Langsung ke konten utama

Pengantar Dalam Kebidanan

Happy Morning Everybody ...

Senang sekali rasanya hari ke hari semangat saya semakin membeludak untuk menulis artikel demi artikel untuk disajikan bagi para pembaca saya.
Semoga semangat kamu dan semangat saya sama-sama membeludak ya ^_^

Baiklah, mungkin beberapa hari belakangan ini saya akan konsentrasi membahas mengenai dunia kebidanan dalam artikel saya.

Ada rasa kerinduan saya yang mendalam mengenai materi- materi perkuliahan saya dulu ketika duduk dibangku kebidanan.
Pada dasarnya saya adalah orang kesehatan dan orang kebidanan malahan, tapi sedikit memalukan juga karna artikel-artikel saya mengenai dunia kesehatan tidak terlalu banyak terutama mengenai artikel-artikel dalam dunia kebidanan.
Ini jadi pelajaran juga bagi saya untuk tidak pelit membagikan ilmu yang sudah saya dapat kepada yang membutuhkan.

Pada praktiknya sehari- hari saya sebenarnya tidak pernah meninggalkan teori-teori dan pengalaman itu.
Karna ada saja orang disekitar saya yang suka mengorek-ngorek dan bertanya- tanya pada saya seputar dunia kebidanan dan dunia kesehatan.
Karna terlalu bersemangatnya bertanya, terkadang jadi kelupaan dengan batas profesi saya.
Maksudnya adalah muncul pertanyaan-pertanyaan diluar dari dunia kebidanan, seperti :

"Penyakit Diabetes itu gimana ya?
"Penyebab munculnya penyakit maag karna apa ya?
"Kenapa perokok beresiko terkena penyakit jantung ya?

Kalau sejenis pertanyaan seperti itu sih nggak apa loh ditanyakan kepada orang kesehatan atau orang kebidanan,
Karna hal itu terkadang dibahas juga dalam materi perkuliahan kebidanan walaupun tidak mendalam.
Selain itu bisa juga ditanya mengenai beberapa penyakit lainnya.
Tapi jawaban yang akan didapat adalah jawaban yang sederhana dan tidak dijelaskan secara mendetail.
Karna apa? karna bidan bukanlah seorang dokter spesialis.
Karna beberapa orang menganggap semua orang kesehatan sudah pasti paham dengan segala penyakit.
Terkadang pertanyaan yang ngeselin itu seperti ini nih :

"Kak, tolonglah minta resep obat untuk penyakit jantung. Kalau kami berobat bisa mahal kali loh!
"Bintang, tolonglah obatin maag aku ni, udah makin parah aja maagku sekarang

Dan jujur aja, pertanyaan yang nggak pernah terlupakan selama hidupku adalah :

"Makanya nak, tolonglah sterilkan ibu supaya nggak hamil lagi. Nanti kalau kerumah sakit pasti bayarnya mahal kan?

Ya ampun ........
Itu kejadiannya waktu saya masih kuliah dikebidanan loh.
Jadi waktu itu sedang masa praktek kerja lapangan di suatu desa yang terletak dipinggiran sungai.
Mungkin bagi mereka, bidan atau perawat itu adalah penyelamat yang luar biasa untuk dunia modern karna di desa itu masih banyak dukun beranak.
Herannya ibu itu sanggup menyuruh saya untuk mensterilkan peranakannya atau dalam dunia medis kami menyebutnya Tubektomi.
Itu bukanlah tindakan yang sembarangan dilakukan dan bidan tidak memiliki wewenang untuk melakukan pembedahan karna itu hanya dapat dilakukan oleh dokter spesialis obgin.

Nah,
Karna itu saya menjadi tertarik memperkenalkan dunia kebidanan kepada para pembaca supaya para pembaca bisa mengerti dunia keprofesian bidan.
Mungkin dalam blog lain ada yang sudah menjelaskannya dan kalau di searching di google akan banyak penyajiannya mengenai kebidanan ini.
Tapi tidak ada salahnya jika saya juga ikut meramaikan dan barangkali saya memiliki beberapa referensi yang berbeda dengan yang lainnya.
Lagipula tidak salah jika saya mengembangkan kemampuan yang saya punya dan pemahaman yang saya punya untuk dibagikan kepada para pembaca lainnya.

Barangkali pula dengan pengenalan saya mengenai dunia kebidanan ini akan menarik minat para wanita- wanita lainnya untuk menjadi seorang bidan atau ingin mengambil kuliah kebidanan.
Lalu kalau semua wanita mengambil kuliah kebidanan, fakultas-fakultas lain isinya pria semua dong?
Hahahaa ... sudah mengutuk-ngutuk saya nih beberapa pria yang membaca ini ^_^
Tapi tidak semua yang kuliah kebidanan pada akhirnya menjadi seorang bidan loh.
Beberapa diantaranya tidak menggunakan gelar tersebut untuk mencari pekerjaan melainkan menggunakan teori kebidanan tersebut untuk diterapkan dalam rumah tangganya.
Nisa jadi gaji suami sudah lebih dari cukup atau bahkan cukup untuk membiayai keluarga sehingga mungkin suami meminta istri untuk mengabdikan pendidikannya dan diterapkan dalam keluarga saja.
Wajar saja, karna ada beberapa pria yang memang tidak menginginkan istrinya untuk ikut mencari nafkah.
Lumayankan, pelajaran mengenai kesehatan dapat digunakan untuk dijadikan modal istri dan ibu yang pintar menjaga kesehatan dalam rumah tangga.
Berfungsi juga bukan ?? Karna kesehatan itu dimulai dari keluarga kita sendiri.

Baiklah, Hal-hal yang paling umum akan saya bahas dalam blog ini adalah mengenai :
" Tugas-Tugas Umum Kebidanan "
" Kehamilan "
" Persalinan "
" Nifas "
" Keluarga Berencana "
" Menopause "
Dan mungkin akan ada hal-hal tambahan lainnya, tapi ini adalah judul-judul besarnya terlebih dahulu dan akan butuh waktu beberapa hari untuk menyajikan ini semua karna saya baru mau memulainya dari hari ini.
Dalam penyajiannya saya menggunakan panduan buku dengan referensi yang bervariasi.
Mungkin ada kalanya akan menggunakan teori dari google untuk kelengkapan materi ini.
Sekian pengantar dari saya dan terimakasih untuk kunjungannya ^_^



Postingan populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB V Kesimpulan Dan Saran - Karya Tulis Ilmiah

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1Kesimpulan Dari hasil penelitian hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang Keperawanan di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru, dapat disimpulkan : 5.1.1Dari 86 responden sebagian besar remaja pria mempunyai pengetahuan rendah, yaitu sebanyak 44 orang (51,2%).