Langsung ke konten utama

Cara Menikmati Kehamilan Trimester Pertama

Trimester pertama adalah usia kehamilan yang memasuki minggu pertama hingga minggu ke-12 atau ke-13. Trimester pertama merupakan masa penting pada masa kehamilan. Pada trimester inilah mulai terbentuk cikal bakal organ-organ pada janin yang berlanjut dengan pembentukan cikal bakal seluruh sistem tubuh. Pada trimester pertama ini pula, rangka tubuh janin secara keseluruhan sudah rampung dan lengkap terbentuk. Semua organ tubuh juga mulai bekerja meski belum sempurna. 


Adanya perubahan hormonal pada tubuh ibu juga menyebabkan terjadinya perubahan fisik dan psikis. Akibatnya, kerap ibu hamil pada trimester ini merasakan ketidaknyamanan. Mual, muntah, mudah lelah, dan pusing merupakan keluhan yang sering dirasakan di masa ini. Ibu pun harus menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Untuk itu, penting melakukan siasat agar ibu dapat menikmati kehamilannya.  Berikut di antaranya:
 
1. Cukup istirahat.
Wanita hamil harus mengurangi semua kegiatan yang melelahkan, tapi tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menghindari pekerjaan yang tidak disukainya. Wanita hamil juga harus menghindari posisi duduk, berdiri dalam waktu yang sangat lama. Ibu hamil harus mempertimbangkan pola istirahat dan tidur yang mendukung kesehatan sendiri, maupun kesehatan bayinya. Kebiasaan tidur larut malam dan kegiatan-kegiatan malam hari harus dipertimbangkan dan kalau mungkin dikurangi hingga seminimal mungkin. Tidur malam ± sekitar 8 jam/ istirahat/ tidur siang ± 1 jam.

Wanita hamil dianjurkan untuk merencanakan istirahat yang teratur khususnya seiring kemajuan kehamilannya. Jadwal istirahat dan tidur perlu di perhatikan dengan baik, karena istirahat yang teratur dapat meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani untuk kepentingan perkembangan dan pertumbuhan janin. Tidur pada malam hari selama kurang lebih delapan jam dan istirahat dalam keadaan rileks pada siang hari selama satu jam. Ibu hamil harus menghindari posisi duduk dan berdiri dalam menggunakan kedua ibu jari, dilakukan dua kali sehari selama dua menit. 

Kebanyakan calon ibu merasakan trimester satu lebih melelahkan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Rasa letih ini lantaran peningkatan hormon progesteron yang mempunyai efek depresan pada susunan saraf sehingga menyebabkan kantuk secara alami. Akibatnya, ibu hamil sering mengantuk dan  membutuhkan tidur lebih banyak daripada biasanya. Untuk mengatasi, cobalah mulai mencermati pemakaian waktu sehari-hari. Kurangi aktivitas yang terlalu melelahkan. Sempatkan pula untuk melakukan tidur siang. Jangan terlalu memikirkan berbagai pekerjaan rumah tangga yang tidak tertangani. Saatnya Anda mengomunikasikan pada pasangan bahwa Anda membutuhkan dukungan dan pertolongan terutama ketika tubuh merasa sangat lelah. Yang paling penting, ketika tubuh sudah memberikan tanda-tanda letih, segeralah beristirahat.

2. Buat perencanaan.
Memiliki bayi adalah salah satu peristiwa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Wanita mempertimbangkan kehamilan dianjurkan untuk mulai merencanakan untuk kehamilan dengan dokter mereka lebih awal. Proses perencanaan awal disebut perencanaan kehamilan. Tujuan dari perencanaan kehamilan adalah untuk menciptakan lingkungan yang sehat untuk janin dan mencegah cacat lahir dan masalah kehamilan lainnya yang terkait dengan semaksimal mungkin. Isu yang dibahas selama perencanaan kehamilan mencakup gizi, vitamin, berat badan, olahraga, menghindari obat-obat tertentu dan alkohol, imunisasi, dan konseling genetik. Meskipun banyak wanita akan memiliki kehamilan normal tanpa perencanaan apapun, perencanaan kehamilan meningkatkan kemungkinan kehamilan halus dan bayi yang sehat. Sayangnya, lebih banyak perempuan yang mengantisipasi hamil tidak mencari konsultasi medis sebelum.

