Langsung ke konten utama

Proposal Episode III : Sidang Proposal Vs Bintang

Selasa, 22 Januari 2013 ....
Masuklah tahap ini dimana hari ini tepat jam 08.00 WIB ujian seminar proposal hari ke II akan dimulai.
Hari ini yang ujian dari pembimbing proposal Ibu Dewinny adalah Aku, Chairin nissa, Suswika.
Penguji ada 2 yaitu penguji 1 Ibu Direktur Hamidah Sari Batubara dan Penguji II Ibu Aslina.
Yang pertama sekali mendapatkan giliran presentasi adalah Chairin Nissa, Kemudian Suswika dan Aku terakhir.



Jadi gini nih lucunya, kami kalau ujian tuh harus pakai baju putih dan celana putih, kaos kaki putih, sepatu putih, pakaian dalaman putih semua dan jangan lupa papan nama, tapi kali ini gak pakai kap dan harnet.
Baju aku ada 3 dan 1 celana putih.
Kan ni ujian proposal sudah aku targetkan 1 kali ujian harus lulus, berari hanya 1 kali doang selama aku kuliah untuk gelar D3 ini dong,
Jadi aku harus tampil dengan sempurna kan?
Nah caranya biar oke, aku pinjam baju, celana, sepatu teman aku yang warnanya lebih putih daripada punya aku.
Hahaha, asli teman-teman pada ketawa semua karena semua yang aku pakai hampir barang pinjaman semua kecuali pakaian dalam.
Tapi gak apalah sekali-sekali ya, bagus aku minjam daripada mencuri, lagian hemat dan gak perlu jahit baru, hahahaha ....

Jadi ceritanya setelah 1 jam masuk Chairin nissa sudah keluar nih, lanjut masuk Suswika ...
Beneran deh aku kagak panik apalagi deg-degan karna aku anggap itu biasa aja dan sama seperti aku seperti biasa presentasi di depan kelas pada saat mata kuliah.
Sampai akhirnya sejam kemudian suswika keluar dari pintu,
Deg ... Deg ... Deg ...
Ya ampun jadi jantungan aja, tadi dah dibilang sama jantung ni jangan panik, melanggar peraturan aja jantung ni.
Semangat Bintang, Ayo semangat, itulah kata-kata yang keluar dari teman-teman yang menemani aku diluar ruangan.
Baiklah aku berdoa sejenak mohon penguatan dari Bapa dan ingat kedua orangtua, semoga SUKSES, Amin.

Aku buka pintu dan semakin terasa dingin sekujur tubuhku ketika aku melihat ada banyak mata yang memandangku di dalam ruangan itu.
Bukan 6 mata milik Pembimbing KTI, Penguji I dan Penguji II, tapi ada banyak mata lainnya milik adek tingkatku.
Sekarang posisinya aku ada didepan mereka semua dan hanya bisa menutup bagian pinggang kebawah dibalik sebuah meja, pinggang keatas dilihat mereka semua, hahaha *lebay.
Baiklah aku coba rileks dengan memejamkan mata sejenak dan tarik nafas dalam-dalam kemudia dikeluarkan.
Aku lakukan itu selama 5 menit, dan ketika aku membuka mata semuanya tersenyum melihat aku, hahhaaa
Tapi beneran cara itu buat aku menjadi rileks, dan aku siap untuk presentasi.














Acara dibuka oleh moderator sekaligus pembimbing KTI aku yaitu Ibu Dewinny.
Aku diberikan waktu 10 menit saja untuk presentasi dan sisanya adalah sesi pertanyaan.
Oke sebelum aku presentasi dia sempat menanyakan papa nama aku kemudian bertanya untuk apa aku pakai bando dan dia bilang aku tetap tidak rapi.
Pertama masalah papan nama , beneran aku heran kali liat papan nama ni, kagak betah kali dia sama aku.
Setiap pembagian papan nama, 3 hari aja sama aku dah langsung hilang ntah kemana papan namanya.
Kedua masalah bando, padahal itu cara supaya aku terlihat rapi tapi tetap aja salah. Mau gimana lagi ibu? rambutku ini halus kering dan susah kali diajak rapi. Padahal sengaja aku pilih bando hitam tipis supaya gak kelihatan, tapi tetap aja terjangkau mata ibu itu.
Ketiga masalah kerapian, kurang rapi apa coba? semua sudah serba putih bersih baru tapi tetap dibilang tidak rapi. Setelah aku teliti ternyata aku lupa memakai kaos dalam, mampuslah bra merah transparan sedikit, hahaha ... Ampun bu lupa saya, jelas saya gak suka pakai kaos dalam.
Seperti biasa, aku dimaafkan dan selalu dimaafkan untuk kesalahan seperti itu.

