Langsung ke konten utama

Natal Mudika - ^Mc Dadakan^

Pertama- tama mohon dimaafkan untuk keterlambatan nge-post nya ^_^
Jangan ditanya lagi karna sudah pasti alasannya faktor libur.
Sebenarnya bukan alasan, tapi lebih baik mengatakan itu menjadi alasan daripada tidak ada alasan sama sekali, hehehe ...

Sedikit share nih tentang pengalaman Nge-Mc ...
Kayaknya nggak sedikit deh, karna bagi pengunjung setiaku pasti mengerti bagaimana panjangnya postinganku.
Tapi walaupun postingan selalu panjang, please jangan pernah ada kata- kata bosan untuk membacanya.
Lagian yang buat panjang bukan kalimatnya melainkan foto-fotonya.
 Baiklah tidak perlu diperdebatkan karna tetap saja kebiasaan itu tidak akan berubah.

Kembali membahas masalah Nge-MC ...
Memang bukan pengalaman pertama menjadi MC, hanya saja nggak harus begini- begini juga caranyakan?
Namanya sebuah acara, sebuah tugas atau apapun itu membutuhkan pelatihan yang matang agar hasilnya sempurna.
Sayangnya tidak berlaku untuk kali ini.
Acaranya diadakan besok, susunan acara dan latihannya sehari sebelum acara-_-
Astagaaa, apakah namaku sebagai pembaca acara sudah mencapai tahap profesionalisme yang menjulang tinggi?
 Apakah sudah tidak diragukan lagi hasilnya walaupun tanpa latihan yang sempurna?
Hahaha, itu tidak benar ... Hanya sebuah candaan saja karna aku tidak pernah membawa suatu acara lebih dari 5 kali.

MC ..... ??
Jauh lebih baik kalau aku sebutkan dulu kepanjangan MC sebelum para pembaca berpikir kalau aku tidak mengerti apa yang aku katakan.
Harus sedikit waspada, apalagi kalau pembacaku ini adalah tipe orang yang hobby berkomentar, hahaha.
MC (Master of Ceremony) atau dalam bahasa indonesianya adalah seorang pembaca acara.

 Kalau membahas masalah pembaca acara,
Aku sangat memfavoritekan kedua makhluk hidup ini yaitu Tante Sarah Sechan dan Oom Choky Sitohang.
Benar- benar terlatih sekali menjadi seorang pembaca acara yang handal.
Sarah Sechan pertama sekali mencuri hatiku saat dia tampil di media televisi menjadi VJ MTV sedangkan Choky Sitohang mulai menarik dimataku semenjak aku memperhatikannya membawa acara Happy Song, Take Me Out Indonesia, Take Him Out Indonesia walaupun sebelumnya aku sering melihatnya sebagai pembawa acara olahraga dan musik.
Menurut pribadiku, mereka adalah dua insan manusia yang tidak pernah membuatku merasa jenuh ketika mereka membawa acara.
Sama sekali tidak membosankan dan daya tarik mereka dalam berbicara membuat siapapun yang melihat menjadi kagum.
Itu menurutku, entahlah dengan anda @_@


 Baiklah, sudah selesai berbasa- basinya ...
Aku akan mulai bercerita mengenai pengalamanku menjadi MC Dadakan ini.
Tapi sebelumnya aku benar- benar minta maaf karna tidak bisa menampilkan dokumentasi saat menjadi MC.
Alasannya ada 2 : 
Pertama, harus aku akui kalau aku benar- benar kesal karna sampai saat ini tidak ada yang mentransfer ke aku semua dokumentasi saat acara itu. Tidak ada foto apapun dari orang lain selain foto yang aku ambil sendiri dengan menggunakan mobileku dan sialnya foto- foto yang aku ambil itu foto- foto orang yang mengisi acara.
Kedua, aku tidak tau apakah wajahku ada terpampang di salah satu dari sekian banyak dokumentasi mereka? kalau memang tidak ada, wajar saja sampai sekarang dokumentasi itu tidak aku terima. Itu hanya dugaan saja dan semoga meleset. Karna kalau sampai itu benar- benar terjadi, sungguh keterlaluan !! Harus diingat kalau peranku sangat penting dalam acara itu ...
Hey, jangan takut !! Aku tidak marah, itu hanya ekspresi kecil dari naluri keartisanku yang tidak pernah bisa tersalurkan. hahahaha ....
Sedikit jawaban untuk pertanyaan yang memang belum tentu kalian tanyakan,
Kalau gambar- gambar dibawah kebanyakan terlihat dari sisi kanan, jangan terlalu dipikirkan karna aku cuma mendapat kesempatan mengambil dari sisi kanan.
Yahh, berhubung aku pembawa acara dan posisi yang disediakan untukku berada tepat dipojokan sebelah kanan ^^

