Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Kesulitan Tidur Di Malam Hari Pada Ibu Hamil


Salah satu masalah yang kerap dialami ibu hamil yakni sulit memejamkan mata saat malam hari. Misalnya karena merasa mulas, pinggul linu, ingin buang air kecil di tengah malam, atau terganjal kondisi perut yang besar. 

Menurut Dr Leigh Signal, co-assosiate director dan peneliti senior di Massey University's sleep/wake research center melakukan studi di Selandia Baru. Ia mengatakan hal terjelas yang bisa dilakukan wanita agar bisa mendapat tidur dengan kualitas baik selama kehamilan yakni melalui prinsip 3P yaitu planning, prioritising, and preparing.

"Solusi paling jelas adalah membuat tidur menjadi prioritas meskipun itu tidak selalu mudah. Tapi ini menjadi bagian penting untuk merawat diri sendiri dan bayi Anda kelak," kata Leigh.
Namun, Leigh mengingatkan jika Anda seringkali mendengkur dengan keras atau sering mengalami henti napas, maka akan lebih baik lagi jika Anda berkonsultasi dengan dokter atau bidan. Leigh pun membagi tips yang bisa dilakukan ibu hamil agar lebih mudah memejamkan mata :

1. Jangan khawatir tentang insomnia

Jika Anda tidak bisa tidur, jangan berbaring di tempat tidur dan memaksa mata Anda terpejam. Bangunlah dari tempat tidur dan lakukan beberapa kegiatan misalnya membaca, merajut, menulis d jurnal, merenda baju bayi, atau mandi air hangat. Aktivitas yang menenangkan dan lambat laun 'membosankan' bisa membuat Anda lebih mudah terlelap. Hindari membaca dari tablet atau handphone serta mengecek media sosial, email, atau berita di malam hari.

2. Perhatikan posisi tidur

Hindari tidur dengan posisi berbaring telentang. Jika bisa, cobalah tidur dengan menghadap ke samping. Selain itu gunakan juga bantal di antara lutut dan di bawah perut sebagai penopang tubuh Anda. Juga gunakan ganjalan bantal di bagian punggung untuk membuat Anda nyaman.

3. Olahraga

Setidaknya lakukanlah olahraga selama 30 menit setiap hari. Tak harus olahraga berat, Anda bisa mencoba yoga, jalan kaki, atau pilates. Olahraga dan relaksasi setiap hari bisa mempermudah tidur Anda di malam hari.

4. Minum cukup air dan perhatikan menu harian

Minumlah banyak air di siang hari tapi kurangi jumlahnya saat hari beranjak malam. Hal ini perlu dilakukan agar Anda tak mudah terbangun di malam hari akibat ingin buang air kecil. Untuk menu sehari-hari, hindari gorengan serta makanan asam dan pedas. Selain itu, makanlah dalam porsi kecil tapi sering. 

5. Rencanakan tidur dengan baik

Batasi apa yang Anda lakukan di malam hari. Pergi ke tempat tidur lebih awal dari waktu biasanya memang sulit,tapi itu lebih baik daripada Anda tidur melebihi waktu biasanya.

6. Tidur siang

Jika Anda merasa ngantuk di siang hari dan merasa bisa tidur, maka lakukanlah. Tapi jangan lakukan jika itu sekiranya bisa membuat Anda justru sulit tertidur di malam hari.


Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.