Oke lanjut ke presentasi yang hanya 10 menit itu.
Presentasi aku buka dengan kalimat pembuka dan masuk ke bagian proposal dan menjelaskan gari-garis besar proposal aku dengan menggunakan bantuan media power point.
Untuk tetap dalam keadaan tenang, aku tidak memandang mereka satu pun, aku pandang aja foto vagina yang terpampang lurus diujung dinding didepan aku, lebih baik mandang itu karna gak buat aku panik.
Selesai sudah aku preentasi dan kemudia acara aku kembalikan kepaa moderator.
Kalimat pertama yang dikatakan moderator adalah  
"Baiklah terimakasih bintang, ternyata selain presentasi menarik, judul penelitian menarik, tampilan powerpointnya juga menarik"
Yawwnnn ... Pengen loncat sebenarnya cuma aku tahan. Apalagi ketika penguji I dan penguji II mengakui itu juga. Jadilah sebagai pembukaan yang baik untuk semakin merilekskan aku untuk lanjut ke sesi pertanyaan.
Wajar aja powerpoint aku menarik, karena powerpoint yang selalu mereka lihat warna putih polos semua, haha ... Aku sebenarnya bermodalkan nekat untuk menerobo aturan, tapi nyatanya disambut dengan baik kok. Ternyata menerobos sesuatu untuk mendapatkan hasil yang baik itu tidak jadi masalah.
Penasaran ya mau tau seperti apa powerpointku ? Jujur aja sebenarnya menurut aku biasa aja, tapi tetap harus bangga karna powerpoint itu yang pertama membuat aku dipuji. Ini nih picture pp nya dibawah, sengaja menghiasnya dengan warna merah karena warna merah adalah gairah hidupku dan background tetap dimaksimalkan warna putih untuk tidak menghilangkan formalnya.

























Baiklah masuk kepertanyaan dari penguji I ibu Hamidah Sari Batubara.
"Selamat ya Bintang akhirnya kamu masuk ketahap sidang proposal. Harus saya akui judul yang kamu bawa ini sangat menarik ya dan fantastis sekali. Tadi kamu sudah menjelaskan latar belakang dari pengangkatan judul ini, jadi alasannya kamu memilih judul ini sangat tepat sekali ya karna kasus Aceng dan istrinya, memang itu benar-benar perbuatan yang sangat tidak terpuji sekali dan membuktikan bahwa pengetahuannya sangat kurang mengenai keperawanan."
Banyaklah yang dikatakan penguji I dan pertanyaan dan pertanyaan dia lontarkan dan pertanyaan demi pertanyaan dapat aku jawab dengan sebaik mungkin.
Hanya saja ada 1 kejadian yang tidak pernah aku duga akan terjadi, dia mengkritik mengenai perletakkan posisi nama Ayahku yang aku letakkan paling bawah dan dihiasi dengan sedikit kata-kata.
Jujur saja airmataku tidak bisa aku tahan lagi ketika dia membuat aku teringat kembali dengan keadaan sulit lainnya dalam kenyataan hidup dalam keluarga, hal yang tidak sewajarnya aku lakukan diruangan sidang terpaksa aku lakukan, aku melanggar etika kesopanan dan aku yakin yang aku lakukan itu akan mengurangi penilaianku.
Aku pergi permisi meninggalkan ruangan karna air mata benar-benar tidak bisa aku tahankan lagi.
Ketika aku keluar semua teman-temanku yang diluar menyusul aku ke kamar mandi untuk menenangkan aku.
Rasanya aku tidak bisa bercerita mengenai hal itu kepada siapapun, hatiku tidak bisa aku ajak tenang karna dia selalu memaksa aku untuk menangis.
Hanya beberapa menit saja aku diluar kemudian aku masuk lagi keruangan disambut dengan senyuman manis daripada dosen di dalam.

Degan  tenang aku mencoba melupakan apa yang sudah terjadi dan mempertahankan sikap tenang dan tetap tesenyum.
Syukurlah pertanyaan yang sangat banyak dari penguji I dapat terlewatkan dan masuk ke pertanyaan dari penguji II yang terlewatkan dengan baik juga.
Senangnya hati ketika semua berakhir dengan baik, apapun keputusannya aku harus ikhlas kalau memang hal yang aku lakukan tadi sangat fatal.
Setelah aku keluar dari ruangan, aku duduk dibangku depan dekat ruangan bersama teman-temanku, berhubung karena aku yang terakhir, jadi adek-adek tingkat yang tadi ada didalam berhamburan keluar.
Diluar mereka melihat aku dan sangat senang sekali ketika adek-adek itu mengatakan ;
"Kak Bintang tadi keren kali loh"
ada yang bilang "Ih kak Bintang hebat tadi, pasti kakak lulus" *Amin dalam hati.
Ya pujian seperti itulah yang aku dapatkan sampai hati ini rasanya sangat senang sekali, bahkan sampai ada yang kirim pesan ke fb dan twitt atas kekaguman mereka dengan presentasiku.
Ya ampun segitunya, andai mereka tau kalau hal itu merupakan hal yang biasa aku lakukan dikelas, kalau teman-teman sekelas yang melihat mungkin sudah biasa aja dan udah bosan kali ya.
Hehehe, tapi makasih ya untuk pujian-pujiannya.