 Acara berlangsung tepat disaat aku berliburan natal dikampung halamanku Air Molek.
Kebetulan waktu itu ada acara Natal Mudika (Muda-Mudi Katolik) dimana acara itu dibawakan oleh anak muda- mudi katolik.
Nice, aku bukan salah satu anggota dari mereka tetapi aku diberikan kepercayaan untuk membawakan acara mereka.
Acara natal ini bukan untuk yang pertama kalinya ditampilkan melainkan sudah yang kedua kalinya.
Pada penampilannya yang pertama, statusku hanya menjadi seorang tamu dan yang membawa acara waktu itu adalah teman smp bersama seorang frater.

Ternyata dengar kabar- kabar, acara natal muda-mudi itu akan ditampilkan ulang untuk kedua kalinya.
Baiklah, aku mendapatkan kesempatan untuk mengambil peran didalamnya.
Tidak ada salahnya, sekalian untuk menambah pengalaman dan membuat liburanku menjadi lebih berkesan.

Kalau menjadi pembaca acaranya, itu sudah diberitahukan semenjak seminggu sebelum acara.
Tapi untuk mendapatkan tata susunan acara, aku mendapatkannya sehari sebelum acara.
Disitulah latihan pertamaku sekaligus latihan terakhirku.
Baiklah tidak masalah.
Palingan kalau aku terkaget dan panik, aku akan turun dari panggung dan memberikan mik itu pada ketua panitia acara itu.

Singkat cerita, pada bulan januari dan entah tanggal berapa, pukul 8 malam ...
Acara dimulai.
Oh ya, alangkah lebih baik aku juga menceritakan pengalaman sama yang terjadi pada partnerku sebelum dia menghajarku karna tidak mengikutsertakan dia dalam cerita ini.
Namanya Christina Rona Winda ...
Dia adalah partner yang aku pilih secara mendadak 10 jam sebelum acara.
Jangan kaget karna dia pun hampir menyerah sebelum mencoba, hahaha ...
Mau tidak mau, dia harus mau karna aku sungguh- sungguh memaksanya daripada aku harus tampil sendirian didepan secara kaku dan sudah pasti hasilnya tidak akan menarik.

Tamu sudah berdatangan dan memenuhi semua bangku.
Baiklah, ini pertanda acara sudah bisa aku mulai.

Awalnya memang sedikit menegangkan, tapi sebisa mungkin aku berusaha menyembunyikan itu sebelum ada yang menyadari rasa ketakutanku ini.
Perlahan dan perlahan, tidak butuh waktu yang lama dan hanya selang beberapa menit sedari acara awal .....
Aku sudah bisa mengatur nafasku dengan baik dan aku sungguh menikmati posisiku sebagai pembawa acara.
LEGA .......... !!!!!

Dimulai dari acara pembukaan yang bisa dibawa dalam suasana santai.
 Kalau aku tidak salah ingat, beberapa cara dipembukaan adalah : Salam dan kata sambutan singkat dari MC, doa pembukaan, tarian salam sapa yang dibawakan oleh penari latar, sepatah kata singkat dari 2 orang kemudian tarian lagi oleh penari latar dan akhirnya aku cuma ingat itu saja.

Mereka ber-5 adalah penari latar yang aku maksudkan, sedangkan foto yang diatas adalah para manusia- manusia dengan suara emas.
Rasanya panggung itu adalah milik pembawa acara, para penyanyi- penyanyi koor dan mereka ber-5 karna terlalu sering muncul di panggung dan memiliki peranan yang paling banyak.
Yah bisa dibilang jantung dari acara ini, hehehe ^^
Guys, diantara wanita- wanita cantik yang mengenakan rok merah itu ada adikku kesayangku yang berada dibelakang sebelah pinggir kanan.
Badannya emang agak besaran, padahal masih kelas 3 smp.
Sedangkan diantara keramaian manusia- manusia yang bersuara emas itu ada adikku yang paling manis diantara kami semua. Sayangnya tidak kelihatan karna dia berada dibarisan kedua khusus untuk barisan suara 2.


