Langsung ke konten utama

Pria Dan Wanita Memiliki Kesempatan Yang Sama

Membahas tentang pria dan wanita adalah sesuatu hal yang tidak akan pernah ada habisnya.
Dalam segala hal dalam hidup pasti membahas mengenai pria dan wanita.
Sudah pasti, karna ada hanya 2 jenis makhluk hidup yang dibenarkan di dunia ini yaitu pria dan wanita.

Judul ini benar- benar sangat menarik untuk dibahas.
Aku mendengar kata- kata ini dari sebuah iklan di televisi.
Ada makna yang langsung tersirat dipikiranku ketika mendengar susunan kata pada judul artikel ini.
Memang benar ...
Selalu ada banyak pro dan kontra mengenai perbedaan status ini.
Kurang lebihnya pro dan kontra mengenai wanita yang memiliki masa depan yang sangat baik.
Walaupun sekarang sudah emansipasi wanita, namun tetap ada saja batasan- batasan yang diberlakukan pada wanita untuk berkarya.
Rasanya perjuangan kartini untuk menaikkan harkat wanita harus diulang lagi pada masa yang akan datang oleh kaum wanita pada generasi berikutnya jika emansipasi ini benar- benar memiliki batasan kembali.

Isu emansipasi wanita selalu tidak pernah habis dibicarakan. 
Apalagi di sebagian negara di dunia termasuk Indonesia, masalah kesetaraan gender, persamaan derajat/hak antara wanita dan pria, kebebasan wanita, gerakan feminisme dan sebagainya yang semunya itu berkaitan dengan emansipasi wanita adalah isu-isu yang sifatnya status quo. 
Artinya belum ada kesepakatan secara regional ataupun internasional tentang konsep dan implementasi emansipasi wanita tersebut.
Terkadang idiologi dan budaya yang dianut oleh suatu bangsa dan praktik- praktik keseharian di antara penduduknya masih memiliki keraguan apakah sudah memenuhi hak- hak wanita dan apakah sudah mengangkat kedudukan mereka ?

Sebagai contoh di Indonesia, ada banyak kisah atau kejadian yang ditampilkan pada acara televisi mengenai emansipasi wanita ini.
Katanya sudah emansipasi wanita,
Tetapi ada saja kasus kekerasan pada wanita karna bekerja, perceraian untuk wanita karna bekerja, pembunuhan pada wanita karna memiliki penghasilan yang lebih tinggi dari suaminya, dan masih banyak contoh lainnya.
Tidak hanya itu, masih ada pembatasan-pembatasan dari sosial, budaya maupun agama mengenai kebebasan seorang wanita untuk mendapatkan kesempatan yang sama seperti seorang pria  dalam meraih kesuksesan.

Jaman sudah sangat berkembang, Indonesia sudah berkembang dan dalam agama pun dikatakan bahwa wanita dan pria memiliki derajat yang sama.
Kalau begitu, tidak salah jika pria dan wanita juga mendapatkan kesempatan yang sama.
Lihatlah negara barat yang mampu menghasilkan wanita- wanita tangguh, wanita- wanita yang memiliki pendidikan dan pekerjaan yang baik, wanita yang memiliki kesempatan yang sama dengan pria.

Seperti yang biasa kita lihat bahwa pemimpin perusahaan mayoritasnya adalah pria. Hanya sekitar 5% saja dari perusahaan yang dikendalikan oleh kaum perempuan.
Contohnya adalah perusahaan teknologi, dari 500 CEO perusahaan teknologi terbesar kini jumlah CEO perempuan sudah bertambah menjadi 20 orang dari sebelumnya mayoritas dikuasai oleh kaum pria.
Kehadiran CEO perempuan di perusahaan teknologi terbesar di dunia yang paling dikenal adalah Marissa Mayer.
Tetapi sebenarnya ada beberapa perempuan lain yang menjadi CEO wanita yang mengendalikan perusahaan teknologi terbesar di dunia.
Berikut akan ditampilkan beberapa wanita yang sukses menjadi seorang pemimpin dalam perusahan (Dikutip dari berbagai sumber terpercaya)

