Langsung ke konten utama

First Night : Beautiful Night & Relaxing Evening

I give her name lovely evening and a relaxing evening. 
Because when the night is the time for us to rest. 
Evenings when we did not perform any activity. 
Evening when we all get together and share each other's experiences. 
Evenings when we would freeze.
hahahaha ...

Ini merupakan lanjutan dari cerita "Kegiatan Relawan Di Hari Pertama"





Jadi selesai mandi dan makan malam, malam itu kami jalan- jalan keluar.
Sekalian juga mencari ATM terdekat dan membeli makanan untuk dibawa ngemil.
Kalau bisa, pulang dari kabanjahe membawa badan yang gemuk supaya teman- teman lainnya jadi semangat untuk menjadi relawan berikutnya.
Apa hubungannya ??
Jelas ada hubungannya, kalau badan kami sehat artinya orang mengira pekerjaan kami sebagai relawan hanya santai sampai- sampai badan pun menjadi gemuk.
Hahahaha ....
Ehhhh, itu cowok pakai baju kaos putih namanya Madya ...
Dia satu-satunya wanita dalam tim kami loh :D *Kebalikannya yahh ...
Madya itu adekan kami dan dia dari jurusan Keperawatan.
Wah, baru sadar kalau dia juga satu-satunya yang berbeda jurusan dengan kami -__-
Jadi berhubung dia pria satu-satunya, maka kami sering mengganggunya, hahaha
Ditambah lagi sifat kaku dia kalau disentuh wanita. Ya udah tambah rajin aja kami nyentuhnya.
Trus ada Erna yang makai jilbab, rasanya udah pasaran ya dia tuh.
Karna erna selalu ada dalam setiap media sosial milikku, hahahaaa ....
Ada Dhea yang pakai jaket pink dan rafika yang makai jaket kotak-kotak.
Itu tuh foto paling bawah waktu aku megang ice cream, itu hanya sebuah ilusi belaka -__-
Cuma minjam ice cream nya doang untuk difoto.
Pengen dibeli tapi untuk apa? Asli nggak sanggup kali makannya ditengah- tengah cuaca yang sangat dingin kayak gitu.
Beneran dingin loh, kalau gak percaya coba aja kesana  -__-

 
 

Ini adalah teras depan rumah pendeta ...
Disini kami mengadakan diskusi singkat, sharing dan sambil ngemil ^_^
Dan tidak lupa sedikit lebih kepada sebuah kenarsisan untuk dokumentasi, haha
Semuanya udah bintang kenalkan dan foto paling bawah bersama si gadis super santai Rotua.
Cewek tomboy tapi tetap nampaklah sisi kewanitaannya, perbandingannya 50 : 50 lah ...
Sisi kelesbian (-) .. Hemmmm ... Masih bisa dikatakan normal lah.
hahahaha, piss sayang :* ^_^

Ini nih udah santai- santai di teras depan rumah pendeta ...
Udah nyaman, aman, tentram dan damai dapat posko di rumah pendeta,
Tiba-tiba datang telfon dari Gembira selaku koordinator untuk tim ke dua.
Masuklah sebuah pengeluhan bahwa mereka nggak dapat posko penginapan disana dan akhirnya mereka ditawarkan untuk tidur di salah satu tenda posko utama.
Ya ampunnnnn -__-
Nggak mungkin kami gak ikut dengan mereka. Namanya satu tim besar harus senasib sepenanggungan.
Nggak mungkin kami enak- enak tidur dirumah pendeta sedangkan mereka tidur di tenda, pasti bakalan kedinginan mereka, apalagi tenda yang cuma beralaskan tikar.
Kalau mereka bintang aja tinggal dirumah pendeta, rasanya nggak mungkin karna jumlah kami 15 orang sementara di dalam juga ada pengungsi yang baru melahirkan.
Oke, Dinikmati aja ... Namanya juga relawan, kalau masuk angin biar masuk angin bersama, buang anginnya juga sama-sama, hahaha ...


Dan akhirnya kami bertemu kembali dalam sebuah tenda kecil ini...
Perlu diperhatikan para pembaca, kami semua tidur dalam satu tenda, SATU TENDA.
Jadi coba bayangkan kami 15 orang tidur dalam satu tenda.
Buat formasi susunan ikan asinlah biar muat semuanya didalam.
Tapi tetap senang karna semakin ramai maka semakin hangat, banyak yang bisa dipeluk ^_^
Oh ya, kenalan ya sama teman-teman yang lainnya sekalian tes kesehatan mata, siapa tau udah kena buta warna :
Ada Bintang (Harus Kenal !! Hahaa), Erna dan Ayu (Sama-sama Makai jilbab hitam, Tebak aja mana erna dan mana Ayu), Masvi Dhea (Jaket Pink), Jhony (Jaket Biru muda), Gembira (Yang pakai kacamata Harry Potter), Christin (Jaket abu-abu), Tante Marlin (jaket hitam merah), berturut- turut tiga gadis dibelakang Henny, Rafika dan Rotua (Jaket putih, kota-kota dan putih), Martha (Jaket Kuning), Madya (Baju kaos putih), Rico (Jaket hitam putih) dan terakhir Rebecca (Disudut belakang pakai Jaket Merah ~ Foto Atas)
Total 11 orang Putri Duyung dan dan 4 orang Putra Duyujng .. ^_^

 

Nongkrong !!!!
Berhubung kami tidak bisa tidur, maka kami nongkrong sejenak di tanggan gedung DPR ditemani 2 pria jantan ini.
Alasannya entah masuk akal atau tidak, hanya saja ada rasa takut.
Rasa takut yang memunculkan rasa tidak mengantuk.
Takutnya bukan karna hantu.
Maklumlah wanita, agak sedikit lebay.
Bintang sama Erna dan Dhea sama sekali gak bisa tidur karna takut.
Takutnya karna wanita cuma 11 orang sedangkan pria ada banyak di posko utama.
Ada banyak tenda di posko utama dan bisa dipastikan isinya laki-laki semua.
Agak parnok sih, pikirannya langsung mengarah ke yang negatif.
Apalagi ada nih sahabatku yang mengeluh melulu sampai-sampai nggak mau tidur katanya dan udah nggak betah aja pengen pulang.
Dilihat aja bakalan ngeluh terus atau bakalan betah? secara, baru aja sampai di posko utama udah kena lirik aja sama beberapa kaum adam.
Kita liat mana yang bakalan dekat sama dia, kalau macam-macan tinggal adukan Darom -__-
#ColekErna ... Hahaha

Niatnya sih pengen nggak tidur, tapi gak bisa karna sekitar jam 1 mata kami mulai melemah ^_^
Lagipula kenapa harus takut ??
Rasanya tidak ada yang perlu kami takutkan karna ada tim karang taruna disamping tenda kami dan 4 orang pria dari tim kami tidur ditenda lain bersama tim karng taruna.
Semoga mereka berbaik hati menjaga kami selama kami para putri duyung tertidur.
Kalau perlu gak usah mereka tidur- tidur demi menjaga kami, hahaha ...

For Ending ....
Goodnight and Have A Nice Dream ^_^
follow this blog and don't forget to leave your message below.  
Thank you so much for the visit.  
I'm wait you in the next article. 

Postingan populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB V Kesimpulan Dan Saran - Karya Tulis Ilmiah

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1Kesimpulan Dari hasil penelitian hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang Keperawanan di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru, dapat disimpulkan : 5.1.1Dari 86 responden sebagian besar remaja pria mempunyai pengetahuan rendah, yaitu sebanyak 44 orang (51,2%).