Kemudian berlanjut kepada acara inti dan aku harus benar- benar menggunakan prosedur yang paling tepat untuk membawa acara dalam suasana formal.
 
Acara inti yang terletak dalam daftar tengah diawali dengan tarian para malaikat.
Kemudian disambut kedatangan seorang wanita yang berperan menjadi "BundaMaria" mengikutsertakan dirinya menari bersama para malaikat.

Berlanjut pada berhentinya tarian karna muncul seseorang yang mengambil peran "Malaikat Gabriel" yang sedang memberikan kabar gembira pada "Bunda Maria" bahwa Dia akan segera mengandung Putra Allah yang akan dinamai "Jesus"

Setelah menyampaikan kabar gembira tersebut, maka menarilah para malaikat- malaikat surga, "Bunda Maria" dan "Malaikat Gabriel" kemudian ditambah dengan kemunculan seseorang yang mengambil peran menjadi "Yosef" yang akan menjadi suami bagi "Bunda Maria"

Singkat cerita, "Maria" dan "Yosef" berkeliling- keliling kota untuk mencari penginapan bagi mereka karna "Maria" akan segera melahirkan setelah hamil selama 9 bulan. Sayangnya tidak ada satupun penginapan yang menerima mereka dikarenakan setiap penginapan yang mereka kunjungi terisi penuh.

 Yang tersisa hanyalah sebuah kandang domba dari seorang peternak dan dengan petunjuk "Malaikat Gabriel" mereka pun memutuskan untuk menggunakan kandang domba untuk "Maria" melahirkan "Jesus"

Lanjut cerita, muncullah dua orang para gembala yang sedang menggembalakan domba- dombanya.
Para domba terlihat menari dengan riangnya sedangkan para gembala saling bercerita sambil menjaga domba- dombanya.
Tarian para domba- domba ini mendapatkan sambutan yang meriah dari para penonton dikarenakan gerak tariannya yang lucu dipadukan dengan kostum mereka yang unik, apalagi yang menarikannya itu adalah anak-anak kecil yang lucu.
Aku saja sampai geram melihat ekspresi wajah dan gerak- gerik mereka yang imut- imut.

Selesai menari- menari bahagia, para domba kelelahan dan akhirnya tertidur pulas ditemani oleh para gembala yang masih tetap asyik bercerita.

Tiba- tiba kedatangan "Malaikat Gabriel" membangunkan para domba dan membuat mereka semua terkaget ketakutan.
Mereka berlutut menghadap "Malaikat Gabriel" dan mendengarkan kabar bahagia yang disampaikan "Malaikat Gabriel" bahwa telah lahir sang juru slamat disebuah kandang domba.
"Malaikat Gabriel" memerintahkan mereka untuk melihat dan berjaga dikandang itu.
Para Gembala dan domba- domba sangat bersukacita mendengar kabar gembira itu dan mereka segera bergerak menuju kandang domba yang diberitakan oleh "Malaikat Gabriel"

 Tidak hanya para gembala dan para domba, 
Tiga orang-orang majus dari timur (Orang bijak juga Raja- raja dari timur) bersama pengikut- pengikutnya datang ke Yerusalem untuk menyembah "Jesus".
Mereka datang dengan mengikuti sebuah petunjuk bintang bersinar paling terang yang datang dari Yerusalem.

 
 Akhirnya mereka menemukan "Jesus" yang terlahir disebuah kandang domba.
Mereka datang dan menyembah "Jesus" serta mempersembahkan hadiah- hadiah yang diantaranya adalah Emas, Kemenyan dan Mur.
Setelah itu mereka kembali pulang dengan jalur berbeda untuk menghindari Herodes yang memiliki rencana jahat untuk membunuh "Jesus"