Ursula Burns

 Dia menjadi Ibu pimpinan dan CEO dari perusahaan Xerox.
Pada tahun 2009, ia menjadi orang Afrika-Amerika yang menjadi CEO wanita yang memimpin sebuah perusahaan yang termasuk dalam Fortune 500. 
Pada usia 29 tahun ia bergabung dengan Xerox sebagai pegawai magang di bidang teknik mesin. 
Dia juga merupakan wanita pertama yang berhasil sebagai pimpinan sebuah perusahaan Fortune 500. 
Pada tahun 2009, Forbes memasukannya di peringkat ke- 14 wanita paling berpengaruh di dunia. 
Pada tahun 2010, Presiden Barack Obama menunjuk Ursula Burns sebagai Wakil Ketua Dewan Ekspor Presiden.


Virginia Rometty

   Pimpinan dan CEO IBM, dia adalah perempuan pertama yang memimpin perusahaan tersebut. 
Dia bergabung dengan perusahaan pada tahun 1981 dan memegang posisi Senior Vice President dan Group Executive untuk Penjualan, Pemasaran, dan Strategi sebelum menjadi presiden dan CEO pada Januari 2012. 
Dia telah ditunjuk oleh majalah Fortune sebagai "50 Wanita Paling Berpengaruh dalam Bisnis" selama delapan tahun berturut-turut, peringkat pertama pada tahun 2012, dan ia menduduki peringkat ke-15 di majalah Forbes "Dunia 100 Wanita Paling Berpengaruh" pada tahun yang sama. 
Dia juga termasuk dalam daftar 50 Paling Berpengaruh dari Majalah Bloomberg Markets pada September 2012. 
Karirnya diawali setelah lulus pada tahun 1979, Rometty bekerja untuk General Motors Institute pada tahun 1981. 
Ia bergabung dengan IBM sebagai system engineer pada tahun 1991. Pada tanggal 25 Oktober 2011 IBM mengumumkan bahwa dia akan menjadi presiden dan CEO perusahaan berikutnya setelah Sam Palmisano mundur tetapi ia mempertahankan posisinya sebagai ketua. 
Penunjukan Rometty yang menandai pertama kalinya seorang wanita menjadi CEO IBM.
Pada tanggal 26 September 2012 IBM mengumumkan bahwa Rometty mengambil peran tambahan sebagai pimpinan IBM menggantikan Samuel Palmisano yang pensiun.


Meg Whitman 

 
Dia adalah presiden dan CEO Hewlett-Packard. 
Pada bulan Januari 2011 Whitman bergabung dengan dewan Hewlett-Packard direksi. Dia ditunjuk sebagai CEO pada tanggal 22 September 2011. 
Dia pun fokus pada divisi Penelitian & Pengembangan HP, keputusan besarnya selama satu tahun pertamanya sebagai CEO adalah dengan mempertahankan perusahaan untuk tetap di bisnis PC, yang berada di lereng kehancuran ketika ia bergabung dengan perusahaan tersebut. 
Dia menjabat sebagai eksekutif di The Walt Disney Company di mana dia adalah wakil presiden perencanaan strategis sepanjang tahun 1980. Pada 1990-an, ia menjabat sebagai eksekutif untuk DreamWorks, Procter & Gamble, dan Hasbro. Whitman menjabat sebagai presiden dan CEO eBay 1998-2008. 


Debra Reed

 Dia bergabung dengan perusahaan Sempra Energy pada tahun 1978, dan dia menjadi wanita pertama yang memimpin perusahaan 10 tahun kemudian. 
Sempra Energy memiliki dua bidang besar, Sempra Utilities, termasuk perusahaan gas Pacific Enterprise / Southern California dan San Diego Gas & Electric Sempra Energy yang mengembangkan infrastruktur energi, utilitas dan beroperasi menyediakan layanan lainnya. 


