Langsung ke konten utama

Asupan Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Hai para ibu yang saat ini sedang hamil muda, senang sekali rasanya saya bisa kembali membuat artikel yang membantu ibu mendapatkan informasi mengenai kebutuhan ibu saat ini.
Nah, sebelumnya saya sudah menposting sebuah artikel mengenai Gizi Untuk Kehamilan Trimester Pertama dan disitu saya juga mengatakan bahwa ada asupan yang tidak dianjurkan bahkan harus dihindari oleh ibu yang sedang hamil terutama bagi ibu yang sedang hamil muda. Karna dalam kehamilan muda adalah masa terbentuknya kesempurnaan janin agar bertumbuh dengan baik dan sempurna.

Sejak pertama kali konsultasi kehamilan, Ibu pasti mendapatkan informasi mengenai asuhan pada kehamilan trimester pertama. Didalam asuhan itu tentunya ada dijelaskan oleh Bidan atau Dokter ibu mengenai makanan bernutrisi yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu. Tujuannya tentu untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Ibu akan tahu bahwa kalsium adalah kandungan penting untuk tulang bayi, dan juga tulang Anda serta asam folat yang berguna untuk mencegah kelainan.

Namun bagaimana dengan makanan yang harus dihindari? Saran-saran yang diberikan terkesan berubah-ubah dari tahun ke tahun, dan hal-hal yang lima tahun lalu dianggap aman, bisa jadi sekarang malah tidak dianjurkan. Berikut ini adalah beberapa makanan yang harus dihindari saat sedang hamil.

KAFEIN
Mengonsumsi kafein dalam dosis tinggi setiap hari selama masa kehamilan–entah itu kopi, teh, minuman bersoda atau berenergi–sejak dulu diasosiasikan dengan peningkatan risiko keguguran. Sebuah studi dari Kaiser Permanente Division of Research pada tahun 2008 membenarkan fakta itu. Studi tersebut menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 200 miligram atau lebih kafein setiap hari (setara dengan dua gelas kopi atau lebih, atau lima kaleng soda yang mengandung kafein) memiliki risiko mengalami keguguran dua kali lipat lebih tinggi dari mereka yang tidak meminumnya. “Adalah ide yang baik untuk mengonsumsi minuman non-kafein, terutama pada trimester pertama, karena ini adalah masa paling berisiko untuk mengalami keguguran,” ujar Bridget Swinney, RD, penulis Eating Expectantly. Dan ketika nanti saya hamil, saya harus berpikir keras untuk mengikuti saran ini atau tidak. Bahkan ketika tidak hamil, bukan main gelisahnya hidup ini jika tidak meneguk secangkir kopi dipagi hari dan dimalam hari -________________-
KEJU LEMBUT
Sebaiknya hindari jenis keju seperti Brie, Camembert, goat dan feta (keduanya dari susu kambing), queso blancoblue (bintik-bintik biru), atau jenis yang berserat. Mengapa? Jenis tersebut mungkin tidak mengalami proses pasteurisasi dan terkontaminasi Listeria–bakteri yang bisa memicu keracunan makanan. “Jenis keju-keju lembut itu berisiko tinggi karena tidak diawetkan, seperticheddar atau Parmesan, dimana bakteri mati dengan natural,” kata Hope Ricciotti, MD, profesor ginekologi dari Harvard Medical School dan penulis I’M Pregnant! Now What Do I Eat? Dan, karena wanita hamil memiliki daya tahan tubuh rendah, maka mereka rentan terserang penyakit yang disebabkan makanan–jika ini terjadi pada trimester pertama kehamilan, bisa mengakibatkan keguguran atau bayi lahir prematur.
DAGING 

