kulit yang sudah berminyak!
  • Baca label pada produk pilihan. Asam glycolic oke digunakan.Tapi, hindari produk yang mengandung benzoyl peroxide, asam salicylic, retinol,atau steroid, sebab berpotensi membuat bayi lahir cacat.
6. Sesak napas

Wanita hamil sebenarnya menarik napas lebih dalam, dan ini baik karena menyuplai lebih banyak darah yang mengandung oksigen. Sekalipun Anda cukup udara, jangan kaget bila tiba-tiba Anda sesak napas. Sebagian di antaranya adalah karena bayi lebih banyak mengeluarkan karbondioksida pada Anda.
 
7. Sakit kepala 
Kadar gula darah yang rendah (akibat perubahan metabolisme tubuh), meningkatnya kerja hormon, dan berkurangnya aliran darah ke otak bisa memicu sakit kepala yang hebat pada beberapa calon mama. Bila Anda sakit kepala, gunakan kompres panas atau dingin, pijat pelipis, dan cari udara segar. Jika cara ini gagal, acetaminophencukup aman bagi wanita hamil. Kalau Anda menderita migrain, berkonsultasilah pada dokter.
 
8. Mata kering atau gangguan penglihatan

Dengan meningkatnya sirkulasi darah, tubuh Anda agak membengkak (termasuk mata). Kornea mata akan menebal dan ‘menonjol’, sehingga mengganggu penglihatan. Bagi pemakai contact lens, sebaiknya disimpan dulu dan gantilah dengan kacamata biasa hingga melahirkan. Sekalipun Anda tidak mengalami gangguan penglihatan, mata bisa agak kering akibat berubahnya hormon. Gunakan obat tetes mata untuk membasahi mata dan, bila perlu, kunjungi dokter agar diresepkan kacamata yang digunakan untuk sementara waktu saja.
 
9. Kelelahan

Kelelahan selama 24 jam sehari? Ini paling sering terjadi dalam kehamilan. Beban tubuh semakin beratuntuk menanggung laju pertumbuhan janin: Indung telur memroduksi hormon progesteron (yang efeknya menenangkan) dan volume darah meningkat hingga 50% untuk menyuplai darah ke janin. Penyebab lain kelelahan ini (yang sering tidak disadari!) adalah anemia atau kekurangan sel darah merah. Tambahan zat besi dibutuhkan untuk menghasilkan sel darah merah pada bayi. Bila kandungan zat besi tidak mencukupi, janin akan mengambil apa yang dibutuhkannya dari tubuh Anda. Akibatnya, cadangan zat besi dalam tubuh berkurang. Biasanya,dokter akan menganjurkan tes darah pada kunjungan pertama pemeriksaan kehamilan untuk mengecek simpanan zat besi Anda. Jika cadangan zat besi tidak mencukupi,dokter akan meresepkan suplemen.
Inilah cara lain untuk mengatasi kelelahan:
  • Bergerak terus. Misalnya, jalan kaki atau melakukan peregangan ringan. Anda bisa segar lagi jika melakukannya selama beberapa kali dalam seminggu (20 menit setiap kalinya).
  • Konsumsi vitamin kehamilan. Vitamin akan mengisi kekurangan asupan tubuh, terutama bila selera makan sedang menurun. Karena mengandung zat besi, vitamin ini bisa mengatasi anemia.
  • Tidurlah selagi bisa. Jika Anda bekerja, sisihkan waktu sekitar 15 menit untuk beristirahat (tidur) di meja Anda.

10. Payudara membengkak

Sekalipun ukuran janin masih kecil, payudara sudah bersiap-siap untuk menyusuinya. Perubahan hormon dan membesarnya saluran ASI (sekitar minggu ke enam kehamilan) akan membuat payudara terasa membengkak dan nyeri. Untuk meredakan rasa sakit:
  • Belilah BH yang ukurannya lebih besar dengan pengait ekstra, sehingga mudah diatur-atur sesuai kebutuhan.
  • Kenakan BH ‘tidur’ dari katun lembut bila rasa nyeri membuat sulit tidur. BH ini bisa menopang payudara.
11. Perubahan libido
 
Perubahan hormon dan peredaran darah bisa membuat vagina dan klitoris menjadi lebih lembut dan sensitif. Bagi sebagian wanita, ini berarti meningkatkan libido (orgasme lebih intens atau bisa berkali-kali). Sebagian wanita lagi malah enggan berhubungan seks. Apapun mood Anda, hal itu termasuk normal. Tapi, libatkan suami dalam kondisi ini: Beritahu apa yang Anda rasakan dan  membuat Anda bergairah (atau tidak bergairah), sehingga ia tidak merasa ditolak. Ingat, seks tak sekadar bersenggama saja. Pelukan, sentuhan, dan belaian di punggung adalah cara lain untuk menjaga kemesraan.
 
12. Emosi turun-naik
Hormon, kurang tidur di malam hari, dan gangguan kehamilan lain bisa menjadi penyebab tidak stabilnya emosi. Semua perasaan ini benar-benar wajar! Lebih baik Anda berusaha mengendalikan diri (pasangan pasti berterima kasih!). Caranya? Cukup istirahat dan rajin berolahraga. Juga, cari teman-teman curhat (terutama yang sedanghamil) via telepon, e-mail atau ngobrollangsung.

Pada tiga bulan pertama kehamilan adalah saat-saat yang memang menyenangkan – tapi, mungkin, sedikit mencemaskan. Perubahan pada tubuh akan memunculkan gejala yang bervariasi dan seabrek masalah  emosi. Perubahan ini cukup cepat pada kehamilan trimester pertama dan butuh ketelitian yang sangat akurat dalam melakukan perawatan pada kehamilan trismester pertama. Terutama jika kehamilan trimester pertama ini baru dirasakan oleh ibu yang baru hamil.
Perubahan-perubahan ini mungkin akan sedikit atau banyaknya mengejutkan para ibu yang sudah mengalaminya. Mungkin ada yang mengeluh atau protes dengan keadaan ibu, tapi ingatlah untuk tetap menikmati kehamilan ini. Karna perubahan-perubahan itu merupakan hal yang sangat wajar terjadi pada wanita umumnya. Untuk lebih menenangkan ibu dan untuk semakin memperluas pengetahuan ibu mengenai kehamilan, dipersilahkan bagi ibu untuk berkonsultasi pada dokter atau bidan kepercayaan anda yang mampu menjelaskan seluruh pertanyaan ibu dan mampu mengurangi rasa kecemasan ibu.

Baiklah demikian artikel hari ini dari saya,
Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih untuk kunjungannya ^_^

Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.