Setelah menunggu 20 menit akhirnya kami ber 3 disuruh masuk kembali kedalam ruangan untuk mendengarkan hasil keputusan dari para penguji
Hasil dibaca oleh moderator dan yang dia katakan adalah :

"Suswika, dari hasil diskusi penguji I dan penguji II telah didapatkan hasil bahwa kamu LULUS dan dapat melanjutkan penelitian"
"Chairin Nissa, dari hasil diskusi penguji I dan penguji II telah didapatkan hasil bahwa kamu LULUS dan dapat melanjutkan penelitian"
"Fransisca Bintang Theresia Nainggolan, dari hasil diskusi penguji I dan penguji II telah didapatkan hasil bahwa kamu tidak bisa ...

Ya Tuhan, rasa mau menangis saja dan semakin melemah saja kaki ini seperti tidak ada yang menopang saat ibu berkata itu. Aku pandang ibu itu dan kemudian dia berkata :

"Kenapa Bintang? Ibu belum selesai bicara. Kamu itu tidak bisa tidak melanjutkan penelitian ini. Selamat Bintang, Kamu harus melanjutkan penelitian kamu ini, kamu LULUS.

Senangnya hati ini ya Tuhan, asli kami ber-3 berteriak ditempat itu dan saling berpelukan.
Namun tetap kami sama seperti dengan yang lainnya lulus dengan revisi, dalam arti memperbaiki kata-kata yang penulisannya tidak sesuai dengan ejaan bahasa indonesia yang baik dan benar.
Terakhir kami mencium tangan ibu penguji kami dan setelah itu kami konsultasi dengan pembimbing KTI kami dalam ruangan itu.

Terimakasih Tuhan, Mama, Papa ...
Judulku diterima dan itu artinya aku siap maju untuk tahap selanjutnya.
Semoga Engkau perlancar Tuhan untuk langkah selanjutnya, aku berharap semua berjalan mulus.
Dan untuk dokumentasi selama ujian proposal tidak ada ya :)
Gak boleh karna itu adalah acara resmi dan tidak bisa diganggu gugat dengan dokumentasi apapun.
Tunggu cerita aku selanjutnya ya tentang masa-masa revisi proposal aku dan penelitian aku.
Terimakasih sudah membaca pengalamanku mengenai proposalku.
Datang kembali ya ke blog aku.
Love u my reader's, God Bless You.



Fransisca Bintang Theresia Nainggolan


Postingan populer dari blog ini

BAB IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan - Karya Tulis Ilmiah

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1Hasil Penelitian 4.1.1. Analisis Univariat 1. Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan
Tabel 4.1 Distribusi Frekuensi Pengetahuan Remaja Pria Tentang Keperawanan Di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru Tahun 2013
No Pengetahuan Frekuensi Persentase (%) 1. Tinggi 42 48,8 % 2. Rendah 44 51,2 %

BAB III Metode Penelitian - Karya Tulis Ilmiah

BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik yaitu terdiri dari variabel bebas dan terikat, membutuhkan jawaban mengapa dan bagaimana (Hidayat,2007) dan pendekatan cross sectional yaitu penelitian pada beberapa populasi yang diamati pada waktu yang sama (Hidayat,2007) untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap remaja pria tentang keperawanan di SMA Negeri 5 Pekanbaru.

BAB II Tinjauan Pustaka - Karya Tulis ilmiah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1Pengetahuan 2.1.1 Definisi Pengetahuan merupakan penampakan dari hasil “tahu” dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan adalah hasil tahu manusia yang sekedar menjawab pertanyaan “what” (Notoatmodjo, 2002).
Menurut Taufik (2007), pengetahuan merupakan pengindraan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap objek melalui indra yang dimilikinya (mata, hidung, telinga dan sebagainya).
Pengetahuan adalah kumpulan pengalaman-pengalaman dan pengetahuan-pengetahuan dari sejumlah orang yang dipadukan secara haemonik dalam suatu bangunan yang teratur (Ahmadi, 2004). 2.1.2Tingkatan Pengetahuan Menurut Notoatmodjo (2007), pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu : 1.Tahu (Know) Tahu diartikan sebagai mengingat suatu materi yang dipelajari sebelumnya kedalam tingkat pengetahuan ini adalah mengingatkan kembali (recall) terhadap suatu spesifik dari seluruh badan yang dipelajari atau rangsangan yang…

BAB V Kesimpulan Dan Saran - Karya Tulis Ilmiah

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1Kesimpulan Dari hasil penelitian hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang Keperawanan di SMK Taruna Mandiri Pekanbaru, dapat disimpulkan : 5.1.1Dari 86 responden sebagian besar remaja pria mempunyai pengetahuan rendah, yaitu sebanyak 44 orang (51,2%).