Berniat membeli daging dingin? Hati-hati! Jika pengolahan dan penyimpanannya tidak ditangani dengan benar ketika di pabrik atau di kios daging, kemungkinan daging akan tercemar Listeria. Untuk berjaga-jaga, masak daging yang dibeli dengan suhu tinggi hingga matang untuk mematikan bakteri. Daging bisa saja terkontaminasi toksoplasma, yaitu parasit yang bisa menyebabkan infeksi, kematian bayi, dan masalah kesehatan serius.
IKAN
Ibu tentu sudah tahu bahwa kandungan merkuri yang banyak terdapat dalam ikan, berbahaya bagi bayi. Merkuri adalah neurotoksin yang bisa menyebabkan kegagalan perkembangan otak fatal pada bayi. Ketika merkuri dari polusi masuk ke dalam air, maka akan langsung diserap rantai makanan. Mulai dari tanaman, ikan kecil, hingga ikan besar. Ikan dengan kandungan merkuri tinggi yang termasuk dalam daftar dilarang dikonsumsi: ikan hiu, tilefish, king mackerel, ikan cucut, dan tunaalbacore. Tapi, tidak semua tuna berpengaruh buruk. Jika Anda pencinta sandwich tuna, pilih tuna kalengan dengan tingkat kandungan merkuri rendah. Tentunya, batasi konsumsi satu sampai dua kali seminggu (tidak lebih dari 12 ons). Kesalahan yang sering dilakukan sebagian wanita hamil adalah berhenti total mengonsumsi ikan. Padahal, tidak semua ikan mengandung merkuri–salmon, misalnya, tidak mengandung merkuri, justru merupakan sumber asam lemak omega 3 yang sangat dibutuhkan selama kehamilan. Apapun jenis ikan yang dikonsumsi, hindari ikan mentah dan setengah matang.
TELUR
Tidak ada yang mengatakan untuk menghindari telur yang memiliki sumber protein tinggi berkualitas dan kandungan nutrisi penting seperti choline. Tapi telur juga berisiko terkontaminasi bakteri Salmonella–bakteri berbahaya bagi wanita hamil. Jadi, pastikan untuk mendapatkan telur yang aman. Beli telur yang disimpan dalam lemari pendingin, dan jangan mengambil telur yang retak atau berkulit kotor. Hindari memakan telur setengah matang, saus salad yang mengandung telur mentah,eggnog yang tidak dipasteurisasi, es krim buatan non pabrik, serta jangan mencicipi kue yang belum matang.
ALKOHOL
Pembahasan tentang alkohol tampaknya sudah jelas. Di tahun 2005, US Surgeon General mengeluarkan pernyataan yang mendorong semua wanita dan tentunya wanita hamil, untuk menghindari konsumsi alkohol. Centers for Disease Control and Prevention juga menyatakan tidak ada tingkat aman untuk konsumsi alkohol semasa kehamilan. Ingat: Jika Anda mengonsumsi alkohol, bayi Anda juga, karena alkohol akan langsung diterima plasenta. Wanita yang sering mengonsumsi minuman beralkohol menempatkan bayinya pada risiko tinggi menderita alcoholspectrum disorder yang dapat mengakibatkan berbagai efek. Mulai dari kesulitan belajar ringan hingga berat, kelainan fisik, serta kelainan sistem saraf pusat. Sebuah studi di Indiana University di Bloomington pada tahun 2007 menemukan bahwa anak-anak dari ibu yang mengonsumsi alkohol selama kehamilan, akan memiliki masalah perilaku di masa kanak-kanak.


Jangan mengeluh jika ternyata yang dilarang adalah salah satu dari makanan kesukaan ibu.
Tidak ada salahnya jika ibu mengorbankan kesenangan itu demi kesehatan ibu terutama janin ibu.
Untuk Telur, Ikan, Daging, Keju ... Ibu tidak harus menghindarinya untuk dikonsumsi, hanya saja ibu disarankan untuk berhati-hati dan belajarlah mengikuti prosedur yang dianjurkan dalam pengkonsumsian untuk ibu yang sedang hamil.
Jika untuk Alkohol, pada dasarnya minuman ini memang harus dihindari karna sangat berbahaya dan tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tidak dianjurkan. Jangnakan untuk ibu hamil, untuk wanita dan pria umum lainnya juga dilarang untuk mengkonsumsi alkohol secara berlebihan.
Jika untuk kopi tetap dipersilahkan bagi ibu yang memang pecinta kopi, hanya saja ingat untuk mengikuti prosedur yang dianjurkan bagi ibu hamil.
Memang akan jauh lebih aman jika ibu tidak mengkonsumsi kafein selama kehamilan.
Harus banyak berpuasa dari hal-hal yang menjadi kebiasaan ya ibu, itu semua demi kebaikan pertumbuhan dan perkembangan sibuah hati.
Tidak lama kok ibu, hanya 9 bulan saja ^_^


Bagaimana ibu ?? Apakah informasi ini bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan untuk ibu saat ini?
Semoga saja bermanfaat ^_^
Nah, itulah asupan yang dilarang untuk ibu hamil bagi ibu agar ibu dan janin tetap dalam keadaan sehat dan pertumbuhan janin juga semakin baik.
Demikianlah artikel saya kali ini dan terimakasih sudah mengunjungi blog saya.
Sampai ketemu kembali pada artikel berikutnya. 

Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…