Tinggallah para wanita- wanita cantik yang dibawa oleh orang-orang majus dari timur untuk menjaga bayi "Jesus" dikandang domba ditemani oleh para gembala dan para domba.
Hey, Sedikit memperkenalkan adik kesayanganku no-5 yang memakai rok merah berdiri tepat dibagian depan pinggir, Namanya Frans'selvi Paula Deo Data Nainggolan (Nama yang cukup panjang dan kami semua hampir memilikinya,hehehe) ^_^
 Dia dan teman- temannya bertugas menjadi penari latar yang mengiringi setiap lagu- lagu dan kadang kala menari dengan iringan musik.
Aku pasti tidak akan sanggup menjadi mereka yang harus menghafal begitu banyak gerakan tarian -__-

"Bunda Maria"  yang sedang menggendong boneka perumpamaan "Jesus" didampingi suaminya "Santo Yosef"

Disambung dengan persembahan lagu "Holy Night" dari suara emas bang Jhony Pakpahan diikuti oleh iringan tarian para malaika- malaikat.
Oh ya, sekalian memperkenalkan bang Jhony Pakpahan adalah ketua dari Muda-Mudi Katolik di Paroki St. Theresia Air Molek ^^

Itulah beberapa susunan acara ini.
Sebenarnya bukan hanya itu saja, kebeetulan hanya itu pula yang aku miliki.
Jadi benar- benar yang aku tampilkan adalah hiburan yang ala kadarnya saja.
Nanti akan ada sedikit perbaikan dan akan semakin dilengkapi kalau aku sudah memiliki seluruh hasil gambar pendokumentasian.
Tapi aku yakin kalau para pembaca- pembacaku yang cerdas sudah memiliki gambaran untuk jalannya acara ini.

Dengan diiringi sebuah kalimat- kalimat yang mengandung pesan- pesan bermakna dari pembaca acara, maka berakhirlah acara ini dari natal Mudika ini.

Tidak berakhir disitu, kita masih memiliki banyak acara hiburan yang ditampilkan satu per satu sambil menemani para tamu undangan menikmati sajian makanan yang sudah disediakan oleh para panitia.

Sekali lagi mohon dimaafkan untuk kesederhanaan pendokumentasian yang tidak bisa disajikan secara lengkap pada acara hiburannya dan mohon maaf juga untuk kualitas gambar yang tidak begitu baik dikarenakan kesederhanaan kamera seadaanya saja waktu itu.
Persiapan memang serba dadakan semua -____-

Cuma ini foto yang sempat aku abadikan dari sekian banyak acara hiburan.
Mengapa ??
Pertama karna ini adalah tarian daerah dari tanah karo yaitu Biring Manggis.
Kedua karna penarinya adalah anak- anak kecil yang imut sekali.
Ketiga karna tarian mereka ini menghasilkan sumbangan yang banyak karna para undangan begitu menyukai hiburan dari anak- anak kecil ini.
Lumayannnnnnnnnnnnnn... ^.^


Baiklah, pada akhirnya selesailah ceritaku ini.
Acara berjalan dengan sukses kemudian ditutup dengan doa pada pukul 12 malam.
Setelah itu aku pulang membenamkan diri dibawah selimut dan tertidur pulas tanpa mengganti pakaian ataupun membersihkan make-up,
Sungguh sangat jorok -__-

Ini adalah sebuah inspirasi kecil untuk kita semua terutama bagi para muda- mudi yang masih sangat aktif.
Ada banyak kegiatan positif yang dapat kita buat dimasa muda kita ini.
Dengan membuat kegiatan pada kelompok agama kita masing- masing yang bersifat positif dan sangat bermanfaat akan membangun kepribadian yang positif pula pada diri kita sendiri.
Selagi umur masih muda, tenaga masih kuat, pikiran masih segar dengan segala kreasi dan imajinasi,
Manfaatkanlah itu semua Teman-Temanku !!!
Buatlah hal yang bermanfaat dalam menghiasai masa mudamu daripada mengikutsertakan diri pada kegiatan- kegiatan yang bersifat merusak seperti berkumpul- kumpul untuk membuat pesta minuman keras atau narkoba dan kegiatan buruk lainnya.
Jadilah pemuda-pemudi yang Bersih, Sehat, Kreatif dan Positif ^^




Ucapan terimakasih yg tiada henti terucap pada setiap akhir postingan untuk kunjungan anda pada blog saya.
Silahkan mengikuti blog ini & saya menerima dengan senang hati kritikan, saran guna dijadikan perbaikan bagi saya.
Terimakasih & sampai jumpa kembali pada postingan saya selanjutnya.

Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…