Selasa, 12 November 2013

Menciptakan Persahabatan


Pada zaman tiongkok kuno, 
Ada seorang petani yang bertetangga dengan seorang pemburu yang mempunyai anjing- anjing galak dan kurang terlatih.
Anjing- anjing itu sering melompati pagar dan mengejar kambing- kambing  petani.
Petani meminta pemburu untuk menjaga anjingnya, 
tetapi ia tidak mau peduli.
Suatu hari anjing- anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa kambing sehingga terluka parah.

Petani merasa tidak sabar dan memutuskan untuk berkonsultasi pada seorang hakim.
Hakim mendengarkan cerita petani dengan seksama dan berkata,
"Saya bisa saja menghukum pemburu itu dan memerintahkan dia untuk merantai dan mengurung anjing- anjingnya.
Tetapi engkau akan kehilangan seorang teman dan mendapatkan seorang musuh.
Mana yang engkau inginkan,teman atau musuh yang jadi tetanggamu?"
Petani menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang teman.

"Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yang mana anda harus menjaga kambing- kambing anda supaya tetap aman dan ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman." 
Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.

Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.
Dia mengambil tiga kambing terbaiknya dan menghadiahkannya kepada tiga anak tetangganya itu.
Anak- anak tetangganya menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan kambing- kambing tersebut.
Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu mengerangkeng anjing pemburunya.
Sejak saat itu anjing- anjing itu tidak pernah mengganggu kambing- kambing petani.

Sebagai rasa terima kasih atas kedermawaan petani kepada anak- anaknya,
Pemburu sering membagi hasil buruan kepada petani.
Sebagai balasannya, petani mengirimkan masakan daging kambingnya.
Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi teman yang baik.

Hikmah :
Membalas keburukan orang lain dengan kebaikan akan memberi kita kejutan yang indah.

Laman

 

DUNIA MERAH Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by web hosting