Marissa Mayer 

  Pada tanggal 16 Juli 2012 lalu Mayer diangkat sebagai Presiden dan CEO Yahoo!. 
Dia juga merupakan anggota dewan direktur perusahaan. Pada Februari 2013, Mayer mengawasi personelnya dengan perubahan kebijakan utama di Yahoo!. 
Pada tanggal 20 Mei 2013, Mayer memimpin Yahoo untuk memperoleh Tumblr dalam akuisisi 1,1 miliar dolar. 
Pada 2013, Mayer berada di peringkat 32 dalam daftar Forbes sebagai 100 wanita paling berpengaruh. 
Dia adalah CEO Yahoo! pada usia 37, yang membuatnya CEO termuda dari sebuah perusahaan Fortune 500. 
Sebelumnya, dia adalah seorang eksekutif dan juru bicara utama Google. 
Mayer bergabung dengan Google pada tahun 1999. Selama 13 tahun di Google dia adalah seorang insinyur, desainer, manajer produk dan eksekutif. 
Dia juga mengawasi tata letak dari situs pencarian Google.


Patricia Woertz

Patricia Woertz sudah menjadi CEO dan presiden Archer Daniels Midland sejak tahun 2006. 
Setahun kemudian, dia juga menjadi ketua dewan direksi perusahaan pengolah dan produsen bahan pangan, bahan pakan dan biofuel tersebut. 
Woertz juga merupakan anggota dewan direksi Procter & Gamble, U.S. China Business Council dan President’s Export Council.
Nilai perusahaan: US$ 18,011 miliar (Rp 171,1 triliun)


Carol Meyrowitz

Carol Meyrowitz bergabung dengan TJX sejak tahun 1983 dan menjadi president pada tahun 2005. 
Dia masuk ke dewan direksi di tahun berikutnya. 
TJX mengoperasikan lebih dari 2.900 toko ritel diskon, seperti TJ Maxx, Marshalls dan Home Goods.
Nilai perusahaan: US$ 33,309 miliar (Rp 316,4 triliun) 


Ellen Kullman

Tiga bulan setelah ditunjuk sebagai presiden E. I. du Pont de Nemours, Ellen Kullman menjadi CEO di hari pertama 2009 dan menjadi komisaris di hari terakhir 2009. 
Dia bergabung dengan DuPont sejak 1988 sebagai manajer marketing. 
Selain perannya di perusahaan kimia tersebut, Kullman juga menjabat sebagai anggota US - India CEO Forum, Business Council dan anggota panitia eksekutif SCI-America.
Nilai perusahaan: US$ 47,607 miliar (Rp 452,3 triliun) 


Irene Rosenfeld

Setelah tiga tahun berpindah-pindah sebagai riset konsumen di Kraft, General Foods dan Frito-Lay, Irene Rosenfeld kembali bergabung dengan Kraft dan menjadi CEO pada tahun 2006 lalu menjadi komisaris di tahun berikutnya. 
Kraft Foods merupakan perusahaan makanan dan minuman multinasional terbesar di dunia. 
Mengikuti spinoff ke dua cabang pada Oktober 2012, Rosenfeld akan memimpin divisi Global Snacks yang disebut Mondelez. 
Dia juga anggota dewan direksi Grocery Manufacturers Association dan Dewan Wali Amanat Cornell.
Nilai perusahaan: US$ 71,412 miliar (Rp 678,4 triliun)



Indra Nooyi

Indra Nooyi menjadi presiden dan CEO Pepsico pada tahun 2006 dan komisaris di tahun berikutnya. 
Korporasi multinasional tersebut memiliki portfolio 22 merek, masing-masing menghasilkan penjualan tahunan lebih dari US$ 1 miliar. 
Meliputi Pepsi, Frito-Lay, Gatorade, Quaker dan Tropicana.
Nilai perusahaan: US$ 110,138 miliar (Rp 1.046 triliun) 


Beberapa contoh wanita-wanita hebat diatas merupakan pembuktian dari hasil penelitian oleh Credit Suisse yang menunjukkan bahwa perusahaan dengan posisi-posisi kunci di level atas diduduki perempuan ternyata jauh lebih maju.

