Langsung ke konten utama

Doa & Harapan Seorang Wanita

Tuhan ... 
Aku ingin pacaran dengan bahagia,
 Memadu jalinan cinta bersama dengan seorang pria,

 Pria yang mengerti bahwa aku sangat mencintainya sehingga dia tidak akan pernah berpikir bahwa aku akan menduakannya,
Pria yang selalu mempercayai aku sehingga dia tidak selalu terbakar api cemburu karna selalu mencurigaiku,
Pria yang selalu memberikan aku dukungan sehingga aku merasa lebih semangat untuk terus berjuang dalam hidup,
Pria yang selalu menyelipkan doa untuk hubungan kami dalam sujudnya sehingga hubungan ini atas dasar kasih cinta dari Tuhan,
Pria yang selalu menghargai setiap pendapatku walaupun belum tentu pendapat itu bisa diterima sehingga aku merasa bahwa aku masih dihargai,
Pria yang selalu mangaku atas kesalahannya dan tidak malu meminta maaf sehingga tidak banyak pertengkaran dalam hubungan ini,
Pria yang selalu membuatku mampu mengingatnya karna semua perbuatan baiknya sehingga aku semakin kuat menjaga kesetiaanku untuknya,
Pria yang bertanggungjawab karna dia sadar bahwa aku adalah wanita idaman yang dia pilih untuk mendampinginya seumur hidup,
Pria yang selalu setia mencintai aku karna dia tau bahwa wanita yang dia cintai akan tersakiti jika dia membagi cintanya untuk wanita lain,
Pria yang sudah ikhlas dan tulus hati menerimaku dengan segala kekuranganku dan segala kelemahanku,
Pria yang sudah ikhlas hati, tulus dan ikhlas jiwa menerima aku seutuhnya dengan segala masa lalu, latar belakang dan pada akhirnya mengajakku untuk menjadi masa depannya,
 Pria pemberani yang dengan segenap kesungguhan hatinya meminta pada keluargaku untuk menjadikan pendamping hidupnya selamanya ...
  

 Pemberkatan Pertunangan,

Allah, sumber segala berkat, curahkanlah berkat-Mu atas kedua saudara kami ini. Bimbinglah mereka dalam menjalani masa pertunangan ini :
Semoga mereka dapat mempergunakannya selaras dengan kehendak-Mu, yakni untuk lebih saling mengenal dan saling mencintai. Semoga mereka lebih sehati sejiwa, sehingga kalau tiba saatnya, mereka dapat memasuki jenjang perkawinan dengan bekal hati yang mantap.
Demi Kristus Tuhan Kami, Amin.

Sehingga akhirnya pada sebuah pemberkatan pernikahan dalam gereja katolik, Tuhan menyatukan sepasang manusia ciptaannya dimana aku menjadi seorang istri dari seorang suami yang sungguh membuatku bangga memilihnya ....
Pemberkatan Calon Mempelai Pada Malam Menjelang Perkawinan
Allah Bapa, Engkau menciptakan manusia, pria dan wanita agar hiduo saling melengkapi dan mencintai; semoga kedua calon mempelai ini kaubuat hatinya untuk menerima panggilan-Mu yang luhur ini,
Allah Bapa, Engkaulah tujuan hidup semua orang yang percaya kepada-Mu; semoga calon mempelai ini nanti membangun rumah tangganya atas dasar iman dan cintakasih sejati,
Bapa, Engkau senantiasa membimbing dan melindungi putra- putriMu; semoga kedua calon mempelai ini selalu sehat dan dapat melaksanakan tugasnya dalam mengatur kehidupan keluarga dan dalam pelayanan kepada masyarakat,
Semoga calon mempelai ini selelalu mengusahakan kesatuan cinta, cita dan karsa dalam hidup berumah tangga sesuai dengan kehendak-Mu. 
 
Tuhan ...
Aku ingin pernikahanku adalah pernikahan yang bahagia,
Menjalani kehidupan bersama dengan seorang suami,

