Langsung ke konten utama

Saat Ini Aku Hanya Seorang Pemimpi Besar

Bermimpi besar ??
Apakah kamu akan menjawab : Itu HARUS !! atau HARUSKAH ??
Kali ini aku akan mengajak para pembaca untuk mengulas hal ini karna aku adalah salah satu manusia yang saat ini masih tetap berani untuk bermimpi besar.
Menurut aku ini penting karna dengan berani bermimpi besar ternyata membawa perubahan yang lumayan bermakna dalam hidupku, bagaimana jika sampai semua itu terwujud? mungkin akan menjadi hal yang sangat luar biasa bermakna dalam hidupku.

Bermimpi besar adalah keadaan dimana kamu mampu memiliki khayalan atau imajinasi yang luar biasa dan belum terjadi dalam hidupmu namun kamu sudah bisa membayangkan bahwa hal itu dapat terjadi dan menjadi nyata sesuai dengan imajinasi dalam khayalanmu.


Jangan meremehkan seseorang yang menyampaikan sebuah mimpi besarnya kepadamu karna kamu akan merasa malu jika suatu saat dia bisa mewujudkan mimpi besarnya yang pernah dia sampaikan kepadamu.

Ketika aku hendak tidur, aku selalu menyempatkan diriku untuk bisa membayangkan jejak masa depan yang akan aku langkahi untuk karirku.
Aku membayangkan dimana aku bisa mendapatkan semua yang aku inginkan dan dimana aku bisa meraih kehidupan yang sukses.
Aku akan berhasil dan aku akan membanggakan banyak orang, menjadi orang yang dikenang dan bisa membanggakan Tuhan-Ku.
Aku yakin kalau aku pasti berhasil, karna ketika orang lain bisa kenapa aku tidak?
Apa bedanya aku dengan manusia lainnya? Kami satu pencipta, sama-sama membutuhkan udara untuk bernafas, sama-sama manusia. Lalu kenapa aku tidak bisa seperti orang sukses yang bisa mewujudkan mimpi besarnya?

Itu mimpi besarku, apakah ada yang tidak setuju ?? Apakah ada larangan ??
Aku akan tetap berani bermimpi besar karna bermimpi itu gratis, apa salahnya jika aku mencobanya?
Tapi bermimpi saja tidak cukup karna kamu harus mempunyai keberanian untuk mewujudkannya.
Percayalah ketika kamu bermimpi untuk mewujudkannya maka ada seseorang yang pertama kali mendengarkanmu dan akan setia menemanimu yaitu TUHAN ...
Iringilah segala angan dan mimpimu dalam sebuah doa dan keyakinan bahwa Tuhan akan mempermudah untuk mewujudkannya.

Kenapa takut untuk bermimpi besar?
Ingatlah bahwa kita yang terlahir di bumi ini adalah pemenang, buktinya adalah saat sel telur hadir maka akan diperebutkan oleh beberapa sperma untuk dibuahi. Dan hanya sperma yang menanglah yang bisa bertahan untuk membuahi sel telur, yang nantinya akan berubah menjadi embrio calon janin.
Ketika janin tersebut bertumbuh dan terus besar hingga terlahir menjadi manusia, hingga mengalami siklus pertumbuhan. Dari bayi hingga dewasa.
Pada masa pertumbuhan itulah manusia mendapatkan stimulus dan pengaruh baik yang bagus maupun yang tidak.
Pengaruh tersebutlah yang akhirnya menjadi bagian pembentuk kepribadian.
Kalau anda dan saya terlahir sebagai pemenang, lantas kenapa ketika telah dewasa kita cenderung untuk menjadi pengecut?
Lah apa hubungannya? mungkin anda bertanya seperti itu saat membacanya. Tentu ada, setiap pemenang selalu berani memasang target pada hidupnya untuk selalu mengaktifkan sel-sel pemenangnya. Diantara target yang dipasang tersebut, di dalamnya ada mimpi yang ingin diraih dan dicapainya.
Tentu mimpi tersebut tidak datang tiba-tiba. Tapi mimpi itu dibayangkan dan dipasang. Mimpi bukan hanya ya yang penting mimpi dan akhirnya terlupakan. Begitu terus sepanjang kehidupan.

Kenapa takut untuk bermimpi besar?
Bagaimana bisa disebut sebagai pemenang kalau bermimpi saja anda tidak maudan takut.
Ketidak mau-an itulah yang saya sebut sebagai pengecut di atas. Ya kita sudah berubah dari seorang pemenang, perlahan-lahan menjadi seorang pengecut hanya karena takut untuk bermimpi. Apalagi untuk bermimpi besar.
Jujur saja untuk bisa bermimpi atau bermimpi besar memang tidaklah mudah. Tapi mudah untuk dicoba.
Di sini saya sedang mencoba untuk berani bermimpi, bahkan bermimpi besar. Agar dapat mengaktifkan kembali sel-sel pemenang saya, karena saya yakin kita adalah para pemenang.
Bagaimana dengan anda, beranikah bermimpi besar? Beranikah mewujudkan mimpi besar anda?
Mari kita beranikan diri untuk mencobanya.



Pos populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.