Langsung ke konten utama

BAB V Kesimpulan Dan Saran - Karya Tulis Ilmiah

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1      Kesimpulan
Dari hasil penelitian hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang Keperawanan di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru, dapat disimpulkan :
5.1.1        Dari 86 responden sebagian besar remaja pria mempunyai pengetahuan rendah, yaitu sebanyak  44 orang (51,2%).
5.1.2        Mayoritas remaja pria yang memiliki sikap positif dalam menyikapi masalah keperawanan, yaitu sebanyak 44 orang (51,2%).
5.1.3        Pada uji statistik hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja pria tentang keperawanan dapat disimpulkan bahwa secara sistematis tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang keperawanan.

5.2      Saran
5.2.1        Bagi Akbid Internasional Pekanbaru 
                       Diharapkan dapat menggerakkan Pusat Informasi Konseling Mahasiswa (PIK-M) PINKANTER untuk turun ke sekolah–sekolah mensosialisasikan tentang kesehatan reproduksi remaja khususnya reproduksi remaja wanita kepada remaja pria yang masih sedikit mendapatkan pengetahuan.
 
5.2.2        Bagi Institusi Pendidikan SMK Taruna Mandiri Pekanbaru
Hendaknya dipertimbangkan untuk lebih sering mengadakan kegiatan seminar ataupun penyuluhan tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja khususnya tentang reproduksi remaja wanita dan diharapkan untuk menambah buku-buku bacaan, artikel, jurnal ataupun majalah-majalah tentang kesehatan reproduksi remaja khususnya tentang reproduksi remaja wanita bagi SMK Taruna Mandiri Pekanbaru agar tingkat kepedulian pria terhadap wanita semakin meningkat.

5.2.3        Bagi Peneliti Selanjutnya
Diharapkan di masa yang akan datang dapat digunakan sebagai salah satu sumber data untuk penelitian selanjutnya dan dilakukan penelitian lebih lanjut berdasarkan faktor lainnya, variabel yang berbeda, jumlah sampel yang lebih banyak, tempat yang berbeda, desain yang lebih tepat dan tetap berhubungan dengan keperawanan atau reproduksi wanita.

5.2.4        Bagi Responden
Untuk lebih meningkatkan pengetahuan remaja pria mengenai keperawanan dan sistem reproduksi wanita dengan banyak membaca buku agar dapat lebih memahami informasi yang lebih jelas tentang keperawanan dalam sistem reproduksi wanita, sehingga dapat mempertimbangkan segala sesuatu dalam mengambil keputusan dan tindakan jika dikemudian hari menemukan masalah tentang keperawanan dalam suatu ikatan pernikahan.

Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.