Sebuah penelitian yang dilakukan suatu bank investasi besar menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di seluruh dunia yang memiliki paling tidak beberapa perempuan dalam posisi kunci di level atas, memiliki kinerja jauh lebih baik pada beberapa tahun terakhir, dibanding perusahaan lain dengan dewan direksi yang semuanya terdiri dari pria.
Perusahaan-perusahaan yang memiliki anggota perempuan dalam dewan direksi mempunyai harga saham rata-rata 26 persen lebih tinggi daripada perusahaan yang tidak memiliki direktur perempuan. Para ahli di Credit Suisse menarik kesimpulan tersebut setelah meneliti 2.000 perusahaan di seluruh dunia pada enam tahun terakhir.
Dewan direksi sebuah perusahaan biasanya terdiri dari eksekutif bisnis berpengalaman, sebagian besar dari luar perusahaan, yang tugasnya memastikan strategi bisnis perusahaan masuk akal dan pemimpin perusahaan melakukan tugasnya dengan baik.
Gladman mengatakan bahwa penelitian yang ia lakukan memperlihatkan bahwa secara global, persentase perempuan dalam keanggotaan dewan direksi hanya 10 persen. Perusahaan di negara-negara Nordik memiliki persentase tertinggi direktur perempuan, sementara negara-negara Asia cenderung memiliki persentase terendah.
Salah seorang perempuan yang duduk di beberapa dewan direksi perusahaan adalah Joan Amble, yang mengasah kemampuan bisnisnya dalam karir yang panjang di American Express.

Lalu bagaimanakah agama meninjau mengenai kesempatan yang dimiliki pria dan wanita ini ?
Dari kepercayaan saya sebagai umat katolik, pernah beberapa waktu yang lalu saya menanyakan mengenai hal ini pada salah seorang Imam yaitu Pastor Fioren Sipayung, sebelum akhirnya saya menerbitkan artikel ini.
Mungkin bertanya pada Imam akan mendapatkan jawaban yang lebih pasti karna dalam setiap agama, seorang pemuka agama dianggap lebih paham dan mengerti mengenai suatu keagamaan yang dipimpinnya.
Saya tidak mengetahui dengan persis bagaimana pandangan agama lain mengenai hal ini, namun saya akan memaparkan mengenai pandangan agama saya akan hal ini.
Mohon maaf jika ada perbedaan pendapat dan dipersilahkan memaparkan pendapat kepercayaan anda akan hal ini :)

Waktu itu saya bertanya bagaimana pandangan agama katolik mengenai kedudukan atau jabatan wanita jika lebih tinggi dibandingkan pria ??
Wah, tidak ada ajaran secara langsung berkaitan dengan hal itu. Namun dalam gereja, kaum pria dan kaum wanita adalah sederajad, sama-sama ciptaan Tuhan. Dasarnya bisa kita lihat pada kitab suci kejadian 2 soal penciptaan, juga bisa dilihat dalam efesus 5. Tidak dikatakan bahwa pria lebih tinggi dari wanita. Mereka adalah sama dan semartabat.