Perencanaan kehamilan dapat membantu mencegah paparan ibu untuk obat yang berpotensi berbahaya atau zat selama hari-hari awal kehamilan. Organ bayi mulai berkembang sedini 17 hari setelah pembuahan, dan telur yang telah dibuahi mulai tumbuh bahkan sebelum hari pertama periode terjawab. Beberapa wanita terus mengalami pendarahan ringan yang mungkin keliru untuk periode menstruasi selama beberapa bulan pertama kehamilan dan bahkan mungkin tidak menyadari bahwa mereka hamil. Orang lain mungkin tidak menyadari bahwa mereka hamil sampai mereka mengalami kenaikan berat badan atau pembesaran perut. Pada saat itu, mereka mungkin telah terkena obat atau zat yang berpotensi berbahaya bagi janin.

Selain menghindari obat-obatan dan zat-zat yang berpotensi berbahaya bagi janin, isu-isu kesehatan yang penting dibahas selama pra-kehamilan perencanaan. Kondisi seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, penyakit tiroid, dan penyakit jantung pada ibu dikendalikan untuk mengoptimalkan hasil kehamilan. Status kekebalan perempuan terhadap campak Jerman (rubella) dan varicella (cacar air) juga ditentukan. Perempuan kurang antibodi rubella diimunisasi sebelum hamil (lihat masalah medis bawah). Wanita yang tidak kebal terhadap varicella (cacar air) dapat divaksinasi, tapi harus menunggu 30 hari setelah vaksinasi sebelum hamil. Wanita yang pembawa virus hepatitis B dapat diidentifikasi dengan tes darah, dan bayi mereka dapat dilindungi dari infeksi hepatitis B dengan imunisasi pada saat pengiriman. Perempuan dengan HIV (human immunodeficiency virus) infeksi harus mengambil obat tertentu selama kehamilan untuk mengurangi risiko tidak hanya mereka tetapi mereka janin juga. 

Nah, perencanaan lain untuk ibu yang memiliki tugas sehari- hari melakukan pekerjaan rumah sendirian, carilah orang yang sementara waktu dapat menggantikan melakukan tugas-tugas yang melelahkan, seperti, memasak, berbelanja atau bersih-bersih rumah. Untuk memudahkan buatlah perencanaan tugas harian rumah tangga yang biasa Anda lakukan sehari-hari. Berikan catatan itu kepada orang yang membantu melakukan tugas rumah tangga sehari-hari. Khusus memasak, buatlah daftar makanan untuk beberapa hari. Mintalah bantuan untuk menyiapkan makanan dengan berpedoman pada daftar yang telah dibuatkan. Pilihlah makanan yang praktis. Bila perlu mintalah bantuan pasangan untuk sesekali menyiapkan makam malam bagi keluarga.

3. Cermati makanan yang dikonsumsi.
Trimester pertama adalah masa penting dalam pembentukan organ-organ pada janin. Untuk itu penting mencermati makanan yang dikonsumsi. Utamakan bahan-bahan makanan yang memiliki kandungan bermanfaat untuk perkembangan janin, seperti asam lemak omega-3 dan 6 untuk pembentukan saraf dan jaringan otak. Selain itu, tak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah yang lebih besar di akhir pekan ketika ibu banyak melakukan aktivitas bersama anak yang lebih tua.  Untuk mendapatkan energi tambahan itu, siapkan makanan sepinggan kaya energi, seperti lasagna, kaserol, atau bubur kacang hijau. Untuk gizi lengkap yang dibutuhkan bagi ibu pada kehamilan tirmester pertama ini akan disajikan pada artikel berikutnya. 

4. Cerdik menyiasati mual muntah.
Munculnya mual disebabkan adanya peningkatan hormon estrogen pada awal kehamilan. Peningkatan hormon ini membuat kadar asam lambung meningkat, hingga muncullah keluhan rasa mual. Keluhan ini paling parah biasanya muncul di pagi hari saat perut ibu dalam keadaan kosong dan terjadi peningkatan asam lambung. Namun, rasa mual bisa saja muncul pada siang, sore, atau malam hari, bergantung pada kondisi ibu yang satu sama lain tentu berbeda-beda. Perubahan metabolisme tubuh di awal kehamilan menyebabkan proses pengosongan lambung berlangsung lebih lambat, sehingga menyebabkan perut terasa penuh dan memunculkan rasa mual.

Untuk mengurangi ketidaknyamanan itu, setiap ibu dapat melakukan siasat berdasarkan kebiasaan masing-masing. Ibu yang suka biskuit sebaiknya selalu punya persediaan sekotak biskuit di rumah atau di dalam tas ketika sedang bepergian. Untuk mengurangi mual pagi hari, makanlah biskut kraker sesaat setelah bangun sebelum turun dari tempat tidur. Pilihan lain tentu saja boleh disesuaikan dengan selera, misalnya minum air jahe yang dapat mengurangi rasa mual, makan roti tangkup keju panggang, minum air jeruk, atau makanan ringan lain yang disukai. 