Suami yang mengingat sumpah perkawinan bahwa dia akan tetap setia kepadaku dalam untung dan malang dan serta mau mencintai dan menghormatiku seumur hidupnya,
Suami yang mengingat bahwa pernikahan yang telah diresmikan dalam sebuah pernikahan kristen adalah pernikahan yang sah dan sah pula menurut negara,
Suami yang mengingat bahwa yang dipersatukan Allah tidak bisa diceraikan manusia kecuali diceraikan oleh kematian,
Suami yang tidak pernah melepaskan cincin perkawinan yang merupakan lambang cintakasih dan kesetiaannya,
Suami yang mau menjadi bapak yang terbaik bagi anak- anak yang dipercayakan Tuhan kepada kami dan mau mendidik anak-anak menjadi kristen yang setia,
Suami yang mau menyelesaikan setiap permasalahan dirumah tangga kami dengan kepala dingin,
Suami yang selalu bekerja keras demi memberikan kehidupan yang baik untuk istri dan anak-anaknya,
Suami yang tidak pernah sengaja meninggalkan aku tertidur tanpa ada dia menemani disampingku,
Suami yang menemaniku menyelipkan sebuah syukur dan permohonan kepada Tuhan disaat sinar menampakkan dirinya pada pagi hari dan disaat sinar tertutup gelapnya malam hari,
Suami yang selalu mengatakan "I Love You" kemudian mendaratkan ciumannya dikeningku sebelum mata terpejam dan sesudah mata terjaga,
Suami yang selalu menegurku kemudian tersenyum dan memelukku dengan kasih ketika aku melakukan kesalahan,
Suami yang tidak pernah menyakitiku dengan kata-kata yang dia tau akan sangat melukai hatiku,
Suami yang tidak pernah ringan tangan ketika dia marah dalam sebuah pertengkaran dalam keluarga,
Suami yang selalu memberikan aku kepercayaan dan dukungan untuk menitih karirku,
Suami yang dengan siaga, setia mendampingi dan menjagaku ketika aku mengandung buah hati kami,
Suami yang pasti ada mendukungku dan menemaniku ketika aku berusaha melahirkan buah hati kami yang akan kami perkenalkan pada dunia ini,
Suami yang menciumku dengan bangga ketika aku berhasil membuatnya menjadi seorang bapak.

 Hingga pada akhirnya,
Kami menjadi seorang bapak dan ibu yang selalu mencurahkan kasih sayang pada anak-anak kami,
Kami menjadi seorang bapak dan ibu yang mampu membimbing anak- anak kami menjadi anak yang dipenuhi dengan cinta kasih,
Kami menjadi seorang bapak dan ibu yang mengajarkan anak-anak kami untuk menjadi anak yang baik dihadapan Tuhan dan sesama manusia,
Kami menjadi seorang bapak dan ibu yang mampu menyekolahkan anak- anak kami sampai pada jenjang tertinggi,
Kami menjadi seorang bapak dan ibu yang tetap harmonis sehingga tidak menyakiti perasaan anak- anak kami,
Kami menjadi seorang bapak dan ibu yang melihat anak- anak kami sukses di pendidikan dan sukses dalam dunia pekerjaan,
Kami menjadi seorang bapak dan ibu yang mengantar anak- anak kami menuju jenjang perkawinan,
Kemudian perlahan anak-anak kami akan membangun rumahnya sendiri dan hidup bahagia dengan keluarga barunya.

  Pada akhirnya aku dan suamiku akan tua bersama dan kembali menikmati masa-masa awal pernikahan kami dulu.
Dalam sebuah kesempatan kami akan meluangkan waktu kami untuk menuju tempat dimana pernah diberkati menjadi sepasang suami istri.
Dalam sebuah sujud, kami akan bercerita pada Tuhan bahwa kami sudah melaksanakan tugas kami dengan baik.
Suamiku akan mengatakan bahwa semaksimal mungkin suamiku sudah berusaha menjadi suami yang terbaik untukku dan sudah menjadi bapak yang terbaik untuk anak-anak kami,
Begitu pula aku akan mengatakan bahwa semaksimal mungkin aku sudah berusaha menjadi istri yang terbaik untuk suamiku dan sudah menjadi ibu yang terbaik untuk anak-anak kami.
Waktu adalah waktu,
Dan waktu akan terus berjalan,
Hingga pada akhirnya waktu akan memakan usiaku dan suamiku,
Hingga pada akhirnya aku dan suamiku akan menghilang dimakan waktu.
Jika waktu memberikan kesempatan, kata terakhit yang ingin aku ucapkan pada suamiku adalah :
Suamiku, aku mencintaimu dan aku bahagia bisa menjalani hampir seluruh hidupku bersamamu.
Terimakasih sudah membuatku menjadi seorang istri dan membuatku menjadi seorang ibu.
Aku bahagia atas hidupku, sangat bahagia.
Semoga ada pernikahan kedua kalinya untuk kita didalam surga.


------ END ------
Ini adalah sebuah suratan luapan hati seorang wanita dengan segala harapannya.
Jikalau itu terjadi, Tuhan berarti menyelaraskan permintaan itu untuk terjadi dalam hidupku.
Semua wanita pasti menharapkan ini, mengharapkan sebuah kebahagiaan dalam keluarga.
Tapi apapun itu, tidak akan pernah ada yang sempurna.
Mungkin tidak baik dari luar diri tapi baik dari dalam diri,
Begitu pula sebaliknya atau mungkin bisa keduanya.
Wanita, Tetaplah berdoa dan berharap untuk diberikan pendamping hidup yang terbaik dan semoga Tuhan mengabulkannya.
Salam manis dari seorang wanita untuk Para wanita :)
 

Postingan populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…