Kemudian saya bertanya kembali mengenai pandangan agama katolik jika istri berpenghasilan lebih tinggi dari suami dan apa ketentuan- ketentuan khusus untuk seorang istri dalam agama katolik? Apakah ada haram tertentu jika istri memiliki kedudukan lebih tinggi daripada suami dalam hal perekonomian?
Tidak ada aturan-aturan khusus seperti itu, agama kita tidak mengatur hal-hal kecil seperti itu apalagi mengatakan istri harus berpenghasilan lebih rendah daripada suaminya. Itu bukan hal yang penting untuk diperdebatkan karna semuanya sederajat. Wanita dan pria itu memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Suami bisa bekerja dan begitu pula dengan istri boleh bekerja. Seharusnya pasangan yang baik adalah pasangan yang saling mendukung, kalau tidak ada rasa saling mendukung berarti ada ketidak beresan secara psikologi diantara salah satunya atau mungkin keduanya.
Agama katolik itu bukan agama hukum tapi tetap mengutamakan hukum, tidak memberikan aturan harus ini dan harus itu sampai hal-hal terkecil sekalipun.
Namun ajaran katolik adalah ajaran agama yang merangkum semuanya. Ajaran yang membawa manusia menuju jalan yang benar sesuai dengan perintah Tuhan tanpa memberikan aturan-aturan yang malah membuat manusia menjadi melanggarnya.

Tidak ada yang salah jika seorang wanita memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang bagus, pekerjaan yang bagus, gaji dan kedudukan yang tinggi.
Yang terpenting adalah menyelaraskan hak dan kewajiban.
Status wanita pada dasarnya akan tetap menjadi seorang istri dan seorang ibu, hendaknya wanita juga mengingat bahwa dia memiliki kewajiban untuk itu.
Menjadi wanita yang sukses adalah wanita yang berhasil menjadi seorang anak yang baik bagi kedua orangtuanya, menjadi wanita yang sukses dan berhasil menjadi seorang ibu dan istri, wanita sukses adalah wanita yang berhasil membentuk dirinya menjadi wanita yang hebat.

Tidak ada yang perlu ditakutkan bagi para wanita,
Jika ingin berkarya maka berkaryalah sebanyak- banyaknya.
Selalu ada kesempatan yang diberikan Tuhan untuk seseorang yang berusaha keras meraih mimpi-mimpinya tanpa memandang status jenis kelamin manusia tersebut.
Ingatlah bahwa pria dan wanita itu memiliki kesempatan yang sama,
Bahkan kesempatan yang dimiliki wanita belum tentu bisa dimiliki oleh pria.
Wanita bisa hamil, melahirkan, menyusui adalah suatu bentuk kelebihan wanita dibandingkan seorang pria.
Wanita bisa menggunakan apa saja yang digunakan oleh pria seperti pakaian-pakaian pria dan kebutuhan pria lainnya, tapi pria tidak bisa sembarangan menggunakan atribut-atribut khusus yang memang hanya digunakan oleh wanita.
Jadi untuk para wanita jangan pernah takut, raihlah mimpimu dan lepaskan segala ketakutan-ketakutanmu.
Tidak ada larangan untukmu menjadi lebih bercahaya selama kamu masih mengingat tugas utama kamu sebagai wanita dan kamu bisa menyelaraskan segalanya dengan manajemen yang baik.
Wanita itu hebat dan wanita itu harus bisa tangguh seperti pria.


So, We are all the women ...
Buatlah dirimu bersinar seperti cahaya bintang.
Bersinarlah dan teruslah berjuang untuk meletakkan dirimu pada level tertinggi sesuai dengan harapanmu.
Jadilah wanita yang bisa melakukan segalanya dengan baik dan bertanggungjawab dengan baik dalam keluarga dan dalam pekerjaan.
Jangan takut untuk memulai dan jangan pernah menyerah dalam menjalankan.
Percayalah Tuhan akan selalu memberikan kesempatan terbaik bagi umatnya yang berjuang dan berusaha keras untuk itu.
Jika bisa menjadi seorang istri, ibu dan pemimpin yang bertanggung jawab,
Kenapa tidak menjalankan ketiganya ??
Pilihan ada dalam genggaman tanganmu ^_^ 


NB :
Jangan lupa untuk mengikuti blog ini kemudian tinggalkan kritik dan saran anda pada kolom komentar yang ada dibawah ini.
Kritik dan saran anda sangat berarti untuk saya.
Terimakasih dan sampai jumpa kembali pada artikel berikutnya :)


Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.