Kalau ibu lebih suka camilan buah, hati-hati dengan buah yang rasanya asam dan bumbu rujak yang pedas karena justru dapat merangsang  peningkatan asam lambung.  Buah  asam seperti mangga muda memang enak dimakan dengan bumbu rujak yang pedas ketika perut terasa mual atau penuh.  Sedapat mungkin, buah asam dan bumbu pedas  tidak dikonsumsi saat perut kosong untuk mencegah peningkatan asam lambung.

5. Mencermati sumber informasi pengetahuan tentang kehamilan.
Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menambah pengetahuan tentang kehamilan. Namun, jangan mudah meyakini informasi yang diperoleh. Bila perlu, cobalah mengonfirmasikan informasi yang membingungkan kepada ahli atau dokter, sehingga tidak terjadi kesalahan. Untuk lebih menikmatinya, cara lain dapat mencari sumber informasi pengetahuan tentang kehamilan melalui buku-buku panduan kehamilan yang bisa ibu beli di toko-toko buku. Selain itu ibu bisa mencarinya dari berbagai sumber lain seperti internet ataupun dari tv, radio dan lain sebagainya. Hal ini penting untuk ibu, tujuannya agar ibu lebih peka terhadap perubahan-perubahan dan kejadian- kejadian yang terjadi pada kehamilan ibu. Ini merupakan bentuk pengetahuan dini bagi ibu dalam mengatasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya masalah atau gangguan kehamilan. Ibu yang cerdas dan ibu yang selalu mencari informasi mengenai kehamilan akan lebih mudah peka dan respon jika terjadi gangguan kehamilan.

6. Bersantailah.
Memang tidak mudah menyesuaikan perubahan fisik yang terjadi selama kehamilan. Akibatnya, kondisi emosi pun kerap naik turun. Untuk itu, luangkan waktu sebanyak mungkin untuk bersantai. Lakukan hal-hal sederhana yang menyenangkan. Misalnya, menonton film komedi atau sekadar mendengarkan alunan musik sambil bersantai. Ketegangan dan stres yang dialami oleh ibu yang sedang hamil dapat memengaruhi tumbuh kembang janin. Jika memungkinkan fisik ibu, ibu juga bisa tetap melakukan kegiatan menyenangkan yang biasa ibu lakukan. Namun tetap perhatikan apakah kegiatan itu membutuhkan tenaga yang berat dan apakah kegiatan itu merupakan kegiatan yang memberikan tekanan banyak pada daerah rahim. Jika ia, maka ibu harus cermat mencari kegiatan menyenangkan lainnya yang lebih ringan untuk dilakukan saat bersantai selama kehamilan. Ingat untuk selalu menikmati kehamilan ibu ya ^_^

7. Berolahraga.
Lakukan olahraga ringan seperti biasa.  Ada baiknya, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter atau bidan ibu untuk memilih olahraga apa yang paling tepat untuk ibu. Kebanyakan calon ibu pada trimester pertama melakukan program jalan sehat. Olahraga ini bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi oksigen pada tubuh, sehingga dapat membantu mengendalikan emosi atau mood yang kadang-kadang naik turun. Selain juga bermanfaat untuk mengendalikan berat badan. Berenang dan berlari santai juga dapat dijadikan hobby yang menyenangkan selama kehamilan. Apapun olahraga itu pada dasarnya dapat dilakukan semuanya, tetapi kembali lagi pada kekuatan ibu untuk melakukannya tentunya atas hasil konsultasi dari dokter atau bidan ibu. Karna ada beberapa olahraga yang justru tidak baik dilakukan selama kehamilan karna beresiko mengakibatkan terjadinya keguguran atau masalah-masalah lain pada kehamilan.

8.  Mencari dokter kandungan dan bidan yang cocok.
Mulailah mempersiapkan tenaga kesehatan yang akan setia mendampingi kehamilan ibu. Ibu harus mulai cermat mencari bidan yang cocok untuk ibu. Tidak hanya bidan, ibu juga harus mencari dokter yang cocok untuk ibu. Penting bagi ibu untuk mencari dokter kandungan dan bidan yang dapat melakukan konsultasi dengan baik (menjawab pertanyaan dan rasa ingin tahu pasien hingga tuntas). Jika ibu merasa kurang cocok dengan dokter dan bidan selama ini, tidak ada larangan untuk berganti dokter dan bidan lain kapan saja. Namun sebaiknya pilihan sudah ditentukan di trimester pertama agar dokter dan bidan dapat mengikuti perkembangan kehamilan ibu dengan baik dari awal sampai akhir.

Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…